•  Tentang UGM
  •  Perpustakaan
  • Informasi Publik
  • Sistem Informasi Terintegrasi
  • Simaster
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada
  • TENTANG KAMI
    • Selayang Pandang
      • Sejarah
      • Perintis
    • Manajemen
    • Tenaga Pendidik
    • Tenaga Kependidikan
    • Jaminan Mutu
  • PENDIDIKAN
    • Sarjana Psikologi
    • International Undergraduate Program
    • Program Pendidikan Profesi Psikologi
    • Magister Psikologi
    • Doktor Ilmu Psikologi
  • PENELITIAN & PENGABDIAN
    • Roadmap Penelitian dan PkM
    • Penelitian
    • Publikasi
    • Pengabdian
    • Kerja Sama
  • MAHASISWA
    • Tata Perilaku Mahasiswa
    • Lowongan Magang PKS
    • Beasiswa
    • Badan Kegiatan Mahasiswa
    • Prestasi Mahasiswa
  • FASILITAS
    • Laboratorium
    • Kelompok Riset
    • Dukungan Non-akademik
  • Beranda
  • Rilis
  • Strategi dan Evaluasi dalam Implementasi Pelatihan Pencegahan Bunuh Diri: Tinjauan Sistematis

Strategi dan Evaluasi dalam Implementasi Pelatihan Pencegahan Bunuh Diri: Tinjauan Sistematis

  • Rilis
  • 13 April 2026, 08.55
  • Oleh: Humas
  • 0

Yogyakarta, 13 April 2026 – Kehilangan orang terdekat akibat bunuh diri meninggalkan luka yang sering kali sunyi dan tak terlihat. Namun, penyintas kehilangan akibat bunuh diri (suicide loss survivors) di Indonesia masih kesulitan dalam mengakses layanan pemulihan yang dibutuhkan. Mereka tidak tahu kepada siapa harus meminta bantuan dan tidak tahu langkah-langkah apa saja yang perlu dilakukan untuk membantu diri mereka sendiri. Menjawab kebutuhan tersebut, peneliti dari Universitas Gadjah Mada bersama mitra internasional mengembangkan panduan khusus pertama di Indonesia untuk mendampingi para penyintas kehilangan akibat bunuh diri.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Mental Health & Prevention ini berjudul “Supporting Healing after Suicide Loss” dan berfokus pada pengembangan dan validasi buklet panduan yang secara khusus dikembangkan untuk para penyintas.

Panduan ini disusun melalui pendekatan berbasis partisipasi komunitas (community-based participatory approach). Studi ini melibatkan wawancara dengan 16 penyintas dan 15 penyedia dukungan duka (grief support providers) dalam penyusunan konten. Buklet tersebut kemudian dievaluasi oleh pakar dari berbagai lintas disiplin serta divalidasi oleh para penyintas.

Hasil studi menunjukkan bahwa panduan tersebut dinilai jelas, membantu, dan sangat relevan oleh para penyintas. Bahkan, sebagian besar penyintas melaporkan tingkat kepuasan dan persepsi kebermanfaatan yang tinggi serta kemungkinan besar untuk merekomendasikannya pada orang lain yang mengalami kehilangan serupa.

Selain itu, para pakar juga menilai bahwa buklet panduan ini memiliki potensi untuk digunakan sebagai alat pencegahan bunuh diri yang universal. Buklet ini dinilai dapat meningkatkan kesadaran dan menawarkan panduan praktis untuk membantu proses pemulihan dan membangun kembali koneksi sosial. Peneliti menegaskan bahwa selama ini, layanan postvention, yakni dukungan setelah kejadian bunuh diri, khususnya yang ditargetkan untuk penyintas kehilangan akibat bunuh diri, masih menjadi celah dalam sistem kesehatan mental di Indonesia. Kehadiran panduan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat layanan kesehatan mental berbasis komunitas.

Dengan meningkatnya perhatian terhadap isu kesehatan mental, terutama pascapandemi, inovasi ini menjadi kontribusi penting dalam menciptakan sistem dukungan yang lebih inklusif, empatik, dan berlandaskan budaya yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Berdasarkan kata kuncinya, artikel ini adalah luaran penelitian SDGs yang fokus pada SDG 3, 10, dan 17.

Selamat kepada Adelia Khrisna Putri, S.Psi., M.Sc, Diana Setiyawati, S.Psi., MHSc., Ph.D., Psikolog, dan kolega.

Penata: Fauzi
Editor: Zufar

Tags: fakultas psikologi ugm Publikasi Ilmiah SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera SDGs

Berita Terkini

  • Penguatan Pelopor dan Pelapor (2P): Pendampingan Kasus KDRT dari Sudut Pandang PsikologiApril 13, 2026
  • Guru Besar Fakultas Psikologi UGM Menjadi Visiting Professor di Universiti Malaysia TerengganuApril 13, 2026
  • Strategi dan Evaluasi dalam Implementasi Pelatihan Pencegahan Bunuh Diri: Tinjauan SistematisApril 13, 2026
  • OPSI | Ketika Rumah Tidak Menjadi Tempat PulangApril 10, 2026
  • Psikologi UGM Siapkan Jalur Evakuasi dan Panduan KebencanaanApril 9, 2026
Universitas Gadjah Mada

Fakultas Psikologi
Universitas Gadjah Mada

Jalan Sosio Humaniora Bulaksumur
Yogyakarta 55281 Indonesia
fpsi[at]ugm.ac.id
+62 (274) 550435 (hunting)
+62 (274) 550435 ext 158
psikologiugm
psikologiugm
psikologi_ugm
Kanal Psikologi UGM

TENTANG KAMI

  • Selayang Pandang
  • Sejarah
  • Manajemen
  • Tenaga Pendidik
  • Tenaga Kependidikan

INFORMASI PUBLIK

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik
  • Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala
  • Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

FASILITAS

  • Fasilitas Pendidikan
  • Laboratorium
  • Kelompok Riset
  • Publikasi & Jurnal
  • Dukungan Non-akademik

MAHASISWA

  • Tata Perilaku Mahasiswa
  • Mitra Magang MBKM
  • Beasiswa
  • Badan Kegiatan Mahasiswa

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju