Prof. Bouman aktif mengajar di jenjang sarjana, magister, serta program riset magister di Universitas Groningen. Ia juga menjadi koordinator modul psikologi dalam program master internasional Erasmus Mundus NOHA (Network on Humanitarian Action), termasuk kemitraan dengan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Muhammad Nabhan Husein, S.Psi., M.Psi., Psikolog, merupakan seorang psikolog klinis lulusan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, tempat ia menempuh pendidikan Sarjana Psikologi hingga Magister Psikologi Profesi. Latar belakang akademiknya membekali dirinya dengan pemahaman komprehensif mengenai asesmen, diagnosis, dan intervensi psikologis berbasis keilmuan. Ia memiliki ketertarikan kuat pada pengembangan layanan kesehatan mental yang berlandaskan bukti ilmiah dan relevan dengan konteks masyarakat Indonesia.
Dalam kiprah profesional, ia aktif menjalankan praktik sebagai Psikolog Klinis di RS Akademik UGM. Pengalamannya juga tidak terbatas pada bidang klinis, namun juga mencakup peran dalam bidang pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia. Di bidang penelitian, ia terlibat dalam berbagai studi terkait depresi, biofeedback pada anak dan remaja dengan Autism Spectrum Disorder, serta pengembangan instrumen kesehatan mental. Integrasi antara praktik klinis, riset, dan pengalaman institusional membentuk dirinya sebagai profesional yang berkomitmen pada peningkatan kualitas layanan psikologi secara berkelanjutan.
Center for Public Mental Health (CPMH) Fakultas Psikologi UGM kembali menggelar agenda rutinnya, Kuliah Online (Kulon), yang kini memasuki edisi ke-71. Mengusung tema “Pelan-Pelan Tenang: Cara Sehat Mengelola Cemas”, kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Jumat pagi (24/4), pukul 09.00–10.30 WIB dan dimoderatori oleh Marsha Prifirani, S.Psi.
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Persatuan Orang Tua Mahasiswa Psikologi (POTMAPSI) menggelar Pertemuan POTMAPSI dan Konsultasi Kartu Hasil Studi (KHS) Mahasiswa Angkatan 2025 secara daring pada Jumat (24/4). Pertemuan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus ruang diskusi bagi fakultas dan orang tua untuk mencermati perkembangan studi mahasiswa setelah menempuh semester pertama.
Sebanyak 3.000 peserta dari seluruh Indonesia mengikuti kegiatan Orientasi Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) di Sekolah bagi Guru Bimbingan dan Konseling (BK) yang diselenggarakan pada Rabu–Kamis, 22–23 April 2026, pukul 07.30–13.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui Zoom dan siaran langsung YouTube, sebagai upaya memperkuat peran sekolah dalam promosi kesehatan jiwa sekaligus meningkatkan kapasitas guru BK dalam memberikan dukungan psikologis awal pada kondisi krisis.
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan acara pelepasan wisudawan dan wisudawati Program Pascasarjana untuk periode III tahun akademik 2025/2026 pada Kamis (23/4) di Hall D. Dalam prosesi yang berlangsung khidmat tersebut, fakultas melepas total 37 lulusan, yang terdiri dari dua lulusan Program Studi Doktor Ilmu Psikologi dan 35 lulusan Prodi Magister Psikologi.
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) melantik 46 psikolog baru Angkatan II Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi Pada Selasa (21/4), di Hall D Fakultas Psikologi UGM. Pelantikan ini menandai selesainya rangkaian pendidikan profesi yang ditempuh sekaligus awal pengabdian lulusan dalam menjalankan praktik psikologi secara profesional, etis, dan bertanggung jawab.
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) mengadakan Pembekalan Wisuda dengan tema “Becoming with Purpose: Finding Direction at Work”, Senin (20/4) di Hall D. Kegiatan ini diikuti oleh 35 lulusan, yang berlangsung pukul 10.00-12.30 WIB. Pembekalan ini tidak hanya mempersiapkan lulusan memasuki dunia kerja yang dinamis, tetapi juga mendorong mereka memahami makna dan tujuan dalam perjalanan membangun karier.
Center for Public Mental Health (CPMH) Fakultas Psikologi UGM menyelenggarakan talk show bertajuk “Kesehatan Mental Orang Tua dan Caregiver Anak Atipikal: Kesehatan Mental Bukan Hanya Milik Anak, tetapi Juga Keluarga” secara hybrid di Auditorium Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) UGM, Senin (20/4).
Kegiatan ini dihadiri oleh peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari orang tua anak atipikal, guru, perwakilan LSM, tenaga kependidikan, hingga instansi pemerintah seperti Disdikpora DIY dan pemerintah kabupaten/kota di DIY serta UPT Unit Layanan Disabilitas (ULD) Kota Yogyakarta.
Topik ini diangkat dalam episode terbaru Obrolan Psikologi (OPSI) yang diselenggarakan oleh Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan TVRI Yogyakarta. Dosen Fakultas Psikologi UGM sekaligus psikolog, Maria Gracia Amara Pawitra, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menjelaskan fenomena kekerasan pasangan atau mantan pasangan, baik dalam relasi pacaran maupun pernikahan. Kekerasan tersebut berdampak pada kerugian fisik, psikologis, hingga seksual bagi korban.