Yogyakarta, 3 Februari 2026 – Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara manusia bekerja, berinteraksi, dan menjalani kehidupan sehari-hari. Di balik berbagai kemudahan tersebut, muncul pertanyaan penting: bagaimana menjaga kesejahteraan di tengah dunia yang semakin digital? Pertanyaan inilah yang dikaji oleh peneliti Fakultas PsikologiUniversitas Gadjah Mada (UGM) melalui studi komprehensif tentang digital well-being. Hasil kajian tersebut dipublikasikan dalam jurnal internasional Wellbeing, Space and Society (Elsevier) melalui artikel berjudul “Navigating Well-being in the Digital Era: A Scoping Review of Digital Well-being.” Studi ini ditulis oleh Sovi Septania, Avin Fadilla Helmi, dan Haidar Buldan Thontowi.
Publikasi Ilmiah
Yogyakarta, 30 Januari 2026. Penelitian terbaru berjudul “Is low self-compassion characteristic of ICD-11 complex PTSD? Further investigation using cross-cultural samples” ditulis oleh Hong Wang Fung, .., Riangga Novrianto dkk. yang terbit di Journal of Psychiatric Research (193), mengkaji Keterkaitan antara self-compassion dengan gejala complex posttraumatic stress disorder (complex PTSD) sebagaimana diklasifikasikan dalam ICD-11. Complex PTSD merupakan gangguan trauma yang relatif baru diakui oleh ICD-11 dan prevalensinya lebih tinggi daripada PTSD biasa.
Yogyakarta, 26 Januari 2026 – Aktivitas belanja daring tidak hanya melibatkan keputusan ekonomi, tetapi juga proses kognitif yang kompleks. Namun identifikasi beban kognitif selama aktivitas belanja daring seringkali tidak konsisten. Maka dari itu, tim peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mengklasifikasikan tingkat beban kognitif pengguna selama berbelanja online.
Yogyakarta, 12 Januari 2026. Sebuah studi terbaru berjudul “Unveiling the characteristics of depression symptoms in Indonesia population: Lessons learned from the 5th wave of the Indonesian Family Life Survey (IFLS-5)” ditulis oleh Ramadhan D. Marvianto dkk. terbit di jurnal Acta Psychologica (262) memberikan gambaran komprehensif mengenai keragaman gejala depresi pada populasi Indonesia. Penelitian ini merespons tingginya beban depresi di Indonesia yang selama ini belum diimbangi oleh bukti empiris tingkat populasi terkait heterogenitas gejala.
Yogyakarta, 2 Oktober 2025 – Inovasi mahasiswa Fakultas Psikologi UGM yang semula tampil di ajang PIMNAS 36 dan meraih medali emas, kini menorehkan capaian baru dengan terbit di jurnal internasional bereputasi tinggi. Artikel berjudul “PsyBot: A Randomized Controlled Trial of WhatsApp-Based Psychological First Aid to Reduce Loneliness Among 18–22-Year-Old Students in Yogyakarta, Indonesia” dipublikasikan pada 31 Juli 2025 di SSM – Mental Health (Elsevier), sebuah jurnal internasional yang terindeks Scopus Q1 dengan CiteScore 4,2 (2024) dan Impact Factor 2,6.
Yogyakarta, 15 September 2025 – Studi berjudul "An Analysis of Measurement Invariance of the Patient Health Questionnaire-9 Between Indonesia, Germany, and the USA" yang ditulis oleh tim penulis yang terdiri dari: Eric Sucitra, Riangga Novrianto, Yolanda T. Pasaribu, Tania M. Lincoln, dan Edo S. Jaya, diterbitkan di jurnal Assesment.Jurnal ini terindeks Scopus (Q1) dan WoS (SSCI), dengan Impact Factor sebesar (3,4).
