Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi memulai pembangunan Gedung C melalui prosesi peletakan batu pertama yang diselenggarakan pada Selasa (14/7). Gedung tujuh lantai dengan satu semi-basement tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 12.335 meter persegi oleh PT Tigamas Mitra Selaras dan ditargetkan rampung pada 28 Juni 2027.
SDG 4: Pendidikan Berkualitas
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar Temu Mitra Kerja Sama 2026 pada Jumat (10/7) di Ruang A-203 Fakultas Psikologi UGM. Forum yang dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) ini dihadiri 35 perwakilan mitra, terdiri atas 18 peserta luring dan 17 peserta daring, dari kementerian dan lembaga pemerintah, TNI, Polri, BUMN, dunia industri, media, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, hingga alumni.
Institusi pendidikan perlu mengubah pola pemberitaannya dari sekadar melaporkan pelaksanaan kegiatan menjadi pemberitaan yang mengangkat kepakaran, gagasan baru, dan persoalan yang relevan bagi masyarakat. Pendekatan tersebut dinilai dapat membuat berita institusi lebih menarik sekaligus berpeluang menjadi rujukan media arus utama.
Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) terus memperkuat mutu pendidikan profesi melalui evaluasi dan penyempurnaan Layanan Psikologi Profesi Psikolog Umum (LPPPU). Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Evaluasi dan Pengembangan LPPPU yang diselenggarakan pada Kamis (9/7) di MM UGM Hotel, Yogyakarta.
Menjelang Ujian Kompetensi Profesi Psikolog Umum (UKPPU), mahasiswa Program Profesi Psikologi perlu memahami bahwa keberhasilan ujian tidak hanya ditentukan oleh penguasaan teori, tetapi juga kemampuan menunjukkan kompetensi melalui laporan kasus yang utuh serta kepatuhan terhadap kode etik profesi. Pemahaman tersebut menjadi fokus dalam kegiatan Pemantapan Kompetensi Psikolog dan Esensi Ujian Kompetensi yang diselenggarakan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Rabu (8/7), di Ruang D-304 Fakultas Psikologi UGM.
Gempa bumi, tanah longsor, banjir, hingga erupsi gunung api adalah kenyataan yang harus dihadapi masyarakat di berbagai daerah Indonesia, termasuk Yogyakarta.
Topik ini diangkat dalam episode terbaru Obrolan Psikologi (OPSI), program talkshow psikologi hasil kerja sama Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama TVRI Yogyakarta, pada Selasa (7/7). Dipandu oleh Hendry Saputra, episode kesembilan ini menghadirkan seorang alumnus Program Doktor Psikologi UGM, Dr. Nevi Kurnia Arianti, S.Psi., M.Si., yang membahas pentingnya menggabungkan kearifan lokal dengan teknologi modern dalam mitigasi bencana.
Yogyakarta, 7 Juli 2026 – Tim peneliti Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mengembangkan dan memvalidasi sebuah paradigma baru untuk mengukur working memory control atau kontrol memori kerja. Temuan tersebut dipublikasikan dalam jurnal internasional Cognitive Processing, yang memberikan pendekatan yang lebih komprehensif dalam memahami kemampuan kognitif manusia yang berperan penting dalam proses belajar, pengambilan keputusan, dan penyelesaian masalah.
Membangun kompetensi psikolog tidak dimulai saat mahasiswa menjalani praktik profesional, melainkan sejak hari pertama memasuki pendidikan profesi. Atas dasar itu, Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Orientasi Akademik Mahasiswa Baru (OAMABA) Angkatan V sebagai pembekalan awal bagi 40 mahasiswa baru Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 sebelum memulai pendidikan profesi.
Unit Pengembangan Alat Psikodiagnostika (UPAP) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menghadirkan layanan Tes Potensi Akademik Pascasarjana (PAPS) yang dapat diakses oleh berbagai kalangan. Pada pelaksanaan tes Kamis (25/6) di Ruang A-101, dua peserta tuli mengikuti rangkaian PAPS dengan pendampingan dari Unit Layanan Disabilitas (ULD) UGM serta penyesuaian layanan yang disiapkan tim UPAP.
Yogyakarta, 29 Juni 2026 – Media sosial semakin banyak dimanfaatkan sebagai sumber data untuk memahami kondisi kesehatan mental masyarakat. Namun, banyak model Kecerdasan Artifisial (KA) berbasis Natural Language Processing (NLP) masih menghadapi tantangan berupa ketidakseimbangan data (class imbalance), tumpang tindih makna bahasa (semantic overlap), gangguan label (noisy labels), serta sulit menjelaskan alasan di balik hasil prediksinya (black box). Menjawab tantangan tersebut, tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan pendekatan baru berbasis MentalBERT dengan contrastive learning yang mampu meningkatkan akurasi sekaligus transparansi dalam klasifikasi gangguan mental dari unggahan media sosial.