Tim Hibah Penelitian Fakultas Psikologi UGM tengah mengembangkan Modul Intervensi Digital Well-Being (DWB). Modul ini berisi panduan intervensi berbasis regulasi diri digital dan optimalisasi aktivitas digital berkualitas. Penyusunan modul bertujuan untuk meningkatkan kesadaran individu terhadap pola penggunaan digital serta mengidentifikasi perilaku maladaptif, seperti distraksi dan penggunaan impulsif.
SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan
Tim Hibah Universitas Gadjah Mada (UGM) yang terdiri atas lima mahasiswa Fakultas Psikologi UGM melaksanakan program pengabdian masyarakat bertajuk Arahkan Ruang Digital Anak (ARUNA) di Kampung Wisata Kali Code, Cokrodiningratan, Yogyakarta pada 27-28 Juni 2026. Program ini menggabungkan seminar parenting bagi orang tua dan kegiatan pembelajaran interaktif bagi anak-anak untuk meningkatkan pemahaman mengenai penggunaan gawai secara sehat.
Perdebatan publik mengenai sound horeg yang berkembang belakangan ini kerap menempatkan fenomena tersebut dalam dua sisi yang berseberangan, antara ekspresi budaya dan gangguan terhadap masyarakat. Namun, peneliti dari Center for Indigenous & Cultural Psychology (CICP), Fakultas Psikologi, Universitas Gadjah Mada (UGM), menyoroti bahwa sound horeg merupakan fenomena sosial yang jauh lebih kompleks dan dibentuk oleh dinamika ekonomi, politik, serta budaya.
Unit Pengembangan Alat Psikodiagnostika (UPAP) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) merilis inovasi alat-alat tes melalui kegiatan yang berlangsung pada Jumat (25/9). Inovasi yang diperkenalkan meliputi layanan Gadjah Mada Psychological Research and Assessment Integrated System (GMPRAISe), alat tes kognitif AJT klasikal, serta buku referensi dan manual mengenai alat tes.
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) pada Jumat (4/9). Kunjungan yang dilaksanakan secara luring ini membahas peluang kolaborasi dalam memberikan dukungan psikososial bagi masyarakat terdampak bencana, khususnya di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sejumlah wilayah lainnya.
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi memulai pembangunan Gedung C melalui prosesi peletakan batu pertama yang diselenggarakan pada Selasa (14/7). Gedung tujuh lantai dengan satu semi-basement tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 12.335 meter persegi oleh PT Tigamas Mitra Selaras dan ditargetkan rampung pada 28 Juni 2027.
Kontingen tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang seni dengan meraih delapan penghargaan pada Pekan Seni Mahasiswa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Peksimiprov DIY) 2026. Ajang yang berlangsung pada 18 Juni hingga 2 Juli 2026 ini mempertemukan mahasiswa berbakat dari berbagai perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta untuk berkompetisi sekaligus mengembangkan kreativitas di berbagai cabang seni.
Gempa bumi, tanah longsor, banjir, hingga erupsi gunung api adalah kenyataan yang harus dihadapi masyarakat di berbagai daerah Indonesia, termasuk Yogyakarta.
Topik ini diangkat dalam episode terbaru Obrolan Psikologi (OPSI), program talkshow psikologi hasil kerja sama Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama TVRI Yogyakarta, pada Selasa (7/7). Dipandu oleh Hendry Saputra, episode kesembilan ini menghadirkan seorang alumnus Program Doktor Psikologi UGM, Dr. Nevi Kurnia Arianti, S.Psi., M.Si., yang membahas pentingnya menggabungkan kearifan lokal dengan teknologi modern dalam mitigasi bencana.
Gangguan kecemasan (anxiety) pada remaja dan dewasa muda semakin meningkat. Laporan terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, lebih dari 1 miliar orang di seluruh dunia hidup dengan gangguan kesehatan mental. Gangguan kecemasan dan depresi merupakan jenis gangguan paling umum ditemukan di semua negara, memengaruhi warga dari segala usia dan tingkat pendapatan, hingga bisa memicu tindakan mengakhiri hidup. Laporan Global Health Observatory 2021 dari WHO menempatkan Indonesia pada angka 2,4 kasus bunuh diri per 100.000 penduduk. Namun, studi terbaru dari Sandersan Onie (University of New South Wales) yang diterbitkan di The Lancet Regional Health-Southeast Asia (2024) mengungkap fakta angka bunuh diri di Indonesia kemungkinan 860 persen lebih tinggi daripada data resmi.
Yogyakarta, 30 Juni 2026 – Resiliensi relawan kebencanaan tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga dipengaruhi oleh dukungan sosial, nilai budaya, dan spiritualitas yang berkembang di lingkungan relawan. Temuan tersebut disampaikan oleh tim peneliti Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui studi yang dipublikasikan dalam Jàmbá: Journal of Disaster Risk Studies.