Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Athar Rosyad Partadireja, turut mengantarkan Kontingen UKM Jamaah Shalahuddin UGM meraih sejumlah prestasi dalam ajang Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Nasional (FSLDKN) XXII yang berlangsung pada 5–19 April 2026 di Malang. Kontingen UGM berhasil meraih satu medali emas pada cabang debat, satu medali perak pada cabang esai, serta medali perunggu pada masing-masing cabang short movie dan fotografi.
Mengutip laman UGM, FSLDKN merupakan forum komunikasi lembaga dakwah kampus se-Indonesia yang menjadi ruang kolaborasi dan silaturahmi antarmahasiswa. Pada penyelenggaraan tahun ini, terdapat empat cabang perlombaan, yaitu debat, esai, short movie, dan fotografi.
Athar Rosyad Partadireja menjadi bagian dari dua tim yang berhasil meraih penghargaan. Pada cabang esai, Athar bersama Nur Anah (Sekolah Vokasi) dan Muhammad Isma Maqoli Ula (Teknik) berhasil meraih medali perak. Ketiganya juga meraih medali perunggu pada cabang short movie.
Sementara itu, medali emas pada cabang debat diraih oleh tim yang terdiri atas Muhammad Ahlam Dzulkarnaen (Sekolah Vokasi), Muhammad Dzaki Musyaffa (Fakultas Hukum), dan Saddam Syaikh Arrais (Fakultas Ilmu Budaya). Medali perunggu pada cabang fotografi diraih oleh Imroatus Salma dari Fakultas Teknologi Pertanian.
Sebagai salah satu UKM yang turut menginisiasi FSLDKN, Jamaah Shalahuddin UGM mendukung keterlibatan anggotanya dalam berbagai perlombaan. Dukungan tersebut diberikan melalui mentoring dan pelatihan untuk membantu peserta mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.

Ketua UKM JS UGM, Muhammad Ahlam Dzulkarnaen, mengatakan persiapan menghadapi perlombaan berlangsung di tengah kesibukan akademik dan perbedaan jadwal anggota yang berasal dari berbagai fakultas. Meski demikian, waktu sekitar 20 hari dapat dimanfaatkan untuk mempersiapkan setiap cabang perlombaan.
“Karena kesibukan akademik sehingga beberapa anggota hanya dapat pelatihan beberapa hari saja,” ujarnya, Rabu (3/6).
Ahlam mengaku senang dapat berkompetisi sekaligus meraih juara pada cabang debat. Menurutnya, FSLDKN juga menjadi kesempatan untuk bertemu dan menjalin silaturahmi dengan mahasiswa dari berbagai lembaga dakwah kampus di Indonesia.
“Saya senang dapat diberikan kesempatan juara sekaligus bisa bertemu teman-teman dari bidang UKM kerohanian Islam dari berbagai universitas,” ungkapnya.
Keikutsertaan mahasiswa dari berbagai fakultas, termasuk Fakultas Psikologi, menunjukkan kontribusi mahasiswa UGM dalam mengembangkan kompetensi dan berkolaborasi melalui ajang nasional. Ke depan, FSLDKN diharapkan menghadirkan lebih banyak variasi cabang perlombaan dan melibatkan peserta yang lebih luas.
Foto: Dok. Tim
Sumber: https://ugm.ac.id/id/berita/jamaah-shalahuddin-ugm-raih-4-penghargaan-di-fsldkn-xxii/