•  Tentang UGM
  •  Perpustakaan
  • Informasi Publik
  • Sistem Informasi Terintegrasi
  • Simaster
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada
  • TENTANG KAMI
    • Selayang Pandang
      • Sejarah
      • Perintis
    • Manajemen
    • Tenaga Pendidik
    • Tenaga Kependidikan
    • Jaminan Mutu
  • PENDIDIKAN
    • Sarjana Psikologi
    • International Undergraduate Program
    • Program Pendidikan Profesi Psikologi
    • Magister Psikologi
    • Doktor Ilmu Psikologi
  • PENELITIAN & PENGABDIAN
    • Roadmap Penelitian dan PkM
    • Penelitian
    • Publikasi
    • Pengabdian
    • Kerja Sama
  • MAHASISWA
    • Tata Perilaku Mahasiswa
    • Lowongan Magang PKS
    • Beasiswa
    • Badan Kegiatan Mahasiswa
    • Prestasi Mahasiswa
  • FASILITAS
    • Laboratorium
    • Kelompok Riset
    • Dukungan Non-akademik
  • Beranda
  • Rilis
  • Dosen Fakultas Psikologi UGM Paparkan Riset Inklusivitas Sistem Peringatan Dini dan Dukungan Psikososial Disabilitas di IHSA 2025

Dosen Fakultas Psikologi UGM Paparkan Riset Inklusivitas Sistem Peringatan Dini dan Dukungan Psikososial Disabilitas di IHSA 2025

  • Rilis
  • 20 Oktober 2025, 12.20
  • Oleh: Humas
  • 0

Keterangan foto: dari kiri ke kanan Dr. Pradytia, Omar Abou-Samra (Senior Director GDPC), Vladislav Kavaleuski (Research and Knowledge Management Program Manager, GDPC), Dr. Tirsit (GDPC grantee in Addis Ababa).

Dr. Pradytia Putri Pertiwi, S.Psi., Dosen Fakultas Psikologi UGM, diundang oleh Global Disaster Preparedness Center (GDPC), American Red Cross untuk memaparkan hasil riset mengenai inklusivitas dan keterlaksanaan (actionability) Sistem Peringatan Dini (Early Warning System/EWS) Gunung Api bagi penyandang disabilitas di Indonesia. Riset ini telah dipublikasikan pada platform GDPC American Red Cross dengan judul “Inclusivity and actionability of volcanic hazard Early Warning System in Indonesia: Perspectives of persons with disabilities”. 

Riset ini dipresentasikan pada The International Humanitarian Studies Association (IHSA) Conference 2025, yang berlangsung pada 15–17 Oktober di Marmara University (Istanbul) dan Chr. Michelsen Institute/CMI (Bergen). Konferensi ini mengusung tema “Humanitarianism in Crisis: New Realities in Practices and Knowledges”. Di Istanbul, Dr. Pradytia berbicara dalam panel “Getting Ahead of Disasters by Connecting Early Warning and Anticipatory Action That Works for All,” yang diselenggarakan Risk-informed Early Action Partnership (REAP) dan GDPC. Melalui paper “Perspectives and experiences of persons with disabilities on the inclusivity of volcanic hazard Early Warning System in Indonesia,” 

Dr. Pradytia memaparkan tentang bagaimana penyandang disabilitas mengakses dan menindaklanjuti informasi peringatan dini dalam situasi bencana. Studi lapangan ini dilakukan di dua desa sekitar Gunung Merapi dengan melibatkan 182 penyandang disabilitas dan organisasi penyandang disabilitas melalui survei, FGD, serta analisis tematik dan spasial. Temuan kunci menunjukkan adanya ko-eksistensi sistem peringatan tradisional dan modern, namun kesenjangan aksesibilitas, jangkauan, dan kejelasan pesan, masih dirasakan penyandang disabilitas. Studi ini menekankan peran strategis organisasi penyandang disabilitas untuk mengintegrasikan EWS dalam kesiapsiagaan komunitas, mendorong perilaku pengurangan risiko jangka panjang, dan memperkuat tindakan antisipatif.

