Muhammad Zaki Afif Zainurrahman, S.Psi., M.Psi., Psikolog, merupakan seorang psikolog profesional lulusan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Psikologi pada tahun 2021 dan melanjutkan pendidikan Magister Psikologi Profesi dengan peminatan Klinis hingga lulus pada tahun 2025. Minat akademik dan profesionalnya berfokus pada psikologi klinis, psikologi kesehatan, serta konseling psikologi yang mengintegrasikan nilai spiritual.
Yogyakarta, 4 Maret 2026 — Di tengah meningkatnya perhatian terhadap kesehatan mental, sebuah studi kolaboratif peneliti dari Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada dan The University of Melbourne menyoroti satu aspek yang selama ini kerap terabaikan, yaitu peran self-healing dalam pemulihan penyintas kehilangan akibat bunuh diri di Indonesia.
Topik ini diangkat dalam episode terbaru OPSI: Obrolan Psikologi, yang diselenggarakan oleh Fakultas Psikologi UGM bekerja sama dengan TVRI Yogyakarta. Pada episode pertama OPSI di tahun ini, Lusiana Yashinta Ellysa Putri, S.Psi., M.Sc., dosen Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), membahas fenomena yang cukup umum terjadi di kalangan masyarakat Indonesia.
Unit Pengembangan Alat Psikodiagnostika (UPAP) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada melaksanakan uji coba perdana pengembangan Tes Agilitas di SMA Negeri 1 Kalasan pada Kamis, 26 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemetaan potensi akademik siswa yang diselenggarakan melalui kerja sama antara sekolah dan Fakultas Psikologi UGM. Uji coba ini menjadi langkah awal dalam proses pengembangan instrumen asesmen yang lebih komprehensif dan adaptif terhadap kebutuhan peserta didik tingkat menengah.
Yogyakarta, 26 Februari 2026 – Gangguan psikologis seperti post-traumatic stress disorder (PTSD) dan gejala disosiasi (merasa ‘terpisah’ dari diri sendiri) merupakan respon umum ketika seseorang mengalami trauma mendalam. Sebuah studi kolaborasi internasional terbaru mengungkap dinamika hubungan antara complex post-traumatic stress disorder (CPTSD) dan gejala disosiasi melalui pendekatan lintas budaya yang melibatkan partisipan dari negara Barat dan Asia Selatan.
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Career Center selenggarakan Pembekalan Wisuda bagi calon wisudawan dan wisudawati Program Sarjana Periode II Tahun 2025/2026, Senin (23/2) secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh 59 calon wisudawan S-1, terdiri dari 52 wisudawan program reguler dan tujuh wisudawan International Undergraduate Program (IUP).
Yogyakarta, 24 Februari 2026 – Di tengah kemajuan pesat teknologi digital yang memudahkan masyarakat untuk saling terhubung, fenomena kesepian justru menjadi tantangan baru bagi generasi muda. Hal ini terungkap dalam penelitian terbaru berjudul “A Multidimensional Predictive Model of Loneliness in Indonesian Generation Z” yang dipublikasikan dalam Jurnal Ilmiah Peuradeun.
Yogyakarta, 10 Februari 2026 – Bagaimana ingatan dan perhatian publik terhadap bencana berubah seiring waktu? Pertanyaan ini menjadi fokus kajian terbaru yang melibatkan peneliti Fakultas PsikologiUniversitas Gadjah Mada (UGM) dalam sebuah studi internasional tentang dinamika kognisi kolektif bencana di era digital.
Penelitian tersebut dipublikasikan dalam Journal of Disaster Research melalui artikel berjudul “Spatio-Temporal Dynamics of Collective Disaster Event Cognition in the Digital Sphere: A Long-Term Case Study of the Great East Japan Earthquake (2011–2025).” Studi ini merupakan kolaborasi peneliti dari Jepang dan Indonesia, dengan keterlibatan akademisi Fakultas PsikologiUGM dalam tim penulis.
Yogyakarta, 3 Februari 2026 – Sebuah penelitian berjudul “The psychological preparedness of at-risk Indonesian communities to disaster (PREPARED) scale: Validation and norm development” ditulis oleh Pradytia Putri Pertiwi dkk. yang terbit di jurnal Acta Psychologica (262), menghadirkan kontribusi penting dalam pengukuran kesiapsiagaan psikologis masyarakat Indonesia terhadap bencana. Selama ini, inisiatif kesiapsiagaan bencana di Indonesia lebih menekankan aspek fisik dan material, sementara dimensi psikologis relatif kurang mendapat perhatian, padahal kesiapsiagaan psikologis terbukti berkaitan dengan kemampuan manajemen stres dan penurunan risiko gangguan mental pascabencana.
Yogyakarta, 3 Februari 2026 – Diabetes melitus tipe 2 masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Selain pengobatan medis, keberhasilan pengelolaan diabetes sangat ditentukan oleh kemampuan pasien dalam merawat diri sehari-hari. Menjawab kebutuhan tersebut, tim peneliti Fakultas PsikologiUniversitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan EduDiaCare, sebuah modul edukasi diabetes yang dirancang khusus agar sesuai dengan konteks budaya dan kondisi pasien di Indonesia.