•  Tentang UGM
  •  Perpustakaan
  • Informasi Publik
  • SDGs
  • SIT
  • Simaster
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada
  • TENTANG KAMI
    • Selayang Pandang
      • Sejarah
      • Perintis
    • Manajemen
    • Tenaga Pendidik
    • Tenaga Kependidikan
    • Jaminan Mutu
  • PENDIDIKAN
    • Sarjana Psikologi
    • International Undergraduate Program
    • Program Pendidikan Profesi Psikologi
    • Magister Psikologi
    • Doktor Ilmu Psikologi
  • PENELITIAN & PENGABDIAN
    • Roadmap Penelitian dan PkM
    • Penelitian
    • Publikasi
    • Pengabdian
    • Kerja Sama
  • MAHASISWA
    • Tata Perilaku Mahasiswa
    • Lowongan Magang Wajib
    • Beasiswa
    • Badan Kegiatan Mahasiswa
    • Prestasi Mahasiswa
  • FASILITAS
    • Laboratorium
    • Kelompok Riset
    • Dukungan Non-akademik
  • Beranda
  • Rilis
  • Peneliti Fakultas Psikologi UGM Temukan Potensi Hipnosis untuk Meningkatkan Makna Kerja Karyawan

Peneliti Fakultas Psikologi UGM Temukan Potensi Hipnosis untuk Meningkatkan Makna Kerja Karyawan

  • Rilis
  • 3 Agustus 2026, 11.24
  • Oleh: Humas
  • 0

Yogyakarta, 3 Agustus 2026 – Tim peneliti Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menemukan bahwa hipnosis berbasis guided imagery berpotensi meningkatkan persepsi makna kerja (meaningful work) pada karyawan yang memiliki tingkat keterikatan kerja (work engagement) rendah. Temuan tersebut dipublikasikan dalam International Journal of Clinical and Experimental Hypnosis melalui studi uji coba menggunakan desain randomized controlled trial (RCT).

Penelitian yang dilakukan oleh Yunissa Meganingtyas, Prof. Dra. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med.Sc., Ph.D., Psikolog, Dr. Marijtje Jongsma, M.L.A., dan Dr. Rizqi Nur’aini A’yuninnisa, S.Psi., M.Sc., berangkat dari meningkatnya tekanan struktural dan psikologis di lingkungan kerja, khususnya di institusi pendidikan tinggi. Kondisi tersebut dapat membuat karyawan kehilangan makna dalam pekerjaannya, yang pada akhirnya berdampak pada menurunnya keterikatan kerja serta kesejahteraan psikologis.

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kelayakan sekaligus efektivitas awal Hypnotic Guided Imagery (HGI) sebagai intervensi psikologis untuk membantu karyawan menemukan kembali makna dalam pekerjaan mereka.

Dalam penelitian tersebut, 31 tenaga kependidikan dengan tingkat work engagement rendah dibagi secara acak ke dalam dua kelompok. Sebanyak 16 partisipan menerima intervensi berupa dua sesi Hypnotic Guided Imagery, sedangkan 15 partisipan lainnya menjadi kelompok kontrol yang mengikuti sesi percakapan netral dengan psikolog. Efektivitas intervensi diukur menggunakan Work and Meaning Inventory (WAMI) dan Utrecht Work Engagement Scale (UWES-9) serta Positive and Negative Affect Schedule – Expanded (PANAS-X).Partisipan kemudian diminta memberikan evaluasi melalui wawancara atau kuesioner daring sesuai kesediaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta yang mengikuti sesi hipnosis mengalami peningkatan yang signifikan dalam persepsi makna kerja, terutama pada dimensi positive meaning dan meaning making. Meskipun perubahan pada aspek keterikatan kerja dan respons emosional belum menunjukkan perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol, temuan ini memberikan bukti awal bahwa pendekatan hipnosis layak dikembangkan sebagai intervensi psikologis di lingkungan kerja. Selain itu, hasil wawancara pasca-intervensi juga beragam. Beberapa partisipan menunjukkan motivasi intrinsik berupa ketertarikan terhadap kesehatan mental serta termotivasi mengikuti aktivitas yang memberi manfaat terhadap pekerjaan dan pengembangan diri mereka. Meski demikian, beberapa partisipan juga melaporkan kesulitan ketika menjalani intervensi, seperti kurang fokus serta kesulitan relaksasi. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi hipnosis masih perlu disempurnakan dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.

