•  Tentang UGM
  •  Perpustakaan
  • Informasi Publik
  • SDGs
  • SIT
  • Simaster
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada
  • TENTANG KAMI
    • Selayang Pandang
      • Sejarah
      • Perintis
    • Manajemen
    • Tenaga Pendidik
    • Tenaga Kependidikan
    • Jaminan Mutu
  • PENDIDIKAN
    • Sarjana Psikologi
    • International Undergraduate Program
    • Program Pendidikan Profesi Psikologi
    • Magister Psikologi
    • Doktor Ilmu Psikologi
  • PENELITIAN & PENGABDIAN
    • Roadmap Penelitian dan PkM
    • Penelitian
    • Publikasi
    • Pengabdian
    • Kerja Sama
  • MAHASISWA
    • Tata Perilaku Mahasiswa
    • Lowongan Magang Wajib
    • Beasiswa
    • Badan Kegiatan Mahasiswa
    • Prestasi Mahasiswa
  • FASILITAS
    • Laboratorium
    • Kelompok Riset
    • Dukungan Non-akademik
  • Beranda
  • Rilis
  • Psikolog UGM Dorong Standardisasi Layanan Krisis Kesehatan Mental di Perguruan Tinggi Indonesia

Psikolog UGM Dorong Standardisasi Layanan Krisis Kesehatan Mental di Perguruan Tinggi Indonesia

  • Rilis
  • 7 Agustus 2026, 14.57
  • Oleh: Humas
  • 0

Yogyakarta, 7 Agustus 2026 – Meningkatnya kasus krisis kesehatan mental di lingkungan perguruan tinggi, mulai dari dorongan untuk menyakiti diri sendiri hingga ide bunuh diri, menuntut adanya sistem penanganan yang lebih terstandar, khususnya di lingkungan perguruan tinggi. Menjawab tantangan tersebut, tim peneliti Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan kajian mengenai pengalaman psikolog dalam menangani krisis kesehatan mental di perguruan tinggi Indonesia.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Clinical Practice and Epidemiology in Mental Health berjudul Managing Mental Health Crises in Indonesian Universities: A Reflective Thematic Analysis of Psychologists’ Experiences ini menyoroti pentingnya pengembangan pedoman dan layanan krisis kesehatan mental yang lebih terstandar di institusi pendidikan tinggi.

Penelitian ini dilakukan oleh Aisha Sekar Lazuardini Rachmanie, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Yesica Grahita Rumanti Mahambara, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Restu Tri Handoyo, S.Psi., M.Psi., Ph.D., Psikolog, dan Prof. Drs. Subandi, M.A., Ph.D., Psikolog dari Fakultas Psikologi UGM.

Penelitian bertujuan mengeksplorasi pengalaman para psikolog dalam menangani situasi krisis kesehatan mental mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi. Kajian ini diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan layanan tanggap darurat kesehatan mental yang lebih efektif di kampus.

Untuk memperoleh gambaran yang mendalam, tim peneliti menggunakan pendekatan kualitatif melalui focus group discussion (FGD) yang melibatkan enam psikolog yang bekerja pada layanan kesehatan mental universitas. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan reflective thematic analysis (RTA).

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pelayanan kesehatan mental di pendidikan tinggi mengalami tantangan signifikan dalam memahami dan menangani kasus klien. Perbedaan persepsi mengenai situasi krisis antara psikolog dan klien menjadi salah satu faktor penghambat efektivitas layanan. Selain itu, kurangnya komitmen klien serta terbatasnya dukungan sosial juga menghambat efektivitas penanganan dan intervensi yang dilakukan psikolog. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa psikolog tidak hanya menghadapi kompleksitas kondisi psikologis mahasiswa, tetapi juga keterbatasan infrastruktur pendukung, standardisasi prosedur, dan koordinasi antarlembaga. Kondisi tersebut membuat proses penanganan krisis membutuhkan pelayanan profesional yang tidak hanya cepat, tetapi juga holistik dan kolaboratif.

Aisha Sekar Lazuardini Rachmanie menjelaskan bahwa meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan mental di perguruan tinggi perlu diimbangi dengan sistem penanganan krisis yang lebih jelas dan terintegrasi.

“Penelitian ini menunjukkan bahwa psikolog di perguruan tinggi menghadapi situasi krisis yang sangat kompleks. Oleh karena itu, diperlukan kerangka kerja yang lebih terstandar agar proses asesmen, pengambilan keputusan, hingga intervensi dapat dilakukan secara lebih konsisten dan efektif,” jelasnya.

Sementara itu, Restu Tri Handoyo menekankan bahwa layanan kesehatan mental di perguruan tinggi memerlukan dukungan kelembagaan yang lebih kuat agar mampu merespons berbagai bentuk krisis secara optimal.

“Perguruan tinggi perlu memiliki sistem layanan kesehatan mental yang tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga siap menghadapi kondisi darurat psikologis. Kolaborasi antara psikolog, pimpinan universitas, tenaga kesehatan, serta jejaring layanan eksternal menjadi kunci dalam membangun sistem penanganan krisis yang berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut tim peneliti, hasil penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan kebijakan kesehatan mental di perguruan tinggi Indonesia. Selain memperkaya literatur mengenai intervensi krisis di lingkungan pendidikan tinggi, temuan ini juga dapat menjadi rujukan dalam penyusunan pedoman operasional, standar layanan, serta penguatan kapasitas psikolog dan tenaga pendukung dalam menangani kondisi darurat kesehatan mental mahasiswa.

Editor: Zufar
Penata: Fauzi

Tags: Fakultas Psikologi UGM kesehatan mental Publikasi Ilmiah SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan SDG 4: Pendidikan Berkualitas SDGs

Berita Terkini

  • Generasi X di Indonesia Memaknai Kebanggaan Nasional melalui Bangsa, Negara, dan AlamSeptember 3, 2026
  • Alumni Psikologi UGM Angkatan 1968 dan Martha Tilaar Group Dorong Mahasiswa Menjadi BeautypreneurSeptember 3, 2026
  • International Summer Course CICP 2026 Bahas Solidaritas dari Perspektif GlobalSeptember 1, 2026
  • OPSI UGM Bahas Cara Menetapkan Batasan Pribadi Tanpa Merasa BersalahSeptember 1, 2026
  • Fakultas Psikologi UGM Lepas Mahasiswa Profesi Psikologi Angkatan IV dan V untuk Menjalani LPPPUSeptember 1, 2026
Universitas Gadjah Mada

Fakultas Psikologi
Universitas Gadjah Mada

Jalan Sosio Humaniora Bulaksumur
Yogyakarta 55281 Indonesia
fpsi[at]ugm.ac.id
+62 (274) 550435 (hunting)
+62 (274) 550435 ext 158
psikologiugm
psikologiugm
psikologi_ugm
Kanal Psikologi UGM

TENTANG KAMI

  • Selayang Pandang
  • Sejarah
  • Manajemen
  • Tenaga Pendidik
  • Tenaga Kependidikan

INFORMASI PUBLIK

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik
  • Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala
  • Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

FASILITAS

  • Fasilitas Pendidikan
  • Laboratorium
  • Kelompok Riset
  • Publikasi & Jurnal
  • Dukungan Non-akademik

MAHASISWA

  • Tata Perilaku Mahasiswa
  • Mitra Magang MBKM
  • Beasiswa
  • Badan Kegiatan Mahasiswa

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju