Di balik angka 19.579, ada 19.579 cerita: seorang taruna yang terukur resiliensinya, komunitas yang didampingi dalam menjaga kesehatan mentalnya, hingga keluarga yang terbantu memahami tumbuh kembang anaknya. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, sebanyak itulah masyarakat yang tersentuh langsung oleh layanan dan kegiatan pengabdian Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Angka ini menegaskan bahwa ilmu psikologi di UGM tidak berhenti di ruang kuliah dan jurnal, ilmu itu turun ke tengah masyarakat dan menjawab persoalan yang nyata.
Capaian sebesar ini tidak lahir dari satu program tunggal, melainkan dari akumulasi kontribusi unit-unit pengabdian masyarakat yang bekerja bersama. Ada geliat kegiatan yang masif dan sumber daya yang mumpuni di baliknya. Layanan yang diberikan pun beragam dan menjangkau banyak lapisan kebutuhan, mulai dari asesmen psikologis, edukasi, hingga pendampingan komunitas, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat luas.
Melalui Unit Penelitian, Pengabdian, dan Kerja Sama Masyarakat (UPPKM), fakultas menyelenggarakan 113 kegiatan pengabdian, didukung dana yang mencapai Rp 3,7 miliar, serta melibatkan 208 dosen dan 268 mahasiswa. Sebuah sinergi nyata antara pendidik dan peserta didik dalam mewujudkan tri dharma perguruan tinggi. Kegiatan yang banyak diselenggarakan adalah psikotes (30 kegiatan), psikoedukasi (28 kegiatan), serta pelatihan dan pendampingan komunitas (25 kegiatan). Melengkapi layanan tersebut, terdapat pula 19 layanan psikologis, 4 kegiatan pembuatan alat ukur, dan 3 kegiatan pembuatan modul atau media edukasi. Keberagaman ini menunjukkan bahwa layanan fakultas menjawab kebutuhan dari berbagai kalangan, mulai dari kesehatan mental, perkembangan sepanjang rentang kehidupan, hingga penguatan komunitas.
Dua unit yang mencatatkan jangkauan tertinggi dan nyaris seimbang adalah Unit Pengembangan Alat Psikodiagnostika (UPAP) dengan 6.824 pengguna layanan dan Center for Public Mental Health (CPMH) dengan 6.813 pengguna layanan. Kontribusi besar berikutnya datang dari Center of Life-Span Development (CLSD) sebanyak 3.269 orang dan Unit Pengembangan Kualitas Manusia (UKPM) sebanyak 1.696 orang. Sementara itu, Unit Konsultasi Psikologi (UKP) menjangkau 587 orang, Laboratorium Proses Mental dan Perilaku (Lab PMP) 235 orang, dan Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) 155 orang. Beragam angka dari beragam unit ini bertemu pada satu muara: hampir dua puluh ribu masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung.
Melalui capaian ini, angka 19.579 menjadi bukti bahwa Fakultas Psikologi UGM hadir bukan hanya sebagai institusi pendidikan dan penelitian, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dalam menjawab persoalan psikologis yang nyata. Ke depan, tantangannya bukan sekadar mengulang angka, melainkan memperluas jangkauan dan mempertajam kualitas, agar semakin banyak masyarakat, di semakin banyak wilayah, bisa merasakan bahwa ilmu psikologi benar-benar bisa bermanfaat pada kehidupan mereka.
Penulis: Raden Roro Anisa Anggi Dinda
Foto: Erna dan Hanif