•  Tentang UGM
  •  Perpustakaan
  • Informasi Publik
  • SDGs
  • SIT
  • Simaster
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada
  • TENTANG KAMI
    • Selayang Pandang
      • Sejarah
      • Perintis
    • Manajemen
    • Tenaga Pendidik
    • Tenaga Kependidikan
    • Jaminan Mutu
  • PENDIDIKAN
    • Sarjana Psikologi
    • International Undergraduate Program
    • Program Pendidikan Profesi Psikologi
    • Magister Psikologi
    • Doktor Ilmu Psikologi
  • PENELITIAN & PENGABDIAN
    • Roadmap Penelitian dan PkM
    • Penelitian
    • Publikasi
    • Pengabdian
    • Kerja Sama
  • MAHASISWA
    • Tata Perilaku Mahasiswa
    • Lowongan Magang Wajib
    • Beasiswa
    • Badan Kegiatan Mahasiswa
    • Prestasi Mahasiswa
  • FASILITAS
    • Laboratorium
    • Kelompok Riset
    • Dukungan Non-akademik
  • Beranda
  • Rilis
  • Inovasi Penanganan Burnout: Peneliti UGM Kaji Efek Terapi HGI pada Karyawan melalui Analisis Gelombang Otak

Inovasi Penanganan Burnout: Peneliti UGM Kaji Efek Terapi HGI pada Karyawan melalui Analisis Gelombang Otak

  • Rilis
  • 24 Agustus 2026, 14.30
  • Oleh: Humas
  • 0

Yogyakarta, 24 Agustus 2026 — Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali melakukan terobosan penelitian terkait intervensi kesehatan mental di lingkungan kerja. Sebuah studi terbaru berupaya mengkaji efektivitas Hypnotic Guided Imagery (HGI) dalam mengubah emosi negatif menjadi positif pada karyawan yang mengalami kelelahan mental atau burnout.

Penelitian berjudul “EEG-Based Analysis of Emotional Effects of Hypnotic Guided Imagery (HGI) on Employees with Burnout: A Feasibility Study” dilakukan oleh Moniek Vidia Pramestri, S.Psi., M.A., Prof. Dra. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med.Sc., Ph.D., Psikolog, Prof. Dr. Frederick Travis, dan Dr. Nida Ul Hasanat, M.Si., Psikolog. Artikel ini diterbitkan dalam International Journal of Clinical and Experimental Hypnosis.

Dinamika tuntutan profesional di tempat kerja sering kali memaksa karyawan untuk memendam perasaannya, di mana emosi negatif yang tidak diregulasi dengan baik dapat meningkatkan risiko burnout hingga 67%. Kondisi kelelahan emosional ini dapat memicu gejala fisik yang tidak wajar serta berdampak langsung pada penurunan efektivitas dan kinerja harian. Dalam penelitian ini, HGI dipelajari sebagai intervensi berbasis relaksasi mendalam yang memanfaatkan visualisasi, sugesti pengalaman menyenangkan, dan pemusatan perhatian. Meskipun terapi ini diketahui dapat mengurangi emosi tidak menyenangkan, dasar perubahan fisiologis di dalam otak terkait pergeseran emosi tersebut masih perlu dieksplorasi secara lebih komprehensif.

Untuk mengevaluasi perubahan tersebut, tim peneliti mengintegrasikan penggunaan instrumen Electroencephalography (EEG) untuk mendeteksi perubahan valensi emosi dan tingkat gairah (arousal) pada peserta. Valensi emosi diukur melalui metrik Frontal Alpha Asymmetry (FAA), sementara tingkat arousal dihitung menggunakan rasio gelombang beta terhadap alpha di area frontal otak.

Sebanyak 32 karyawan dengan kondisi burnout dilibatkan dalam penelitian dan secara acak dibagi ke dalam kelompok HGI yang terdiri atas 19 peserta dan kelompok kontrol sebanyak 13 peserta. Selain perekaman sinyal otak, peneliti juga memvalidasi kondisi psikologis peserta secara mandiri menggunakan kuesioner Positive and Negative Affect Schedule Extended (PANAS-X) sebelum dan sesudah sesi.

