Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi melepas 90 wisudawan dalam prosesi Pelepasan Wisudawan/Wisudawati Program Studi Sarjana Psikologi Periode III Tahun Akademik 2025/2026, Rabu (20/5) di Hall D Fakultas Psikologi UGM.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 86 wisudawan merupakan lulusan periode III yang terdiri atas 74 mahasiswa Program Reguler dan 12 mahasiswa International Undergraduate Program (IUP), sementara empat lainnya merupakan wisudawan dari periode sebelumnya. Capaian akademik pada periode ini terbilang sangat tinggi, di mana sebanyak 77 wisudawan atau hampir 90 persen dari lulusan periode III berhasil meraih predikat Pujian.

Secara rinci, 66 dari 74 lulusan Program Reguler meraih predikat Pujian dengan rata-rata IPK 3,73 dan rata-rata masa studi 3 tahun 8 bulan. Sementara itu, 11 dari 12 lulusan IUP juga berhasil meraih predikat Pujian dengan rata-rata IPK 3,67. Hingga periode ini, Fakultas Psikologi UGM telah meluluskan total 7.085 sarjana psikologi yang terdiri atas 6.860 lulusan Program Reguler dan 225 lulusan IUP.
Prosesi pelepasan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Gadjah Mada, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan transkrip akademik kepada para wisudawan. Penyerahan transkrip untuk mahasiswa IUP dilakukan oleh Ketua Pengelolaan IUP, Fuad Hamsyah, S.Psi., M.Sc., Ph.D., sedangkan untuk Program Reguler dilakukan oleh Ketua Program Studi Sarjana Psikologi, Dr. Ridwan Saptoto, S.Psi., M.A., Psikolog.
Pada kesempatan tersebut, Seravin Afra Secunda, S.Psi., menjadi wisudawan dengan capaian IPK tertinggi, yaitu 3,95, sekaligus mewakili Fakultas Psikologi UGM pada prosesi wisuda tingkat universitas. Pengalungan syal alumni secara simbolis diberikan kepada Fathurrahman Pebriansyah.

Prosesi ini juga menjadi ruang apresiasi atas karya akademik mahasiswa. Penghargaan naskah skripsi terbaik Program Reguler diberikan kepada Shafa Salsabilla, S.Psi., melalui penelitian berjudul “Pengaruh intrinsic dan extraneous cognitive load terhadap atensi visual dan arousal dalam pengambilan keputusan pengguna aplikasi kencan” di bawah bimbingan Satriyo Priyo Adi, S.Psi., M.Sc. Sementara itu, penghargaan kategori IUP diraih oleh Kania Syaharani, S.Psi., melalui penelitian berjudul “The role of celebrity worship on body dissatisfaction mediated by social comparison among emerging adult K-Pop fans in Indonesia”, di bawah bimbingan Dr. Tri Hayuning Tyas, S.Psi., M.A., Psikolog.

Sambutan wakil wisudawan disampaikan oleh Alisa Kamilah, S.Psi. Ia mengajak rekan-rekannya memaknai wisuda bukan sebagai akhir perjalanan, melainkan awal untuk melangkah lebih jauh dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Prosesi pelepasan wisudawan dan wisudawati ini menjadi layaknya ketapel yang mengarahkan kita ke tujuan yang lebih besar dari diri kita sendiri, baik itu komunitas, masyarakat, maupun misi besar lainnya yang melampaui kebutuhan kita pribadi,” ujarnya.
Sementara itu, wakil orang tua wisudawan, Rinawaty Tias Utami, S.E., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Fakultas Psikologi UGM atas pendampingan yang diberikan selama proses pendidikan mahasiswa.
“Keberhasilan sejati bukan hanya diukur dari jabatan dan materi, tetapi dari seberapa besar manfaat yang kalian berikan kepada sesama,” tuturnya.
Perwakilan Keluarga Alumni Psikologi Gadjah Mada (KAPSIGAMA), Ratna Yunita Setiyani Subardjo, Ph.D., Psikolog, turut menyambut para lulusan baru sebagai bagian dari keluarga alumni Fakultas Psikologi UGM. Ia mengingatkan bahwa kehadiran seorang psikolog di tengah masyarakat sering kali dimulai dari kemampuan untuk mendengarkan dan hadir bagi orang lain.
“Yang akan kita bawa ke masyarakat bukan hanya teorinya Maslow, bukan hanya teorinya Freud. Cukup bilang pada mereka, ‘Aku ada di sini, jadi kalian tidak sendiri,’” pesannya.
Dekan Fakultas Psikologi UGM, Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D., dalam sambutannya menjelaskan bahwa tingginya jumlah lulusan dengan predikat Pujian berkaitan dengan pendekatan penilaian yang menekankan ketercapaian kompetensi mahasiswa berdasarkan rubrik pembelajaran yang telah ditetapkan.
“Nilai mestinya mencerminkan penguasaan berdasarkan rubrik yang ditetapkan, bukan posisi relatif terhadap teman satu kelas,” tegas Rahmat.
Ia juga menyampaikan bahwa lulusan Fakultas Psikologi UGM memiliki posisi yang kuat secara kompetensi di tingkat nasional. Dalam ujian kompetensi profesi yang diselenggarakan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), Fakultas Psikologi UGM secara konsisten berada pada peringkat atas secara nasional.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama wisudawan dan dosen.
Penulis: Erna Tri Nofiyana
Editor: Sussanti