Yogyakarta, 15 September 2026 — Peneliti Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) mengkaji hubungan antara religiositas dan kebahagiaan dalam konteks masyarakat Muslim Indonesia melalui pendekatan analisis Bayesian. Temuan ini secara khusus memberikan perspektif baru yang lebih representatif dibandingkan dengan studi-studi terdahulu.
Penelitian berjudul “Bayesian Analysis of the Association between Religiosity and Happiness in an Islamic Context: Evidence from Indonesian National Survey Data” ini dilakukan oleh Dr. rer. pol. Bhina Patria, S.Psi., M.A., Wahyu Widhiarso, S.Psi., M.A., dan Prof. Drs. Subandi, M.A., Ph.D., Psikolog.
Penelitian ini menganalisis data berskala nasional dari survei Indonesian Family Life Survey (IFLS-5). Berbeda dengan sejumlah penelitian sebelumnya yang menghadapi keterbatasan metodologis seperti ukuran sampel kecil dan kurangnya variasi budaya, penelitian ini melibatkan 28.402 responden Muslim Indonesia yang dipilih melalui metode probability sampling. Pengambilan data dilakukan secara komprehensif melalui wawancara tatap muka dan menjangkau responden dengan rata-rata usia 37,18 tahun.
Melalui analisis regresi Bayesian, para peneliti menemukan adanya bukti yang sangat kuat (extreme evidence) yang mendukung bahwa religiositas merupakan prediktor penting bagi kebahagiaan. Temuan ini dinilai sangat penting karena berhasil mengatasi berbagai kelemahan metodologis pada studi-studi terdahulu. Sebelumnya, studi mengenai religiositas dan kebahagiaan lebih banyak dilakukan di negara-negara Barat, menggunakan kuesioner mandiri yang rentan terhadap bias, serta didominasi oleh sampel mahasiswa sarjana. Dengan menggunakan sampel nasional dari Indonesia yang merupakan negara dengan populasi Muslim terbesar di Asia Tenggara, studi ini memberikan gambaran yang jauh lebih akurat dan valid.
Temuan ini memperkuat bukti mengenai pentingnya aspek religiositas dalam memahami kebahagiaan, khususnya dalam konteks masyarakat Indonesia yang memiliki kehidupan sosial dan budaya religius yang kuat.
Editor: Zufar
Penata: Fauzi
Foto: Bezalens JGP: pexels.com