Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) untuk mempercepat integrasi sistem layanan psikologi dan GMST Mandiri pada Jumat (10/4) dan Sabtu (11/4) di Hotel Grand Rohan Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menjawab tuntutan perkembangan layanan tes berbasis digital.
FGD ini melibatkan berbagai pihak, diantaranya Direktorat Teknologi Informasi (DTI UGM), tim pengembang sistem, Direktorat Keuangan (Ditkeu UGM), serta unit-unit pengguna layanan seperti UKP, UPKM, Career Center, dan Laboratorium Psikodiagnostika. Kolaborasi ini bertujuan untuk menyelaraskan kebutuhan sistem serta mempercepat pengembangan integrasi data antarunit.
Pembahasan difokuskan pada pengembangan sistem yang terintegrasi, efisien, dan mampu mendukung kebutuhan berbagai unit layanan. Salah satu fokus utama adalah pengembangan aplikasi Gadjah Mada Scholastic Test (GMST) sebagai instrumen penting dalam pelaksanaan asesmen, pengukuran psikologis, maupun akademik. Pengembangan ini diharapkan mendukung penyelenggaraan tes secara lebih efektif dan terstandar.

Selain itu, Fakultas Psikologi merencanakan pembukaan layanan GMST reguler bagi masyarakat umum. Untuk itu, diperlukan sistem layanan terpadu yang mencakup proses pendaftaran, pembayaran, hingga penerbitan sertifikat. Layanan ini direncanakan mulai dibuka untuk umum pada 12 Mei 2026 dan akan dikelola oleh UPAP Psikologi UGM.
FGD turut menyoroti pentingnya penguatan kualitas instrumen psikologis melalui pengembangan item bank. Setiap item tes diharapkan memiliki profil psikometrik yang jelas guna menjaga kualitas alat ukur. Item lama dapat dianalisis menggunakan data historis, sementara item baru dapat diuji melalui pilot test atau disisipkan dalam rangkaian tes yang sudah berjalan.
Menanggapi hal tersebut, Dekan Fakultas Psikologi UGM, Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D., menyampaikan, “Kami mendorong agar sistem ini tidak hanya menjadi alat layanan, tetapi juga menjadi pusat pengembangan instrumen. Item bank harus terus diperbarui setiap tahun untuk mencegah kebocoran soal sekaligus menjaga kualitas pengukuran”.
Aspek keamanan juga menjadi perhatian, termasuk pencegahan kebocoran soal dan pengembangan variasi item secara berkala. Pembaruan item setiap tahun diharapkan mampu menjaga keamanan sekaligus validitas pengukuran.
Selain itu, pembahasan juga meliputi integrasi berbagai format tes, khususnya model classical test ke dalam sistem GMST Mandiri. Sistem dirancang fleksibel untuk mengakomodasi berbagai jenis tes, mulai dari tes kepribadian, kebutuhan praktikum, hingga pengembangan item berbasis grafis. Data yang dihasilkan diharapkan dapat dimanfaatkan oleh seluruh sivitas akademika, baik untuk penelitian maupun pengajaran.
Dengan pengelolaan oleh Unit Pengembangan Alat Psikodiagnostika (UPAP) sebagai administrator utama, sistem ini ditujukan untuk digunakan lintas unit, sehingga menciptakan siklus integrasi berkelanjutan antara pengembangan instrumen, pelaksanaan asesmen, dan pemanfaatan data.
Melalui FGD ini, Fakultas Psikologi menegaskan komitmennya dalam membangun layanan psikologi yang terintegrasi, adaptif, dan berbasis kualitas untuk menyaingi tantangan transformasi digital di bidang asesmen psikologis.
Penulis: Arrasya Aninggadhira
Editor: Erna Tri Nofiyana