Pos oleh :

Humas

Maria Gracia Amara Pawitra, S.Psi., M.Psi., Psikolog

Maria Gracia Amara Pawitra, S.Psi., M.Psi., Psikolog, adalah seorang profesional di bidang psikologi klinis dan forensik dengan latar belakang pendidikan dari Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Fokus keilmuannya mencakup psikologi forensik, keadilan restoratif, pidana mati, serta reintegrasi mantan warga binaan pemasyarakatan ke dalam masyarakat.

Di ranah profesional, Gracia terlibat aktif sebagai psikolog klinis-forensik di sejumlah lembaga, seperti Asosiasi Psikologi Forensik, Polda Metro Jaya, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, dan Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan Denpasar. Ia juga mengabdikan diri di bidang pendidikan sebagai dosen tidak tetap dan dosen tamu, serta menggagas Forensic Psychology Educational Platform Indonesia (@forenpsy.id) sebagai media edukasi psikologi forensik untuk publik. Perpaduan antara praktik klinis, kegiatan akademik, dan peran sebagai komunikator sains membentuk komitmennya untuk mengembangkan psikologi forensik yang berlandaskan riset, menjunjung etika profesi, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Metta Rahmadiana, S.Psi., M.Si., Psikolog

Metta Rahmadiana, S.Psi., M.Psi., Psikolog adalah seorang pendidik dan psikolog klinis berbahasa Inggris dengan pengalaman lebih dari 24 tahun bekerja di Indonesia maupun di luar negeri. Berbekal fondasi yang kuat dalam psikologi dan praktik klinis, ia mengembangkan pendekatan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan multikultural serta berpegang pada standar etika profesional yang tinggi.

Ia memiliki keahlian luas dalam promosi kesehatan mental, menangani gangguan mental umum pada remaja dan dewasa, serta mendampingi individu dalam pengembangan diri, regulasi emosi, dan hubungan interpersonal. Fokus profesionalnya juga mencakup pengasuhan, dinamika keluarga, dan relasi pernikahan, menjadikannya sosok tepercaya dalam layanan kesehatan mental individual maupun komunitas.

Metta meraih Gelar Sarjana Psikologi dari Universitas Gadjah Mada (1995–1999), kemudian menyelesaikan Program Profesi Psikolog di universitas yang sama (2000–2001). Ia melanjutkan dengan menyelesaikan Magister Psikologi di Universitas Gadjah Mada (2001–2004). Saat ini, Metta tengah menempuh studi lanjutan di Department of Clinical Psychology, Faculty of Behavioral and Movement Sciences, Vrije Universiteit di Amsterdam, Belanda.

Muhammad Zaki Afif Zainurrahman, S.Psi., M.Psi., Psikolog

Muhammad Zaki Afif Zainurrahman, S.Psi., M.Psi., Psikolog, merupakan seorang psikolog profesional lulusan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Psikologi pada tahun 2021 dan melanjutkan pendidikan Magister Psikologi Profesi dengan peminatan Klinis hingga lulus pada tahun 2025. Minat akademik dan profesionalnya berfokus pada psikologi klinis, psikologi kesehatan, serta konseling psikologi yang mengintegrasikan nilai spiritual.

OPSI | Penyakit ‘Gak Enakan’: Berani Bilang TIDAK Tanpa Rasa Bersalah

Topik ini diangkat dalam episode terbaru OPSI: Obrolan Psikologi, yang diselenggarakan oleh Fakultas Psikologi UGM bekerja sama dengan TVRI Yogyakarta. Pada episode pertama OPSI di tahun ini, Lusiana Yashinta Ellysa Putri, S.Psi., M.Sc., dosen Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), membahas fenomena yang cukup umum terjadi di kalangan masyarakat Indonesia.

UPAP Laksanakan Uji Coba Perdana Pengembangan Tes Agilitas di SMA Negeri 1 Kalasan

Unit Pengembangan Alat Psikodiagnostika (UPAP) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada melaksanakan uji coba perdana pengembangan Tes Agilitas di SMA Negeri 1 Kalasan pada Kamis, 26 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemetaan potensi akademik siswa yang diselenggarakan melalui kerja sama antara sekolah dan Fakultas Psikologi UGM. Uji coba ini menjadi langkah awal dalam proses pengembangan instrumen asesmen yang lebih komprehensif dan adaptif terhadap kebutuhan peserta didik tingkat menengah.

Studi Internasional Ungkap Hubungan PTSD Kompleks dan Disosiasi pada Perempuan Lintas Budaya

Yogyakarta, 26 Februari 2026 – Gangguan psikologis seperti post-traumatic stress disorder (PTSD) dan gejala disosiasi (merasa ‘terpisah’  dari diri sendiri) merupakan respon umum ketika seseorang mengalami trauma mendalam. Sebuah studi kolaborasi internasional terbaru mengungkap dinamika hubungan antara complex post-traumatic stress disorder (CPTSD) dan gejala disosiasi melalui pendekatan lintas budaya yang melibatkan partisipan dari negara Barat dan Asia Selatan.

Pembekalan Wisuda Sarjana Psikologi UGM Perkuat Kesiapan Profesional Lulusan

Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Career Center selenggarakan Pembekalan Wisuda bagi calon wisudawan dan wisudawati Program Sarjana Periode II Tahun 2025/2026, Senin (23/2) secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh 59 calon wisudawan S-1, terdiri dari 52 wisudawan program reguler dan tujuh wisudawan International Undergraduate Program (IUP). 

Kolaborasi Penelitian Ungkap Faktor Kesepian Generasi Z Indonesia di Era Digital

Yogyakarta, 24 Februari 2026 – Di tengah kemajuan pesat teknologi digital yang memudahkan masyarakat untuk saling terhubung, fenomena kesepian justru menjadi tantangan baru bagi generasi muda. Hal ini terungkap dalam penelitian terbaru berjudul “A Multidimensional Predictive Model of Loneliness in Indonesian Generation Z” yang dipublikasikan dalam Jurnal Ilmiah Peuradeun.

Peneliti Fakultas Psikologi UGM Teliti Dinamika Kesadaran Publik terhadap Bencana di Era Digital

Yogyakarta, 10 Februari 2026 – Bagaimana ingatan dan perhatian publik terhadap bencana berubah seiring waktu? Pertanyaan ini menjadi fokus kajian terbaru yang melibatkan peneliti Fakultas PsikologiUniversitas Gadjah Mada (UGM) dalam sebuah studi internasional tentang dinamika kognisi kolektif bencana di era digital.

Penelitian tersebut dipublikasikan dalam Journal of Disaster Research melalui artikel berjudul “Spatio-Temporal Dynamics of Collective Disaster Event Cognition in the Digital Sphere: A Long-Term Case Study of the Great East Japan Earthquake (2011–2025).” Studi ini merupakan kolaborasi peneliti dari Jepang dan Indonesia, dengan keterlibatan akademisi Fakultas PsikologiUGM dalam tim penulis.