Yogyakarta, 12 September 2025 – Angkringan #25 yang diadakan oleh CICP kali ini mengangkat topik “Social and Clinical Discourse in Social Media: Komunitas Virtual dalam Memaknai NSSI di TikTok.” Diskusi kali ini menghadirkan Dea Siti Hafsha sebagai Tamu Super, dengan Azza Fahira Soebroto sebagai Among Tamu yang memandu jalannya acara.
SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Yogyakarta, 15 September 2025 – Studi berjudul "An Analysis of Measurement Invariance of the Patient Health Questionnaire-9 Between Indonesia, Germany, and the USA" yang ditulis oleh tim penulis yang terdiri dari: Eric Sucitra, Riangga Novrianto, Yolanda T. Pasaribu, Tania M. Lincoln, dan Edo S. Jaya, diterbitkan di jurnal Assesment.Jurnal ini terindeks Scopus (Q1) dan WoS (SSCI), dengan Impact Factor sebesar (3,4).
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada melalui Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) menyelenggarakan Internal Workshop: Youth Studies, Livelihood, Relational Wellbeing, and Scoping Review pada 10–12 September 2025 di ARTOTEL Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program U’Good Grant: Vulnerable Youth – Navigating Meaningful Livelihood in Indonesia, sebuah inisiatif riset internasional yang bertujuan menggali relasi sosial, dukungan komunitas, dan peran institusi dalam mendukung pemuda rentan mencapai penghidupan yang bermakna. Program UGood Grant didukung oleh National Research Foundation (Afrika Selatan), Fondation Botnar (Swiss), dan Human Sciences Research Council (Afrika Selatan).
Kabar membanggakan datang dari Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM). Buku Tazkiya Therapy in Islamic Psychoteraphy karya Dr. Bagus Riyono, M.A., Psikolog, yang diterbitkan oleh penerbit internasional Routledge, kini resmi hadir dalam Bahasa Rusia. Karya yang lahir dari pemikiran seorang akademisi Indonesia ini menjadi bukti bahwa gagasan lokal dapat diapresiasi hingga ke panggung global.
Fakultas Psikologi UGM dan TVRI Yogyakarta kembali menghadirkan OPSI: Obrolan Psikologi dengan episode kesebelas yang tayang pada Selasa, 02 September 2025, pukul 15.00 – 16.00 WIB. Episode ini mengangkat tema “Potret dan Dinamika Keluarga Masa Kini”. Episode ini membahas fenomena ketakutan generasi muda terhadap pernikahan dari sisi psikologis, dengan menyoroti bagaimana informasi negatif kerap membentuk persepsi bahwa menikah adalah hal yang menakutkan.
Fakultas Psikologi UGM dan TVRI Yogyakarta kembali menghadirkan OPSI: Obrolan Psikologi dengan episode kesepuluh yang tayang pada Selasa, 19 Agustus 2025, pukul 15.00 – 16.00 WIB. Episode ini mengangkat tema “Game Over: Psikologi di Balik Video Game”. Salah satu tujuan episode ini adalah untuk mengulik secara mendalam aspek psikologis dari video game, kapan game dapat memberikan manfaat dan kapan dapat menjadi boomerang yang membahayakan.
Sheilla Varadhila Peristianto, M.Psi., Psikolog., sukses gelar doktor pada ujian terbuka Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Universitas Gadjah Mada, Selasa (19/08). Penelitian yang berjudul “Konsep Rasa Rumangsa dan Kaitannya dengan Beban Subjektif Keluarga yang Merawat Individu dengan Skizofrenia” mengantarkan Sheila menjadi doktor ke-6672 yang lulus dari UGM.
Dr. Bagus Riyono, M.A., Psikolog, dosen Fakultas Psikologi UGM, kembali mendapat undangan mengisi kelas internasional. Setelah bukunya Tazkiya Therapy in Islamic Psychotherapy diterbitkan Routledge, karya tersebut menjadi materi diskusi di kelas Islamic Spirituality di Respect Graduate School, Pennsylvania, Amerika Serikat.
Undangan tersebut datang dari Prof. Suleyman Eris, akademisi keturunan Turki yang mengajar di sana. Mahasiswa magister di kelas Prof. Eris ditugaskan untuk membaca dan mendiskusikan buku Tazkiya Therapy. Karena terkesan dengan isi buku tersebut, Prof. Eris kemudian mengundang Dr. Bagus untuk hadir langsung sebagai dosen tamu pada 15 Agustus, Jumat, pukul 09.00–10.30 waktu setempat.
Yogyakarta, 14 Agustus 2025 – Tim peneliti dari Fakultas Psikologi UGM kembali mencuri perhatian dunia akademik lewat studi bibliometrik yang memetakan tren global penelitian hipnosis berbasis EEG (elektroensefalografi). Studi ini menunjukkan bagaimana hipnosis kini semakin dapat dipahami sebagai proses neurofisiologis yang dapat diukur.
Dipublikasikan di jurnal bergengsi American Journal of Psychology, penelitian ini ditulis oleh mahasiswa Doktor Ilmu Psikologi, yaitu Martaria Rizky Rinaldi dengan tim promotor: Dr. Nida Ul Hasanat, M.Si, Prof. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med.Sc., Ph.D., serta kolaborator dari Donders Centre for Cognition, Radboud University, Nijmegen, Belanda, Prof. Gilles van Luijtelaar. Mereka melakukan analisis bibliometrik terhadap 135 publikasi internasional terindeks Scopus pada 24 Januari 2025. Data dianalisis menggunakan perangkat VOSviewer untuk mengetahui tren penelitian, penulis dan institusi yang memimpin, kontribusi negara serta analisis kata kunci terkait studi hipnosis berbasis EEG.
Yogyakarta, 6 Agustus 2025 — Artikel berjudul “The effect of rasa rumangsa (self-awareness and empathy) on the subjective burden of families caring for individuals with schizophrenia: Social support as a mediator, ditulis Sheilla Varadhila Peristianto, M. A. Subandi, dan Muhana Sofiati Utami.yang dipublikasikan pada Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, Vol. 10, No. 1. Jurnal ini terindeks Scopus (Q3) dengan SJR 2024 (0,27).
Tim peneliti mengungkap temuan penting terkait nilai budaya lokal yang berperan sebagai strategi adaptasi pada keluarga yang merawat pasien skizofrenia. Dalam studi yang diterbitkan di Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, menunjukkan bahwa rasa rumangsa (konsep budaya Jawa tentang kesadaran diri dan empati) yang disertai dengan dukungan sosial dapat membantu mengurangi beban psikologis yang dirasakan oleh keluarga yang merawat pasien skizofrenia.