Selain itu, Dr. Pradytia turut mempresentasikan kajian “Mental Health and Psychosocial Support for Refugee with Disabilities: A Scoping Review” dalam roundtable “Diversity, Equity and Inclusion in Humanitarian Action: Anyone Still Interested?” yang dikelola oleh Prof Dennis Dijkzeul (Ruhr Universitat Bochum) yang juga mitra penelitian Fakultas Psikologi UGM. Naskah ini ditulis bersama dengan Arifa Widyasari, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Scoping review atau telaah pustaka sistematis ini memetakan bentuk serta implementasi dukungan psikososial bagi pengungsi penyandang disabilitas secara global dengan mengidentifikasi 34 artikel terpilih dari 12.049 publikasi sepanjang 2001–2024, yang sebagian besar berasal dari Eropa dan Timur Tengah. Hasilnya menunjukkan bahwa dukungan psikososial yang paling sering hadir adalah layanan dasar yang inklusif (misalnya layanan kesehatan dan pendidikan) serta intervensi spesialis (psikoterapi dan penanganan trauma). Namun, layanan tingkat komunitas dan layanan non spesialis masih kurang berkembang, padahal hal tersebut berpotensi meningkatkan aksesibilitas dan relevansi kultural. 

Kehadiran Dr. Pradytia di IHSA 2025 menegaskan komitmen Fakultas Psikologi UGM dalam mendorong kebijakan dan praktik kemanusiaan yang berbasis bukti, inklusif, dan berkeadilan. Melalui riset lapangan dan kajian global, kontribusi ini memperlihatkan bahwa sistem peringatan dini dan dukungan psikososial yang dirancang bersama komunitas, ditopang standar aksesibilitas yang kuat, serta diintegrasikan dengan jaringan sosial dan perangkat teknologi, merupakan prasyarat agar tidak ada kelompok yang tertinggal dalam tata kelola kebencanaan di era krisis yang semakin kompleks.

Sanggahan:
Proyek penelitian “Inklusivitas dan keterlaksanaan Sistem Peringatan Dini bahaya gunung api di Indonesia: Perspektif penyandang disabilitas” didanai oleh pemerintah Inggris dan dikelola oleh GDPC. Pandangan yang diungkapkan tidak serta-merta mencerminkan kebijakan resmi pemerintah Inggris.

Penulis: Raden Roro Anisa Anggi Dinda

Tags: fakultas psikologi ugm IHSA Conference SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera SDGs

Berita Terkini

  • Sinergi Tanpa Batas: CPMH UGM dan Mitra Lokal Salurkan Ratusan Bantuan Kemanusiaan bagi Penyintas Banjir AcehJanuari 9, 2026
  • Kado Istimewa Ulang Tahun ke-61 Fakultas Psikologi UGM: Kontribusi Ilmiah untuk Kesehatan Mental, Ketangguhan, dan Konteks IndonesiaJanuari 7, 2026
  • CPMH UGM Hadirkan Dukungan Psikososial Komprehensif bagi Penyintas Banjir di AcehDesember 23, 2025
  • Obrolan Psikologi Episode 18 Mindful Spending di Akhir Tahun: Ketika Emosi Mengatur DompetDesember 17, 2025
  • Dosen Fakultas Psikologi UGM Raih Anugerah Dosen Inspiratif Bidang Sosial dan HumanioraDesember 10, 2025
Universitas Gadjah Mada

Fakultas Psikologi
Universitas Gadjah Mada

Jalan Sosio Humaniora Bulaksumur
Yogyakarta 55281 Indonesia
fpsi[at]ugm.ac.id
+62 (274) 550435 (hunting)
+62 (274) 550435 ext 158
psikologiugm
psikologiugm
psikologi_ugm
Kanal Psikologi UGM

TENTANG KAMI

  • Selayang Pandang
  • Sejarah
  • Manajemen
  • Tenaga Pendidik
  • Tenaga Kependidikan

INFORMASI PUBLIK

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik
  • Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala
  • Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

FASILITAS

  • Fasilitas Pendidikan
  • Laboratorium
  • Kelompok Riset
  • Publikasi & Jurnal
  • Dukungan Non-akademik

MAHASISWA

  • Tata Perilaku Mahasiswa
  • Mitra Magang MBKM
  • Beasiswa
  • Badan Kegiatan Mahasiswa

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju