Srimartani. Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kalurahan Srimartani mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan dalam rangka Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Minggu (7/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Meeting Room Kalurahan Srimartani ini menghadirkan narasumber Prof. Drs. Subandi, M.A., Ph.D., Psikolog, Guru Besar Fakultas Psikologi UGM, serta Very Julianto, M.Psi., dosen Program Studi Psikologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan
Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Athar Rosyad Partadireja, turut mengantarkan Kontingen UKM Jamaah Shalahuddin UGM meraih sejumlah prestasi dalam ajang Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Nasional (FSLDKN) XXII yang berlangsung pada 5–19 April 2026 di Malang. Kontingen UGM berhasil meraih satu medali emas pada cabang debat, satu medali perak pada cabang esai, serta medali perunggu pada masing-masing cabang short movie dan fotografi
Yogyakarta, 3 Juni 2026 – Peneliti Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyoroti pentingnya sistem peringatan dini bencana yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas, khususnya di wilayah yang rawan erupsi gunung api di Indonesia. Kajian ini dipublikasikan dalam jurnal internasional bereputasi, International Journal of Disaster Risk Reduction, melalui artikel berjudul “The inclusivity of volcanic hazard early warning systems: Experiences of persons with disabilities in Indonesia.”
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar Pelatihan Pemadam Kebakaran pada Jumat (22/5), di Hall D dan area lanskap Fakultas Psikologi UGM. Kegiatan yang bekerja sama dengan unit K5L (Kantor Keamanan, Keselamatan Kerja, Kedaruratan, dan Lingkungan) UGM ini diikuti lebih dari 75 sivitas akademika.
Sebanyak 3.000 peserta dari seluruh Indonesia mengikuti kegiatan Orientasi Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) di Sekolah bagi Guru Bimbingan dan Konseling (BK) yang diselenggarakan pada Rabu–Kamis, 22–23 April 2026, pukul 07.30–13.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui Zoom dan siaran langsung YouTube, sebagai upaya memperkuat peran sekolah dalam promosi kesehatan jiwa sekaligus meningkatkan kapasitas guru BK dalam memberikan dukungan psikologis awal pada kondisi krisis.
Center for Public Mental Health (CPMH) Fakultas Psikologi UGM menyelenggarakan talk show bertajuk “Kesehatan Mental Orang Tua dan Caregiver Anak Atipikal: Kesehatan Mental Bukan Hanya Milik Anak, tetapi Juga Keluarga” secara hybrid di Auditorium Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) UGM, Senin (20/4).
Kegiatan ini dihadiri oleh peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari orang tua anak atipikal, guru, perwakilan LSM, tenaga kependidikan, hingga instansi pemerintah seperti Disdikpora DIY dan pemerintah kabupaten/kota di DIY serta UPT Unit Layanan Disabilitas (ULD) Kota Yogyakarta.
Dua puluh pot tanaman donasi Alumni Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Angkatan 1995 terus dirawat sebagai bagian dari upaya penghijauan lingkungan Fakultas Psikologi UGM.
Donasi yang diserahkan dalam rangka reuni 30 tahun alumni pada Jumat, 1 Agustus 2025 itu terdiri atas 10 pot tanaman hias dan 10 pot bibit pohon buah, di antaranya mangga, sawo, jambu, dan alpukat.
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) mulai memperkuat kesiapsiagaan bencana melalui penataan jalur evakuasi dan penyusunan panduan kebencanaan di lingkungan fakultas. Langkah ini diambil sebagai respons atas kejadian gempa bumi pada 27 Januari 2026 yang sempat mengganggu kegiatan perkuliahan.
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) mengimplementasikan sistem pengelolaan limbah baru sebagai bagian dari penguatan kebijakan pemilahan sampah di lingkungan UGM. Program ini telah disosialisasikan sejak 2024 dan dievaluasi kembali pada Oktober 2025. Implementasi dilakukan melalui penggantian tempat sampah, penyediaan tas tiga sekat, dan pemasangan stiker jenis sampah di berbagai titik fakultas.
Yogyakarta, 3 Februari 2026 - Sebuah penelitian berjudul “The psychological preparedness of at-risk Indonesian communities to disaster (PREPARED) scale: Validation and norm development” ditulis oleh Pradytia Putri Pertiwi dkk. yang terbit di jurnal Acta Psychologica (262), menghadirkan kontribusi penting dalam pengukuran kesiapsiagaan psikologis masyarakat Indonesia terhadap bencana. Selama ini, inisiatif kesiapsiagaan bencana di Indonesia lebih menekankan aspek fisik dan material, sementara dimensi psikologis relatif kurang mendapat perhatian, padahal kesiapsiagaan psikologis terbukti berkaitan dengan kemampuan manajemen stres dan penurunan risiko gangguan mental pascabencana.