Arsip:

SDG 4: Pendidikan Berkualitas

OPSI UGM Bahas Sinergi Kearifan Lokal dan Teknologi dalam Mitigasi Bencana

Gempa bumi, tanah longsor, banjir, hingga erupsi gunung api adalah kenyataan yang harus dihadapi masyarakat di berbagai daerah Indonesia, termasuk Yogyakarta.

Topik ini diangkat dalam episode terbaru Obrolan Psikologi (OPSI), program talkshow psikologi hasil kerja sama Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama TVRI Yogyakarta, pada Selasa (7/7). Dipandu oleh Hendry Saputra, episode kesembilan ini menghadirkan seorang alumnus Program Doktor Psikologi UGM, Dr. Nevi Kurnia Arianti, S.Psi., M.Si., yang membahas pentingnya menggabungkan kearifan lokal dengan teknologi modern dalam mitigasi bencana.

Tidak Hanya Emosi, Karakteristik Visual Gambar Juga Menentukan Apa yang Kita Ingat

Yogyakarta, 7 Juli 2026 – Tim peneliti Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mengembangkan dan memvalidasi sebuah paradigma baru untuk mengukur working memory control atau kontrol memori kerja. Temuan tersebut dipublikasikan dalam jurnal internasional Cognitive Processing, yang memberikan pendekatan yang lebih komprehensif dalam memahami kemampuan kognitif manusia yang berperan penting dalam proses belajar, pengambilan keputusan, dan penyelesaian masalah.

Fakultas Psikologi UGM Bekali Mahasiswa Baru Profesi Bangun Identitas Profesional Sejak Awal Studi

Membangun kompetensi psikolog tidak dimulai saat mahasiswa menjalani praktik profesional, melainkan sejak hari pertama memasuki pendidikan profesi. Atas dasar itu, Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Orientasi Akademik Mahasiswa Baru (OAMABA) Angkatan V sebagai pembekalan awal bagi 40 mahasiswa baru Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 sebelum memulai pendidikan profesi.

Bikin Camilan Anti Gangguan Kecemasan, Mahasiswa UGM Raih Penghargaan Internasional 

Gangguan kecemasan (anxiety) pada remaja dan dewasa muda semakin meningkat. Laporan terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, lebih dari 1 miliar orang di seluruh dunia hidup dengan gangguan kesehatan mental. Gangguan kecemasan dan depresi merupakan jenis gangguan paling umum ditemukan di semua negara, memengaruhi warga dari segala usia dan tingkat pendapatan, hingga bisa memicu tindakan mengakhiri hidup. Laporan Global Health Observatory 2021 dari WHO menempatkan Indonesia pada angka 2,4 kasus bunuh diri per 100.000 penduduk. Namun, studi terbaru dari Sandersan Onie (University of New South Wales) yang diterbitkan di The Lancet Regional Health-Southeast Asia (2024) mengungkap fakta angka bunuh diri di Indonesia kemungkinan 860 persen lebih tinggi daripada data resmi.

Konsisten Hadirkan Layanan Inklusif, UPAP Fakultas Psikologi UGM Dampingi Peserta Tuli dalam Tes PAPS

Unit Pengembangan Alat Psikodiagnostika (UPAP) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menghadirkan layanan Tes Potensi Akademik Pascasarjana (PAPS) yang dapat diakses oleh berbagai kalangan. Pada pelaksanaan tes Kamis (25/6) di Ruang A-101, dua peserta tuli mengikuti rangkaian PAPS dengan pendampingan dari Unit Layanan Disabilitas (ULD) UGM serta penyesuaian layanan yang disiapkan tim UPAP.

Peneliti UGM Kembangkan MentalBERT yang Lebih Akurat dan Transparan untuk Deteksi Gangguan Mental melalui Media Sosial

Yogyakarta, 29 Juni 2026 – Media sosial semakin banyak dimanfaatkan sebagai sumber data untuk memahami kondisi kesehatan mental masyarakat. Namun, banyak model Kecerdasan Artifisial (KA) berbasis Natural Language Processing (NLP) masih menghadapi tantangan berupa ketidakseimbangan data (class imbalance), tumpang tindih makna bahasa (semantic overlap), gangguan label (noisy labels), serta sulit menjelaskan alasan di balik hasil prediksinya (black box). Menjawab tantangan tersebut, tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan pendekatan baru berbasis MentalBERT dengan contrastive learning yang mampu meningkatkan akurasi sekaligus transparansi dalam klasifikasi gangguan mental dari unggahan media sosial.

Memahami Manusia, Membangun Perubahan: Kisah Analisa

Lahir dan besar di Yogyakarta, Analisa awalnya bercita-cita masuk jurusan ilmu komunikasi. Ketertarikannya pada psikologi tumbuh dari kegemarannya membaca, salah satunya The Lost Boy karya Charlie Flotman, sebuah kisah tentang pendampingan psikolog terhadap anak dengan autisme. Dari sana, ia menemukan titik temu antara minatnya pada komunikasi dan keinginan untuk membantu sesama, yang mengantarkannya memilih Fakultas Psikologi UGM.