Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Asosiasi Neuropsikologi Indonesia (ANI) menutup rangkaian Temu Ilmiah Nasional (TEMILNAS) I ANI 2026 melalui sesi paralel Call for Paper pada Minggu (27/9). Sebanyak 65 paper dipresentasikan oleh peneliti, akademisi, praktisi, dan mahasiswa dari berbagai bidang yang berkaitan dengan neuropsikologi.
TEMILNAS I ANI 2026 berlangsung pada 25-27 September 2026 di Universitas Gadjah Mada dengan tema “Menjembatani Sains dan Menguatkan Ekosistem Neuropsikologi”. Rangkaian kegiatan diawali dengan workshop pada hari pertama, dilanjutkan keynote dan plenary session bersama pakar nasional dan internasional pada hari kedua, serta Call for Paper pada hari ketiga.
Sebanyak 65 paper dipresentasikan, mengangkat beragam topik, antara lain asesmen kognitif dan neuropsikologis, psikometri, fungsi eksekutif, neurofeedback, neuroedukasi, artificial intelligence (AI), perilaku digital, kognisi sosial, sampai neuropsikologi kerja dan organisasi.
Beberapa penelitian membahas registrasi alat asesmen neuropsikologis pediatrik, metode continuous norming, validasi skala disposisi berpikir kritis pada penggunaan generative AI, neurofeedback untuk performa atlet, pengaruh video pendek terhadap pemecahan masalah, serta respons neural perokok terhadap peringatan kesehatan bergambar. Metode yang digunakan juga beragam, mulai dari asesmen dan pengembangan instrumen hingga bibliometrik, scoping review, ERP, dan AI.
Lebih dari sekadar ruang untuk mempresentasikan hasil penelitian, sesi Call for Paper menjadi forum bagi peserta untuk bertukar gagasan dan mendiskusikan pendekatan maupun temuan penelitian. Proses ilmiah tidak berhenti pada pengumpulan dan analisis data, tetapi juga berkembang melalui diskusi dan pengujian gagasan di antara komunitas ilmiah.

Bagi perkembangan neuropsikologi di Indonesia, ruang pertukaran ilmiah semacam ini menjadi penting untuk mendorong penelitian yang sesuai dengan konteks masyarakat Indonesia. Keragaman budaya, bahasa, pendidikan, dan kondisi sosial membutuhkan data, norma, instrumen, serta pendekatan penelitian yang mampu menggambarkan karakteristik populasi secara lebih tepat. Pada saat yang sama, perkembangan kajian neuropsikologi juga menunjukkan semakin terbukanya ruang kolaborasi lintas disiplin.
Berakhirnya TEMILNAS I ANI 2026 menandai langkah awal kolaborasi Fakultas Psikologi UGM dan ANI dalam mempertemukan berbagai gagasan dan penelitian di bidang neuropsikologi. Forum ini diharapkan dapat terus membuka ruang bagi pengembangan riset, pertukaran pengetahuan, dan kolaborasi untuk memperkuat ekosistem neuropsikologi di Indonesia.
Penulis: Arrasya Aninggadhira
Editor: Erna Tri Nofiyana