Berdasarkan hasil pengukuran kuesioner PANAS-X, kelompok karyawan yang menerima intervensi HGI melaporkan adanya peningkatan afek positif dan penurunan afek negatif yang signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Namun, hasil analisis statistik menggunakan MANOVA pada data EEG tidak menunjukkan perubahan kuantitatif yang signifikan pada variabel valensi maupun arousal. Temuan ini menunjukkan adanya perbedaan hasil antara laporan subjektif dan rekaman fisiologis.

Para peneliti mengidentifikasi sejumlah kemungkinan yang dapat menjelaskan perbedaan tersebut, antara lain ukuran sampel yang relatif kecil, karakteristik protokol pengukuran frontal alpha asymmetry, serta variasi tingkat burnout pada peserta. Karena itu, hasil penelitian ini belum dimaksudkan untuk memberikan kesimpulan definitif mengenai efektivitas HGI dalam mengatasi burnout.

Sebaliknya, penelitian ini menjadi studi awal yang penting untuk memahami bagaimana intervensi psikologis berbasis hipnosis dapat dievaluasi menggunakan pendekatan neurofisiologis. Penggabungan EEG dengan instrumen self-report memungkinkan peneliti memperoleh perspektif yang lebih luas mengenai perubahan emosional selama intervensi.

Kwartarini Wahyu Yuniarti, Moniek Vidia Pramestri, dan Nida Ul Hasanat merupakan peneliti dari Fakultas Psikologi UGM, sementara Frederick Travis berafiliasi dengan Center for Brain, Consciousness, and Cognition, Maharishi International University of Management, Amerika Serikat.

Temuan penelitian ini juga membuka peluang bagi pengembangan penelitian lanjutan mengenai HGI dan burnout dengan melibatkan jumlah peserta yang lebih besar, protokol EEG yang lebih terstandar, serta desain penelitian yang memungkinkan evaluasi perubahan dalam jangka lebih panjang.

Melalui penelitian ini, Fakultas Psikologi UGM turut memperkuat pengembangan kajian psikologi berbasis bukti dengan memadukan pendekatan intervensi psikologis dan teknologi neurofisiologis. Kajian semacam ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan metode evaluasi intervensi psikologis yang semakin objektif dan komprehensif, khususnya dalam menghadapi persoalan kesehatan mental di lingkungan kerja.

Editor: Zufar
Penata: Fauzi

Tags: Fakultas Psikologi UGM Publikasi Ilmiah SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera SDG 4: Pendidikan Berkualitas SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur SDGs

Berita Terkini

  • Inovasi Penanganan Burnout: Peneliti UGM Kaji Efek Terapi HGI pada Karyawan melalui Analisis Gelombang OtakAgustus 24, 2026
  • Kolaborasi Peneliti UGM Ungkap Peran Gaya Pengasuhan, Resiliensi, dan Dukungan Sosial terhadap Kesehatan Mental Orang Tua PascapandemiAgustus 20, 2026
  • Fakultas Psikologi UGM Sambut 127 Mahasiswa Baru Pascasarjana Tahun Akademik 2026/2027Agustus 12, 2026
  • OPSI UGM Menekankan Pentingnya Komunikasi Dua Arah untuk Mendukung Perkembangan Bahasa AnakAgustus 11, 2026
  • Radhiatul Fitri Raih Gelar Doktor Cumlaude, Ungkap Peran Reflective Functioning Spesifik Trauma dalam PengasuhanAgustus 11, 2026
Universitas Gadjah Mada

Fakultas Psikologi
Universitas Gadjah Mada

Jalan Sosio Humaniora Bulaksumur
Yogyakarta 55281 Indonesia
fpsi[at]ugm.ac.id
+62 (274) 550435 (hunting)
+62 (274) 550435 ext 158
psikologiugm
psikologiugm
psikologi_ugm
Kanal Psikologi UGM

TENTANG KAMI

  • Selayang Pandang
  • Sejarah
  • Manajemen
  • Tenaga Pendidik
  • Tenaga Kependidikan

INFORMASI PUBLIK

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik
  • Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala
  • Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

FASILITAS

  • Fasilitas Pendidikan
  • Laboratorium
  • Kelompok Riset
  • Publikasi & Jurnal
  • Dukungan Non-akademik

MAHASISWA

  • Tata Perilaku Mahasiswa
  • Mitra Magang MBKM
  • Beasiswa
  • Badan Kegiatan Mahasiswa

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju