Yogyakarta, 5 Mei 2026 – Peneliti dari Universitas Gadjah Mada kembali menegaskan kontribusinya dalam penguatan tata kelola pemerintahan melalui publikasi ilmiah terbaru. Studi yang terbit di Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JSP) ini mengkaji mekanisme psikologis yang mendasari perilaku karyawan sektor publik sekaligus mendukung agenda global Sustainable Development Goal 16 tentang kelembagaan yang kuat, transparan, dan akuntabel.
Publikasi Ilmiah
Yogyakarta, 4 Mei 2026 — Masih banyaknya kasus korupsi dan krisis integritas di tengah-tengah masyarakat mengindikasikan bahwa terdapat permasalahan serius terkait sikap individu terhadap cara memperoleh kekayaan atau sumber daya bagi keluarganya. Sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh peneliti dari Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada dalam jurnal Personality and Individual Differences mengungkap fakta menarik terkait permasalahan ini.
Yogyakarta, 20 April 2026 — Di tengah meningkatnya tekanan kerja dan isu burnout, kebahagiaan para pekerja kini menjadi perhatian utama. Namun, lebih dari sekadar bahagia, para pekerja juga diharapkan menjaga produktivitas dan keberfungsian hidup yang optimal. Peneliti dari Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada menghadirkan terobosan baru dengan melakukan evaluasi terhadap instrument psikologis untuk menilai kesejahteraan pekerja di Indonesia.
Yogyakarta, 13 April 2026 – Kehilangan orang terdekat akibat bunuh diri meninggalkan luka yang sering kali sunyi dan tak terlihat. Namun, penyintas kehilangan akibat bunuh diri (suicide loss survivors) di Indonesia masih kesulitan dalam mengakses layanan pemulihan yang dibutuhkan. Mereka tidak tahu kepada siapa harus meminta bantuan dan tidak tahu langkah-langkah apa saja yang perlu dilakukan untuk membantu diri mereka sendiri. Menjawab kebutuhan tersebut, peneliti dari Universitas Gadjah Mada bersama mitra internasional mengembangkan panduan khusus pertama di Indonesia untuk mendampingi para penyintas kehilangan akibat bunuh diri.
Kabar membanggakan datang dari Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Mengawali bulan April dengan kabar baik, Jurnal Psikologi UGM kini telah resmi dinyatakan masuk ke dalam indeks APA PsycInfo pada Kamis (09/04) lalu. APA PsycInfo sendiri merupakan database bibliografi bergengsi yang dikelola oleh American Psychological Association (APA). Pencapaian ini menandai langkah besar dalam penguatan posisi jurnal tersebut di kancah internasional.
Yogyakarta, 9 April 2026 — Motivasi belajar sering dianggap sebagai sesuatu yang universal. Namun, penelitian terbaru dari peneliti Universitas Gadjah Mada menunjukkan bahwa cara siswa memaknai motivasi ternyata tidak selalu sama, terutama jika dilihat dari perbedaan gender.
Studi yang dipublikasikan dalam jurnal internasional Acta Psychologica ini berjudul “Does Motivation Mean the Same for Everyone? Exploring Factor Structure and Gender Invariance of the Academic Motivation Scale in Indonesian Student Samples.”
Yogyakarta, 2 April 2026 — Kepatuhan pajak selama ini kerap dipahami sebagai hasil dari penegakan hukum dan kesadaran rasional. Namun, penelitian terbaru dari kolaborasi peneliti Indonesia dan internasional menunjukkan bahwa faktor implisit/bawah sadar ternyata juga memainkan peran penting dalam membentuk perilaku wajib pajak.
Yogyakarta, 16 Maret 2026 — Perubahan karakteristik tenaga kerja yang didominasi Generasi Z mendorong perlunya pemahaman baru mengenai motivasi kerja di lingkungan organisasi. Menjawab kebutuhan tersebut, peneliti dari Universitas Gadjah Mada mengembangkan dan memvalidasi instrumen psikologis untuk mengukur kebutuhan motivasional pekerja Generasi Z di Indonesia.
Yogyakarta, 4 Maret 2026 — Di tengah meningkatnya perhatian terhadap kesehatan mental, sebuah studi kolaboratif peneliti dari Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada dan The University of Melbourne menyoroti satu aspek yang selama ini kerap terabaikan, yaitu peran self-healing dalam pemulihan penyintas kehilangan akibat bunuh diri di Indonesia.
Yogyakarta, 26 Februari 2026 – Gangguan psikologis seperti post-traumatic stress disorder (PTSD) dan gejala disosiasi (merasa ‘terpisah’ dari diri sendiri) merupakan respon umum ketika seseorang mengalami trauma mendalam. Sebuah studi kolaborasi internasional terbaru mengungkap dinamika hubungan antara complex post-traumatic stress disorder (CPTSD) dan gejala disosiasi melalui pendekatan lintas budaya yang melibatkan partisipan dari negara Barat dan Asia Selatan.