Yunissa Meganingtyas selaku penulis pertama menjelaskan bahwa makna kerja merupakan fondasi penting bagi kesejahteraan psikologis dan produktivitas karyawan.

“Ketika seseorang mampu melihat pekerjaannya sebagai sesuatu yang bermakna, ia tidak hanya menjadi lebih termotivasi, tetapi juga memiliki ketahanan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai tekanan di tempat kerja. Penelitian ini menunjukkan bahwa hipnosis berbasis guided imagery dapat menjadi salah satu pendekatan yang membantu proses tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penelitian ini merupakan studi awal sehingga diperlukan penelitian lanjutan dengan jumlah peserta yang lebih besar dan periode tindak lanjut yang lebih panjang.

“Hasil penelitian ini memberikan bukti awal mengenai potensi intervensi Hypnotic Guided Imagery untuk meningkatkan meaningful work. Ke depan, kami berharap pendekatan ini dapat diuji pada berbagai sektor pekerjaan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dalam mendukung kesehatan mental dan keterlibatan kerja karyawan, tambahnya.

Selain memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu psikologi klinis dan psikologi industri-organisasi, penelitian ini juga membuka peluang penerapan intervensi berbasis hipnosis sebagai bagian dari program peningkatan kesejahteraan karyawan (employee well-being). Dengan semakin meningkatnya perhatian terhadap kesehatan mental di tempat kerja, pendekatan yang membantu individu menemukan kembali makna dalam pekerjaannya menjadi semakin relevan bagi organisasi maupun pembuat kebijakan.

Editor: Zufar
Penata: Fauzi

Tags: Fakultas Psikologi UGM Publikasi Ilmiah SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera SDG 4: Pendidikan Berkualitas SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur SDGs

Berita Terkini

  • Gejala Re-experiencing dan Depersonalisasi Prediksi Tingkat Depresi pada PerempuanSeptember 8, 2026
  • OPSI UGM Bahas Manifestasi Gejala ADHD Pada Orang DewasaSeptember 4, 2026
  • Penelitian UGM Ungkap Keyakinan Agama dan Tujuan Hidup Penting bagi Identitas RemajaSeptember 4, 2026
  • Generasi X di Indonesia Memaknai Kebanggaan Nasional melalui Bangsa, Negara, dan AlamSeptember 3, 2026
  • Alumni Psikologi UGM Angkatan 1968 dan Martha Tilaar Group Dorong Mahasiswa Menjadi BeautypreneurSeptember 3, 2026
Universitas Gadjah Mada

Fakultas Psikologi
Universitas Gadjah Mada

Jalan Sosio Humaniora Bulaksumur
Yogyakarta 55281 Indonesia
fpsi[at]ugm.ac.id
+62 (274) 550435 (hunting)
+62 (274) 550435 ext 158
psikologiugm
psikologiugm
psikologi_ugm
Kanal Psikologi UGM

TENTANG KAMI

  • Selayang Pandang
  • Sejarah
  • Manajemen
  • Tenaga Pendidik
  • Tenaga Kependidikan

INFORMASI PUBLIK

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik
  • Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala
  • Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

FASILITAS

  • Fasilitas Pendidikan
  • Laboratorium
  • Kelompok Riset
  • Publikasi & Jurnal
  • Dukungan Non-akademik

MAHASISWA

  • Tata Perilaku Mahasiswa
  • Mitra Magang MBKM
  • Beasiswa
  • Badan Kegiatan Mahasiswa

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju