Yogyakarta, 12 Mei 2026 — Upaya penguatan layanan kesehatan mental di Indonesia kembali mendapat kontribusi dari peneliti Universitas Gadjah Mada. Tim peneliti dari Fakultas Psikologi UGM bersama mitra nasional dan internasional berhasil mengadaptasi serta memvalidasi instrumen pengukuran aktivasi perilaku untuk depresi versi Bahasa Indonesia melalui penelitian bertajuk “Adaptation and Validation of the Indonesian Version of Behavioral Activation for Depression Scale – Short Form (BADS-SF) Using Confirmatory Factor Analysis and Rasch Modeling“. Penelitian tersebut dipublikasikan dalam JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) dan melibatkan kolaborasi peneliti dari UGM, Universitas Diponegoro, serta akademisi dari University of Wisconsin–Milwaukee dan University of Washington.
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi menerima pengalihan Hak Ekonomi Tes Kognitif AJT dari PT Melintas Cakrawala Indonesia (MCI) melalui penandatanganan perjanjian pada Kamis (7/5) di Ruang D-506 Fakultas Psikologi UGM.
Penandatanganan dilakukan oleh Dekan Fakultas Psikologi UGM Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D., dan Direktur PT MCI Kevin Soetikno, disaksikan oleh para pendiri, tim pengembang lintas generasi, serta akademisi senior yang terlibat sejak awal pengembangan AJT.
Yogyakarta, 7 Mei 2026 – Di tengah euforia publikasi ilmiah dan obsesi terhadap indeksasi global, satu pertanyaan mendasar jarang diajukan: apakah kita benar-benar sedang memproduksi pengetahuan, atau sekadar memenuhi standar administratif akademik?
Penelitian dari Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada tentang perilaku people-pleaser dalam perspektif sungkan Jawa membuka pintu refleksi yang lebih luas. Artikel berjudul “People Pleaser Behavior within the Perspective of Sungkan: A Psycho-Anthropological Interpretation” menunjukkan bahwa kecenderungan untuk menyenangkan orang lain bukan sekadar sifat individu, tetapi hasil konstruksi budaya yang dalam, berakar pada nilai hormat, harmoni, dan relasi sosial.
Pernahkah kita bertanya kepada remaja, “Bagaimana harimu?” lalu hanya mendapat jawaban singkat? Atau mencoba berbicara dari hati ke hati, tetapi perhatian mereka justru tertuju pada layar? Fenomena ini kerap menimbulkan pertanyaan, apakah ada yang perlu kita pahami kembali tentang cara berkomunikasi dengan remaja saat ini?
Yogyakarta, 6 Mei 2026 – Di tengah meningkatnya tekanan publikasi dan orientasi pada indeksasi global seperti Scopus, peneliti dari Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada mengingatkan bahwa kualitas metodologis tidak boleh dikorbankan demi kuantitas publikasi. Hal ini ditegaskan melalui studi terbaru yang mengkaji common method bias (CMB) dalam metodologi kuantitatif.
Yogyakarta, 5 Mei 2026 – Peneliti dari Universitas Gadjah Mada kembali menegaskan kontribusinya dalam penguatan tata kelola pemerintahan melalui publikasi ilmiah terbaru. Studi yang terbit di Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JSP) ini mengkaji mekanisme psikologis yang mendasari perilaku karyawan sektor publik sekaligus mendukung agenda global Sustainable Development Goal 16 tentang kelembagaan yang kuat, transparan, dan akuntabel.
Yogyakarta, 4 Mei 2026 — Masih banyaknya kasus korupsi dan krisis integritas di tengah-tengah masyarakat mengindikasikan bahwa terdapat permasalahan serius terkait sikap individu terhadap cara memperoleh kekayaan atau sumber daya bagi keluarganya. Sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh peneliti dari Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada dalam jurnal Personality and Individual Differences mengungkap fakta menarik terkait permasalahan ini.
Yogyakarta, 30 April 2026 — Di tengah meningkatnya usia harapan hidup dan tantangan ekonomi global, kesiapan finansial saat pensiun menjadi isu krusial. Namun, sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa persoalan ini tidak semata soal angka, melainkan juga faktor psikologis.
Prof. Ajeng Juwita Puspitasari, Ph.D., LP, ABPP adalah psikolog klinis berlisensi dan tersertifikasi dewan profesi melalui American Board of Professional Psychology (ABPP) dengan spesialisasi dalam terapi perilaku dan kognitif. Saat ini ia menjabat sebagai Clinical Professor serta Director of Clinical Training di Department of Psychology, University of Wisconsin-Milwaukee. Selain itu, ia juga merupakan pendiri dan direktur Center for Evidence-Based Practice. Prof. Puspitasari memiliki keahlian dalam psikoterapi berbasis bukti (evidence-based psychotherapy), khususnya untuk depresi, gangguan kecemasan, perilaku bunuh diri dan menyakiti diri, trauma, serta gangguan suasana hati dan kecemasan perinatal. Pendekatan klinis yang ditekuni meliputi Cognitive Behavioral Therapy (CBT), Acceptance and Commitment Therapy (ACT), Behavioral Activation (BA), Exposure Therapy, dan Dialectical Behavior Therapy (DBT). Ia dikenal mengedepankan layanan yang sensitif budaya, berorientasi pemulihan, dan berbasis riset. Selain praktik klinis dan kepemimpinan akademik, beliau aktif menulis artikel ilmiah, memberikan pelatihan profesional, supervisi klinis, serta konsultasi internasional. Kontribusinya banyak berfokus pada menjembatani kesenjangan antara penelitian dan praktik layanan kesehatan mental agar intervensi efektif dapat diakses lebih luas.
Dr. Anke Karl adalah pimpinan strategis Clinical Psychology Research Group and the Mood Disorders Centre, serta menjabat sebagai Direktur Laboratorium Biobehavioral MDC. Penelitiannya mengkaji bagaimana proses biologis dan perilaku membentuk gangguan stres pascatrauma (PTSD) dan pemulihan dari trauma psikologis. Ia juga berupaya menerapkan pengetahuan biopsikologis untuk meningkatkan terapi bagi penderita PTSD dan depresi.
Anke menempuh pendidikan psikologi klinis dan neurosains perilaku di Universitas Humboldt Berlin, di mana ia menerima Penghargaan Ilmuwan Muda pada tahun 2001. Kemudian ia menyelesaikan penelitian pascadoktoral di Center for Stress and Anxiety Disorders, Universitas Albany, sebelum memegang posisi akademis di Jerman dan Inggris sebelum bergabung dengan Universitas Exeter.
Karyanya telah dipublikasikan di jurnal-jurnal terkemuka dan didukung oleh lembaga pendanaan penelitian utama. Ia juga menyelesaikan pelatihan lanjutan dalam terapi perilaku kognitif, merupakan Psikoterapis Psikologis berlisensi, dan berpraktik sebagai terapis rekanan di Klinik AccEPT.