Yogyakarta, 25 Agustus 2025 – Tidak semua responden mengisi kuesioner dengan serius sesuai harapan peneliti. Ada responden yang jawabannya tampak acak (random) atau asal-asalan dalam mengisi kuesioner. Berbagai statistik telah tersedia untuk mendeteksi pola respon semacam ini. Responden yang terdeteksi merespon asal-asalan melalui statistik tersebut dinamakan misfit persons atau aberrant individuals’. Lantas, dari perspektif psikometrika, apa yang harus dilakukan terhadap data responden seperti ini?
Yogyakarta, 14 Agustus 2025 – Tim peneliti dari Fakultas Psikologi UGM kembali mencuri perhatian dunia akademik lewat studi bibliometrik yang memetakan tren global penelitian hipnosis berbasis EEG (elektroensefalografi). Studi ini menunjukkan bagaimana hipnosis kini semakin dapat dipahami sebagai proses neurofisiologis yang dapat diukur.
Dipublikasikan di jurnal bergengsi American Journal of Psychology, penelitian ini ditulis oleh mahasiswa Doktor Ilmu Psikologi, yaitu Martaria Rizky Rinaldi dengan tim promotor: Dr. Nida Ul Hasanat, M.Si, Prof. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med.Sc., Ph.D., serta kolaborator dari Donders Centre for Cognition, Radboud University, Nijmegen, Belanda, Prof. Gilles van Luijtelaar. Mereka melakukan analisis bibliometrik terhadap 135 publikasi internasional terindeks Scopus pada 24 Januari 2025. Data dianalisis menggunakan perangkat VOSviewer untuk mengetahui tren penelitian, penulis dan institusi yang memimpin, kontribusi negara serta analisis kata kunci terkait studi hipnosis berbasis EEG.
Yogyakarta, 6 Agustus 2025 — Artikel berjudul “The effect of rasa rumangsa (self-awareness and empathy) on the subjective burden of families caring for individuals with schizophrenia: Social support as a mediator, ditulis Sheilla Varadhila Peristianto, M. A. Subandi, dan Muhana Sofiati Utami.yang dipublikasikan pada Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, Vol. 10, No. 1. Jurnal ini terindeks Scopus (Q3) dengan SJR 2024 (0,27).
Tim peneliti mengungkap temuan penting terkait nilai budaya lokal yang berperan sebagai strategi adaptasi pada keluarga yang merawat pasien skizofrenia. Dalam studi yang diterbitkan di Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, menunjukkan bahwa rasa rumangsa (konsep budaya Jawa tentang kesadaran diri dan empati) yang disertai dengan dukungan sosial dapat membantu mengurangi beban psikologis yang dirasakan oleh keluarga yang merawat pasien skizofrenia.
Yogyakarta, 30 Juli 2025 – Martaria Rizky Rinaldi, Prof. Gilles van Luijtelaar, Dr. Nida Ul Hasanat, M.Si. & Prof. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med.Sc., Ph.D., Psikolog, berhasil mempublikasikan hasil penelitiannya berjudul ‘Clinical Hypnosis for Chronic Illnesses: A Scoping Review of Randomized Controlled Trials’ di International Journal of Clinical and Experimental, sebuah jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus (Q2) dengan SJR 2024 sebesar 0,677 dan Impact Factor (IF) 2,4.
Studi ini bertujuan untuk memetakan lanskap penelitian terkait penggunaan hipnosis klinis pada populasi dengan penyakit kronis, termasuk namun tidak terbatas pada nyeri persisten, sindrom iritasi usus besar, dan kanker. Hipnosis klinis dipandang sebagai intervensi psikologis yang potensial untuk memodifikasi persepsi nyeri, mengurangi kecemasan, dan mengelola kelelahan melalui mekanisme sugesti terstruktur dan regulasi psikofisiologis. Pemetaan ini berupaya mengidentifikasi variabel-variabel kunci, mekanisme teoretis, serta kerangka konseptual yang mendasari efektivitas hipnosis klinis pada penyakit kronis. Kajian ini diharapkan menjadi dasar konseptual dan metodologis bagi penelitian lanjutan yang secara empiris menguji efektivitas intervensi hipnosis klinis dalam meningkatkan kualitas hidup individu dengan kondisi medis jangka panjang.