Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi memulai pembangunan Gedung C melalui prosesi peletakan batu pertama yang diselenggarakan pada Selasa (14/7). Gedung tujuh lantai dengan satu semi-basement tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 12.335 meter persegi oleh PT Tigamas Mitra Selaras dan ditargetkan rampung pada 28 Juni 2027.
Rencana pembangunan Gedung C mulai dirintis sejak 2022-2023 setelah Laboratorium Struktur Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Fakultas Teknik UGM, menemukan permasalahan pada Gedung G Fakultas Psikologi. Dekan Fakultas Psikologi UGM, Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D., mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan gedung berlantai empat tersebut tidak lagi memenuhi persyaratan keamanan struktural sehingga diusulkan untuk dihapus. Setelah proses penghapusan bangunan, Fakultas Psikologi UGM melanjutkan tahapan perencanaan hingga pengadaan jasa konstruksi sejak Januari 2024.

“Pembangunan gedung ini merupakan sarana bagi kami untuk bisa mengaktualisasikan seluruh potensi yang ada di Fakultas Psikologi, memperlancar kegiatan-kegiatan Tri Dharma di Fakultas Psikologi, meningkatkan rasa nyaman, dan harapannya nanti well-being bagi seluruh sivitas akademika di Fakultas Psikologi,” ujarnya.
Gedung C akan dilengkapi dengan 17 ruang pembelajaran, termasuk satu lecture hall berkapasitas 250 orang dan dua ruang kuliah besar. Secara keseluruhan, gedung ini mampu menampung sekitar 1.500 kursi untuk kegiatan perkuliahan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memusatkan kegiatan pembelajaran program sarjana yang selama ini masih tersebar di beberapa gedung, termasuk ruang kuliah yang akses keluar-masuknya dinilai belum memenuhi standar keselamatan untuk mendukung proses pembelajaran.
Selain meningkatkan kapasitas pembelajaran, pembangunan Gedung C juga mengusung prinsip keberlanjutan. Sekitar 32 persen kawasan tetap dipertahankan sebagai ruang terbuka hijau, sementara sebagian area perkerasan akan diganti menggunakan Magna Grass untuk meningkatkan daya resap air sekaligus menjaga kualitas lingkungan kampus.

Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., menegaskan bahwa pembangunan Gedung C harus tetap sejalan dengan komitmen UGM dalam menjaga sedikitnya 30 persen ruang terbuka hijau di kawasan kampus. Menurutnya, kebutuhan ruang belajar saat ini juga perlu mengakomodasi konsep smart classroom agar mampu mendukung proses pembelajaran yang lebih interaktif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Saya berharap bahwa gedung ini akan menjadi salah satu representasi komitmen Fakultas Psikologi dalam meningkatkan kolaborasi lintas disiplin,” ujarnya.
Dekan juga menyadari proses konstruksi berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan bagi sivitas akademika maupun masyarakat di sekitar kampus. “Kami mohon maaf dan mohon doa restunya untuk pembangunan ini, semoga lancar dan semoga bisa selesai tepat waktu, tepat anggaran,” katanya.

Selain PT Tigamas Mitra Selaras sebagai kontraktor pelaksana, proyek ini melibatkan PT Pola Dwipa bersama PT Arsigraphi sebagai konsultan pengawas serta PT Pola data Consultant sebagai konsultan perencana. Prosesi peletakan batu pertama ditandai dengan pengeboran awal di sisi selatan lokasi pembangunan serta penandatanganan prasasti oleh Rektor UGM bersama jajaran pimpinan universitas dan Fakultas Psikologi.
Penulis: Erna Tri Nofiyana
Foto: Osi Livia S., Hanifah