•  Tentang UGM
  •  Perpustakaan
  • Informasi Publik
  • Sistem Informasi Terintegrasi
  • Simaster
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada
  • TENTANG KAMI
    • Selayang Pandang
      • Sejarah
      • Perintis
    • Manajemen
    • Tenaga Pendidik
    • Tenaga Kependidikan
    • Jaminan Mutu
  • PENDIDIKAN
    • Sarjana Psikologi
    • International Undergraduate Program
    • Program Pendidikan Profesi Psikologi
    • Magister Psikologi
    • Doktor Ilmu Psikologi
  • PENELITIAN & PENGABDIAN
    • Roadmap Penelitian dan PkM
    • Penelitian
    • Publikasi
    • Pengabdian
    • Kerja Sama
  • MAHASISWA
    • Tata Perilaku Mahasiswa
    • Lowongan Magang PKS
    • Beasiswa
    • Badan Kegiatan Mahasiswa
    • Prestasi Mahasiswa
  • FASILITAS
    • Laboratorium
    • Kelompok Riset
    • Dukungan Non-akademik
  • Beranda
  • Rilis
  • Integritas dan Kepemimpinan Jadi Bekal Calon Psikolog UGM

Integritas dan Kepemimpinan Jadi Bekal Calon Psikolog UGM

  • Rilis
  • 21 April 2026, 15.58
  • Oleh: Humas
  • 0

Memasuki dunia kerja membutuhkan lebih dari sekedar gelar akademik. Psikolog baru dituntut mampu beradaptasi, berpikir strategis, serta menjaga integritas dalam setiap langkah profesional. Pesan tersebut mengemuka dalam kuliah umum bertajuk “Beyond the Couch: Membangun Jejak Karier Psikolog di Berbagai Sektor” pada Senin (20/4) yang berlangsung di Ruang A-203 Fakultas Psikologi UGM.

Kegiatan pembekalan bagi 46 calon psikolog Angkatan II Tahun Akademik 2025/2026 ini menghadirkan Kepala Biro Sumber Daya Manusia Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Zuraida Retno Pamungkas, S.Psi., M.S.E., Psikolog. Ia membagikan pengalaman karier serta refleksi profesionalnya di sektor pemerintahan dan tata kelola kelembagaan.

Dalam paparannya, Zuraida menegaskan bahwa lulusan psikologi memiliki peluang karier luas, tidak terbatas pada praktik klinis. Kompetensi psikolog, kata Zuraida, sangat dibutuhkan dari kantor pemerintah, lembaga kebijakan, hingga ruang-ruang pengambilan keputusan di organisasi.

“Gelar adalah kunci pembuka pintu, tetapi integritas adalah penjaganya sepanjang jalan,” ujar Zuraida.

Ia menjelaskan bahwa memasuki dunia kerja menuntut kesiapan yang lebih luas dibanding pencapaian akademik semata. Pengalaman magang, sertifikasi, kegiatan sukarela, hingga kemampuan membaca kebutuhan organisasi dinilai menjadi bekal penting agar lulusan tidak sekadar siap melamar, tapi juga siap bertahan dan berkembang.

Menurut Zuraida, kepemimpinan juga menjadi kompetensi penting yang perlu dibangun sejak awal karier. Leadership, menurutnya, bukan sekadar posisi formal, tetapi kemampuan menerjemahkan tanggung jawab, mengelola tekanan, dan menjadi teladan bagi lingkungan kerja tanpa mewariskan beban emosional kepada tim.

“Jangan bicara jika tidak bisa menjalankan. Hal kecil seperti disiplin waktu, kerendahan hati, dan tanggung jawab justru menjadi ukuran kepemimpinan sehari-hari,” tegasnya.

Selain kepemimpinan, Zuraida menyoroti pentingnya integritas sebagai fondasi profesionalisme. Prinsip walk the talk, objektivitas, kerahasiaan profesi, transparansi, dan akuntabilitas disebut sebagai nilai utama yang harus dijaga oleh psikolog di berbagai bidang kerja. Sebagai profesional, lulusan psikologi diingatkan untuk mampu menjaga kepercayaan, menilai tanpa bias, memahami etika profesi, serta menolak segala bentuk gratifikasi atau praktik yang dapat memengaruhi keputusan profesional.

Ia juga mendorong calon psikolog untuk mengembangkan pola pikir strategis atau helicopter view dalam perjalanan karier. Perspektif luas dinilai penting agar lulusan mampu memahami persoalan organisasi secara menyeluruh sekaligus mengambil keputusan yang tepat seiring perkembangan profesional mereka.

Dalam sesi diskusi, Zuraida mengajak calon lulusan untuk tidak ragu meniti karier di sektor nontradisional, termasuk institusi pemerintah. Menurutnya, keberhasilan karier tidak hanya ditentukan oleh jabatan, tetapi oleh kemanfaatan ilmu, kontribusi nyata, dan konsistensi menjaga nilai profesional.

Di sela pemaparan, Zuraida juga mengingatkan hal yang sering terlupakan yaitu merawat diri sendiri. Refleksi, niat baik, dan rasa terima kasih pada diri sendiri ia sebut sebagai bekal yang tidak kalah penting.

“Jadi orang baik, humble, dan jangan lupa berterima kasih pada diri sendiri. Sekecil apa pun kontribusi kita, itu berarti,” pesannya.

Penulis: Erna Tri Nofiyana

Tags: Pembekalan Calon Psikolog Pendidikan Profesi Psikologi SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi SDGs

Berita Terkini

  • Pakar Psikologi Perkembangan Tekankan Pentingnya Standar Pengasuhan Anak Usia Dini Pasca Kasus Daycare di YogyakartaMei 13, 2026
  • Fakultas Psikologi UGM Terima Kunjungan 132 Peserta SMAS Trimurti SurabayaMei 13, 2026
  • HPU Fakultas Psikologi UGM Tingkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi melalui Edukasi Kanker ServiksMei 12, 2026
  • Peneliti Fakultas Psikologi UGM dan Mitra Internasional Validasi Alat Ukur Depresi Berbahasa Indonesia untuk Perkuat Layanan Kesehatan MentalMei 12, 2026
  • Fakultas Psikologi UGM Resmi Terima Pengalihan Hak Ekonomi Tes Kognitif AJTMei 12, 2026
Universitas Gadjah Mada

Fakultas Psikologi
Universitas Gadjah Mada

Jalan Sosio Humaniora Bulaksumur
Yogyakarta 55281 Indonesia
fpsi[at]ugm.ac.id
+62 (274) 550435 (hunting)
+62 (274) 550435 ext 158
psikologiugm
psikologiugm
psikologi_ugm
Kanal Psikologi UGM

TENTANG KAMI

  • Selayang Pandang
  • Sejarah
  • Manajemen
  • Tenaga Pendidik
  • Tenaga Kependidikan

INFORMASI PUBLIK

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik
  • Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala
  • Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

FASILITAS

  • Fasilitas Pendidikan
  • Laboratorium
  • Kelompok Riset
  • Publikasi & Jurnal
  • Dukungan Non-akademik

MAHASISWA

  • Tata Perilaku Mahasiswa
  • Mitra Magang MBKM
  • Beasiswa
  • Badan Kegiatan Mahasiswa

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju