Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) membekali tenaga kependidikan (tendik) agar mampu menjadi Safe Adult dan First Aider bagi rekan kerja maupun mahasiswa yang membutuhkan dukungan psikologis awal. Pelatihan yang diselenggarakan atas kerja sama Health Promoting University (HPU) Fakultas Psikologi UGM dan Center for Public Mental Health (CPMH) ini digelar di Ruang D-402 Fakultas Psikologi UGM, Jumat (24/7).
SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Fakultas Psikologi UGM Gelar Bridging Course Delapan Minggu bagi Calon Mahasiswa Profesi Angkatan VI
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Bridging Course bagi 49 calon mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi Angkatan VI sebagai bekal sebelum memasuki perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Program yang berlangsung selama delapan minggu, mulai 15 Juni hingga 6 Agustus 2026, ini dirancang untuk menyamakan kompetensi dasar peserta sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi proses pendidikan profesi.
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar Temu Mitra Kerja Sama 2026 pada Jumat (10/7) di Ruang A-203 Fakultas Psikologi UGM. Forum yang dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) ini dihadiri 35 perwakilan mitra, terdiri atas 18 peserta luring dan 17 peserta daring, dari kementerian dan lembaga pemerintah, TNI, Polri, BUMN, dunia industri, media, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, hingga alumni.
Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) terus memperkuat mutu pendidikan profesi melalui evaluasi dan penyempurnaan Layanan Psikologi Profesi Psikolog Umum (LPPPU). Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Evaluasi dan Pengembangan LPPPU yang diselenggarakan pada Kamis (9/7) di MM UGM Hotel, Yogyakarta.
Kontingen tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang seni dengan meraih delapan penghargaan pada Pekan Seni Mahasiswa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Peksimiprov DIY) 2026. Ajang yang berlangsung pada 18 Juni hingga 2 Juli 2026 ini mempertemukan mahasiswa berbakat dari berbagai perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta untuk berkompetisi sekaligus mengembangkan kreativitas di berbagai cabang seni.
Gempa bumi, tanah longsor, banjir, hingga erupsi gunung api adalah kenyataan yang harus dihadapi masyarakat di berbagai daerah Indonesia, termasuk Yogyakarta.
Topik ini diangkat dalam episode terbaru Obrolan Psikologi (OPSI), program talkshow psikologi hasil kerja sama Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama TVRI Yogyakarta, pada Selasa (7/7). Dipandu oleh Hendry Saputra, episode kesembilan ini menghadirkan seorang alumnus Program Doktor Psikologi UGM, Dr. Nevi Kurnia Arianti, S.Psi., M.Si., yang membahas pentingnya menggabungkan kearifan lokal dengan teknologi modern dalam mitigasi bencana.
Yogyakarta, 7 Juli 2026 – Tim peneliti Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mengembangkan dan memvalidasi sebuah paradigma baru untuk mengukur working memory control atau kontrol memori kerja. Temuan tersebut dipublikasikan dalam jurnal internasional Cognitive Processing, yang memberikan pendekatan yang lebih komprehensif dalam memahami kemampuan kognitif manusia yang berperan penting dalam proses belajar, pengambilan keputusan, dan penyelesaian masalah.
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), melalui Center for Public Mental Health (CPMH), bekerja sama dengan Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan seminar dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional 2026 pada Jumat (3/7).
Membangun kompetensi psikolog tidak dimulai saat mahasiswa menjalani praktik profesional, melainkan sejak hari pertama memasuki pendidikan profesi. Atas dasar itu, Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Orientasi Akademik Mahasiswa Baru (OAMABA) Angkatan V sebagai pembekalan awal bagi 40 mahasiswa baru Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 sebelum memulai pendidikan profesi.
Gangguan kecemasan (anxiety) pada remaja dan dewasa muda semakin meningkat. Laporan terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, lebih dari 1 miliar orang di seluruh dunia hidup dengan gangguan kesehatan mental. Gangguan kecemasan dan depresi merupakan jenis gangguan paling umum ditemukan di semua negara, memengaruhi warga dari segala usia dan tingkat pendapatan, hingga bisa memicu tindakan mengakhiri hidup. Laporan Global Health Observatory 2021 dari WHO menempatkan Indonesia pada angka 2,4 kasus bunuh diri per 100.000 penduduk. Namun, studi terbaru dari Sandersan Onie (University of New South Wales) yang diterbitkan di The Lancet Regional Health-Southeast Asia (2024) mengungkap fakta angka bunuh diri di Indonesia kemungkinan 860 persen lebih tinggi daripada data resmi.