Prof. Ajeng Juwita Puspitasari, Ph.D., LP, ABPP adalah psikolog klinis berlisensi dan tersertifikasi dewan profesi melalui American Board of Professional Psychology (ABPP) dengan spesialisasi dalam terapi perilaku dan kognitif. Saat ini ia menjabat sebagai Clinical Professor serta Director of Clinical Training di Department of Psychology, University of Wisconsin-Milwaukee. Selain itu, ia juga merupakan pendiri dan direktur Center for Evidence-Based Practice. Prof. Puspitasari memiliki keahlian dalam psikoterapi berbasis bukti (evidence-based psychotherapy), khususnya untuk depresi, gangguan kecemasan, perilaku bunuh diri dan menyakiti diri, trauma, serta gangguan suasana hati dan kecemasan perinatal. Pendekatan klinis yang ditekuni meliputi Cognitive Behavioral Therapy (CBT), Acceptance and Commitment Therapy (ACT), Behavioral Activation (BA), Exposure Therapy, dan Dialectical Behavior Therapy (DBT). Ia dikenal mengedepankan layanan yang sensitif budaya, berorientasi pemulihan, dan berbasis riset. Selain praktik klinis dan kepemimpinan akademik, beliau aktif menulis artikel ilmiah, memberikan pelatihan profesional, supervisi klinis, serta konsultasi internasional. Kontribusinya banyak berfokus pada menjembatani kesenjangan antara penelitian dan praktik layanan kesehatan mental agar intervensi efektif dapat diakses lebih luas.
Dosen
Dr. Anke Karl adalah pimpinan strategis Clinical Psychology Research Group and the Mood Disorders Centre, serta menjabat sebagai Direktur Laboratorium Biobehavioral MDC. Penelitiannya mengkaji bagaimana proses biologis dan perilaku membentuk gangguan stres pascatrauma (PTSD) dan pemulihan dari trauma psikologis. Ia juga berupaya menerapkan pengetahuan biopsikologis untuk meningkatkan terapi bagi penderita PTSD dan depresi.
Anke menempuh pendidikan psikologi klinis dan neurosains perilaku di Universitas Humboldt Berlin, di mana ia menerima Penghargaan Ilmuwan Muda pada tahun 2001. Kemudian ia menyelesaikan penelitian pascadoktoral di Center for Stress and Anxiety Disorders, Universitas Albany, sebelum memegang posisi akademis di Jerman dan Inggris sebelum bergabung dengan Universitas Exeter.
Karyanya telah dipublikasikan di jurnal-jurnal terkemuka dan didukung oleh lembaga pendanaan penelitian utama. Ia juga menyelesaikan pelatihan lanjutan dalam terapi perilaku kognitif, merupakan Psikoterapis Psikologis berlisensi, dan berpraktik sebagai terapis rekanan di Klinik AccEPT.
Prof. Byron J. Good, Ph.D adalah professor Social Anthropology dari Harvard Medical School, USA. Beliau telah menjabat sebagai Ketua Departemen Kesehatan Global dan Kedokteran Sosial pada tahun 2000-2006. Professor Good telah lama tertarik pada bagaimana beragam bentuk budaya membentuk presentasi, pengalaman, dan respons terhadap penyakit mental serius dalam masyarakat di Indonesia, Iran, Turki, Amerika Serikat, dan Tiongkok. Professor Good telah melakukan penelitian selama hampir 50 tahun, dengan fokus utama pada studi tentang penyakit mental serius dan perawatan berbasis komunitas di berbagai wilayah termasuk Yogyakarta pada lingkungan pasca-konflik serta pasca-tsunami di Aceh Indonesia. Professor Good telah bekerja secara intensif di Indonesia sejak tahun 1996 dengan penelitian etnografi terhadap budaya Jawa, khususnya yang berkaitan dengan penyakit mental, serta penelitian kuantitatif dan etnografi mengenai fase awal penyakit psikotik, perjalanan psikosis cepat yang bersifat longitudinal, dan efektivitas layanan kesehatan mental.
Prof. Erminia Colucci adalah Profesor Psikologi Visual dan Kesehatan Mental Global & Budaya di Departemen Psikologi, Middlesex University London, serta Profesor Afiliasi di Universitas Gadjah Mada (UGM), Indonesia. Beliau dikenal atas kontribusi dalam penelitian tentang hak asasi manusia, kesehatan mental, pencegahan bunuh diri, dan kekerasan domestik. Fokus penelitian Prof. Erminia pada pengalaman langsung orang dengan gangguan mental dan perilaku bunuh diri, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, kelompok etnis minoritas, dan pengungsi.
Dr. Marijtje Jongsma, M.L.A., adalah seorang Profesor Madya di Behavioural Science Institute dan School of Psychology di Radboud University, Nijmegen, Belanda. Ia merupakan pakar terkemuka di bidang neuropsikologi dan neurosains kognitif, khususnya dalam penggunaan elektroensefalografi (EEG) untuk mengeksplorasi proses mental dan perilaku manusia.
