Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan Dinas Psikologi Angkatan Laut Tentara Nasional Indonesia (Dispsial TNI) pada Selasa (28/10). Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka penandatanganan perjanjian kerja sama magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan dihadiri oleh sejumlah personel Dispsial, yaitu Kolonel Laut (KH/W) Roostini Wijayantie, M.Psi., Psikolog; Mayor Laut (KH) Johan Wisnu S., M.Psi., Psikolog; Letda Laut (KH) Juswita Sari P.S., Psi; dan Sertu Mes Iman. Turut hadir Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Fakultas Psikologi UGM, Pradytia Putri Pertiwi, S.Psi., Ph.D.; Kepala Center of Life-Span Development (CLSD), Prof. Dr. Tina Afiatin, M.Si., Psikolog; Kepala Office of Cooperation, International Affairs, and Alumni (OCIA) Anjuni Khofifah Hanifi, S.Psi., M.Sc.; dan perwakilan Career Center Pratiwi Muji Astuti, S.Psi.; serta sejumlah tenaga kependidikan Fakultas Psikologi UGM.
Dekan Fakultas Psikologi UGM, Dr. Wenty Marina Minza, S.Psi., M.A., menyambut kedatangan Dispsial dan memperkenalkan jajaran fakultas yang hadir. Dalam sambutannya, Wenty berharap kerja sama tersebut dapat membuka peluang baru bagi mahasiswa Fakultas Psikologi UGM, khususnya melalui program magang MBKM. Wenty juga menyampaikan ketertarikannya terhadap rencana Dispsial bekerja sama dengan CLSD dalam bidang pengabdian kepada masyarakat melalui program Kampung Bahari Nusantara.

“Saya berharap pada kegiatan magang di Dispsial, mahasiswa dapat belajar dan mendapatkan wawasan tentang kesiapan dalam dunia kerja. Kemudian, menurut saya menarik saat (Dispsial) ingin kerja sama dengan CLSD untuk program pemberdayaan komunitas,” ucap Wenty.
Kepala Subdinas Pengkajian dan Pengembangan Psikologi, Dispsial, Roostini, menyampaikan bahwa kerja sama dengan Fakultas Psikologi UGM diharapkan dapat memberikan pengalaman praktis mengenai dunia kerja, khususnya bagi mahasiswa yang akan melaksanakan magang.
“(Dalam kegiatan magang di Dispsial) Pengalaman yang didapatkan oleh para mahasiswa di bagian kuliah, secara teori kita coba terapkan di lapangan. Kita memperlihatkan kepada para mahasiswa gambaran (praktik di dunia pekerjaan) seperti apa,” ujar Roostini.
Setelah penandatanganan kerja sama, Roostini memaparkan dokumentasi kegiatan MBKM yang telah diikuti mahasiswa dari berbagai universitas di markas Dispsial. Ia menjelaskan bahwa kegiatan magang tersebut berfokus pada pembelajaran penerapan ilmu psikologi, khususnya terkait administrasi tes dan asesmen. Sebelum melakukan magang, Dispsial juga membekali mahasiswa melalui pengenalan sejarah TNI Angkatan Laut dan pengetahuan militer.
“Kami berikan mereka (mahasiswa magang) wawasan terlebih dahulu agar mereka paham betul seperti apa sih kondisi psikologis yang dibutuhkan atau yang kita butuhkan untuk masuk menjadi TNI Pusat Angkatan Laut. Kami juga memperkenalkan tes-tes psikologi yang perlu dikuasai dengan mengajak mahasiswa magang terlibat ke dalam proses seleksi prajurit,” lanjut Roostini.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi antara Career Center Fakultas Psikologi UGM dan Dispsial mengenai pelaksanaan magang MBKM. Diskusi membahas berbagai hal, mulai dari persiapan sebelum magang, hingga aktivitas yang akan dilakukan oleh mahasiswa selama mengikuti program tersebut. Pada kesempatan yang sama, Dispsial juga memaparkan program Kampung Bahari Nusantara secara lebih rinci serta membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk melakukan penelitian dengan bimbingan penuh dari lembaga.
Penulis: Kayla Anindya Sashikirana
Editor: Erna Tri Nofiyana