Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) mengadakan Pembekalan Wisuda dengan tema “Becoming with Purpose: Finding Direction at Work”, Senin (20/4) di Hall D. Kegiatan ini diikuti oleh 35 lulusan, yang berlangsung pukul 10.00-12.30 WIB. Pembekalan ini tidak hanya mempersiapkan lulusan memasuki dunia kerja yang dinamis, tetapi juga mendorong mereka memahami makna dan tujuan dalam perjalanan membangun karier.
Kegiatan ini menghadirkan Adhika Ayu Pratisthita., S.Psi., M.A., Kepala Sekolah SMP Budya Wacana Yogyakarta, yang membagikan perjalanan kariernya dari Pendidikan Biologi hingga meraih gelar Magister Psikologi di UGM.
Ia menegaskan bahwa kesuksesan karier tidak hanya diukur dari jabatan atau gaji, tetapi juga dari tujuan, pertumbuhan, dan dampak yang kita berikan sepanjang perjalanan.
“Career is not only about position, but about purpose, growth, and impact,” tegas Ayu.
Pesan tersebut mengajak untuk melihat kembali pandangan konvensional yang menilai karier hanya dari posisi atau besaran gaji. Ia mengajak lulusan untuk memahami nilai dan tujuan dalam bekerja. Ia meyakini pemahaman terhadap panggilan diri dapat membuat pekerjaan dijalani dengan sungguh-sungguh dan menjadi sumber suka cita.
“Saya tidak tahu di mana kalian semua akan bekerja, dan akan balik bekerja di mana, tapi begitu kalian menemukan bahwa bidang kalian adalah panggilan kalian, biasanya kalian tidak akan melakukannya setengah-setengah. Kalian akan ingin terus belajar, terus mengembangkan diri,” ungkap Ayu.

Ayu menekankan bahwa proses menemukan panggilan adalah hal yang membentuk karier seseorang. Proses ini tidak selalu jelas sejak awal, melainkan perjalanan yang membuka ruang belajar dan berefleksi. Bagi Ayu, ini adalah perjalanan spiritual yang membantunya menyadari bahwa dunia pendidikan adalah ruang untuk berkembang sekaligus memberikan dampak yang bermakna.
“Jangan hanya bertanya ingin jadi apa, tapi tanyakan juga dampak apa yang ingin teman-teman berikan kepada orang-orang dan masyarakat di sekitar,” tutur Ayu.
Ayu juga menyampaikan pesan kepada para lulusan untuk menemukan makna dalam pekerjaan yang akan dijalani. Ia menekankan bahwa proses menemukan tujuan dan nilai hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana. Oleh karena itu, ia mengajak lulusan untuk tetap terbuka terhadap peluang untuk terus belajar.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dan antusias, ditutup dengan sesi refleksi mengenai tujuan hidup dan arah karier lulusan. Melalui kegiatan ini, diharapkan lulusan dapat melampaui pola pikir karier konvensional dan lebih berfokus pada hal-hal esensial, yaitu dampak, pertumbuhan, dan kontribusi yang bermakna.
Penulis: Arrasya Aninggadhira
Editor: Erna Tri Nofiyana