Selain perannya di Radboud, Dr. Jongsma juga aktif terlibat dengan Fakultas Psikologi di Universitas Gadjah Mada (UGM) di Indonesia, dengan berkontribusi dalam kolaborasi akademik serta pengembangan riset di bidang neurosains dan psikologi. Keterlibatannya dengan UGM mencerminkan komitmennya dalam membangun kemitraan akademik internasional serta mendukung pertukaran pengetahuan ilmiah secara global.
Dalam peran gandanya sebagai dosen dan peneliti, Dr. Jongsma berkontribusi pada pengembangan studi interdisipliner yang menjembatani psikologi dan neurosains. Ia juga terlibat dalam tata kelola akademik sebagai anggota Dewan Perwakilan Fakultas Ilmu Sosial di Radboud University, yang turut berperan dalam membentuk kebijakan akademik dan mendukung perkembangan pendidikan tinggi.
Keahlian Dr. Jongsma terus mendorong kemajuan dalam bidang neurosains kognitif, sementara kolaborasi internasional yang ia jalin membantu memperkuat penelitian dan pendidikan lintas negara.
Prof. Bouman aktif mengajar di jenjang sarjana, magister, serta program riset magister di Universitas Groningen. Ia juga menjadi koordinator modul psikologi dalam program master internasional Erasmus Mundus NOHA (Network on Humanitarian Action), termasuk kemitraan dengan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Prof. Dr. Tina Afiatin, M.Si., seorang ahli Psikologi ternama yang telah mengabdikan dirinya dalam bidang pendidikan dan riset Psikologi. Prof. Tina menempuh pendidikan tinggi di Universitas Gadjah Mada (UGM), gelar sarjana pada tahun 1988 setelah meneliti Sikap kreatif remaja ditinjau dari sikap orangtuanya. Kemudian gelar M.Si pada tahun 1996 setelah meneliti Peningkatan kepercayaan diri remaja melalui konseling kelompok. Pada tahun 2003, ia berhasil mempertahankan disertasi berjudul Pengaruh program kelompok “AJI” dalam peningkatan harga diri, asertivitas, dan pengetahuan napza untuk prevensi penyalahgunaan napza pada remaja. Selanjutnya gelar Profesor pada tahun 2013 dengan judul pidato Fungsi mixed methods dalam penelitian psikologi keluarga.
Dr. Arum Febriani, M.A. adalah seorang akademisi yang berkarya di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM). Dengan latar belakang pendidikan yang mencakup gelar Magister (M.A.) dan Doktor (Ph.D.), Dr. Arum memiliki keahlian dalam bidang Psikologi dan Ilmu Kognitif, dengan fokus utama pada Psikologi Pendidikan serta Psikologi Perkembangan dan Penuaan. Minat penelitian utamanya adalah perkembangan remaja, menunjukkan dedikasinya dalam memahami dan mendukung fase kritis pertumbuhan manusia ini. Sebagai akademisi yang berkomitmen pada pengembangan profesional berkelanjutan, Dr. Arum telah berpartisipasi dalam berbagai pelatihan dan webinar. Ini termasuk Diklat Prajabatan, Pelatihan Pengelolaan Riset, dan Sekolah Program Studi Program Pascasarjana yang fokus pada kepemimpinan keilmuan dan kontribusi terhadap Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi.
Pradytia Putri Pertiwi, S.Psi., Ph.D., seorang akademisi dan peneliti terkemuka, terus mengukir prestasi gemilang di bidang Psikologi Perkembangan Sepanjang Rentang Hidup dan Relasi Sosial. Dytia, sapaan akrabnya aktif dalam berbagai penelitian yang berfokus pada disabilitas, inklusi, serta manajemen bencana.
Sutarimah Ampuni, S.Psi., M.Si., M.Psych., Psikolog adalah seorang akademisi dan psikolog yang saat ini berkarya di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM). Perjalanan akademis Ampuni dimulai dengan meraih gelar Sarjana Psikologi (S.Psi) dari UGM dengan skripsi berjudul "Pengaruh Ilustrasi Gambar Terhadap Pemahaman Prosa Berbahasa Inggris". Beliau kemudian melanjutkan pendidikan profesi psikolog di institusi yang sama, menyelesaikan tesisnya yang berjudul "Hubungan Antara Ekspresi Afek Ibu dengan Kompetensi Sosial Anak". Ampuni melanjutkan studinya dengan meraih gelar Master of Science (M.Si) dalam bidang Psikologi dari UGM. Kemudian, beliau memperluas wawasan internasionalnya dengan menempuh Master of Psychology dalam bidang Counseling Psychology di Swinburne University of Technology, Australia. Puncak pendidikannya tercapai dengan gelar Doctor of Philosophy (Ph.D) dalam bidang Psikologi dari La Trobe University, Australia.