Pos oleh :

Humas

Maria Gracia Amara Pawitra, S.Psi., M.Psi., Psikolog

Maria Gracia Amara Pawitra, S.Psi., M.Psi., Psikolog, adalah seorang profesional di bidang psikologi klinis dan forensik dengan latar belakang pendidikan dari Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Fokus keilmuannya mencakup psikologi forensik, keadilan restoratif, pidana mati, serta reintegrasi mantan warga binaan pemasyarakatan ke dalam masyarakat.

Di ranah profesional, Gracia terlibat aktif sebagai psikolog klinis-forensik di sejumlah lembaga, seperti Asosiasi Psikologi Forensik, Polda Metro Jaya, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, dan Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan Denpasar. Ia juga mengabdikan diri di bidang pendidikan sebagai dosen tidak tetap dan dosen tamu, serta menggagas Forensic Psychology Educational Platform Indonesia (@forenpsy.id) sebagai media edukasi psikologi forensik untuk publik. Perpaduan antara praktik klinis, kegiatan akademik, dan peran sebagai komunikator sains membentuk komitmennya untuk mengembangkan psikologi forensik yang berlandaskan riset, menjunjung etika profesi, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Muhammad Zaki Afif Zainurrahman, S.Psi., M.Psi., Psikolog

Muhammad Zaki Afif Zainurrahman, S.Psi., M.Psi., Psikolog, merupakan seorang psikolog profesional lulusan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Psikologi pada tahun 2021 dan melanjutkan pendidikan Magister Psikologi Profesi dengan peminatan Klinis hingga lulus pada tahun 2025. Minat akademik dan profesionalnya berfokus pada psikologi klinis, psikologi kesehatan, serta konseling psikologi yang mengintegrasikan nilai spiritual.

Martaria Rizky Rinaldi Kembangkan HypnoDiaCare untuk Penyandang Diabetes Tipe 2

Martaria Rizky Rinaldi, S.Psi., M.Psi., Psikolog, berhasil meraih gelar Doktor usai melaksanakan Ujian Terbuka Program Doktor Ilmu Psikologi pada Rabu (14/1), bertempat di ruang A203 Fakultas Psikologi UGM. Ia berhasil lulus menjadi Doktor ke-7093 UGM dengan disertasi berjudul “HypnoDiaCare untuk Individu dengan Diabetes Mellitus Tipe 2: dari Pemetaan Bukti dan Pengembangan Intervensi Hingga Uji Terkontrol Acak dan Evaluasi Psikofisiologis”. 

Raih Gelar Doktor, Nevi Kurnia Arianti Teliti Dukungan Psikososial Relawan Bencana

Nevi Kurnia Arianti, S.Psi., M.Si., resmi meraih gelar Doktor dari Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada setelah berhasil melaksanakan Ujian Terbuka Program Doktor Ilmu Psikologi pada Selasa (13/1), bertempat di Ruang A203 Fakultas Psikologi UGM. Dalam ujian tersebut, ia berhasil lulus sebagai doktor ke-7092 UGM setelah mempertahankan disertasi berjudul mempertahankan disertasi berjudul “Profil dan Strategi Dukungan Psikososial Berbasis Komunitas pada Relawan Daerah Rawan Bermacam Tipe Bencana di Yogyakarta.”

Mengungkap Pola Gejala Depresi pada Populasi Indonesia Berbasis IFLS-5

Yogyakarta, 12 Januari 2026. Sebuah studi terbaru berjudul “Unveiling the characteristics of depression symptoms in Indonesia population: Lessons learned from the 5th wave of the Indonesian Family Life Survey (IFLS-5)” ditulis oleh Ramadhan D. Marvianto dkk.  terbit di jurnal Acta Psychologica (262) memberikan gambaran komprehensif mengenai keragaman gejala depresi pada populasi Indonesia. Penelitian ini merespons tingginya beban depresi di Indonesia yang selama ini belum diimbangi oleh bukti empiris tingkat populasi terkait heterogenitas gejala.

Sinergi Tanpa Batas: CPMH UGM dan Mitra Lokal Salurkan Ratusan Bantuan Kemanusiaan bagi Penyintas Banjir Aceh

Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada melalui Center for Public Mental Health (CPMH) melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Aceh. Setelah melalui proses pengiriman dan koordinasi dengan mitra lokal, bantuan berupa dignity kits dan kebutuhan pendukung lainnya telah diterima dan disalurkan langsung kepada warga di sejumlah lokasi terdampak di Aceh Utara.

Kado Istimewa Ulang Tahun ke-61 Fakultas Psikologi UGM: Kontribusi Ilmiah untuk Kesehatan Mental, Ketangguhan, dan Konteks Indonesia

Memperingati Dies Natalis ke-61 pada 8 Januari 2026, Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada mengusung tema “Psikologi Bersinergi Menuju Bangsa yang Tangguh dan Sejahtera”. Semangat ini bukan sekadar semboyan, melainkan refleksi nyata dalam rangkaian publikasi ilmiah internasional bereputasi yang dihasilkan oleh sivitas akademika Fakultas Psikologi UGM sepanjang satu tahun terakhir. Kami merangkum publikasi-publikasi yang menjadi “kado istimewa” memotret kontribusi Fakultas Psikologi UGM dalam tiga pilar utama: kesehatan mental global, kearifan lokal Indonesia, dan ketangguhan bencana.

Dr. Anke Karl

Dr. Anke Karl adalah pimpinan strategis Clinical Psychology Research Group and the Mood Disorders Centre, serta menjabat sebagai Direktur Laboratorium Biobehavioral MDC. Penelitiannya mengkaji bagaimana proses biologis dan perilaku membentuk gangguan stres pascatrauma (PTSD) dan pemulihan dari trauma psikologis. Ia juga berupaya menerapkan pengetahuan biopsikologis untuk meningkatkan terapi bagi penderita PTSD dan depresi.

Anke menempuh pendidikan psikologi klinis dan neurosains perilaku di Universitas Humboldt Berlin, di mana ia menerima Penghargaan Ilmuwan Muda pada tahun 2001. Kemudian ia menyelesaikan penelitian pascadoktoral di Center for Stress and Anxiety Disorders, Universitas Albany, sebelum memegang posisi akademis di Jerman dan Inggris sebelum bergabung dengan Universitas Exeter.

Karyanya telah dipublikasikan di jurnal-jurnal terkemuka dan didukung oleh lembaga pendanaan penelitian utama. Ia juga menyelesaikan pelatihan lanjutan dalam terapi perilaku kognitif, merupakan Psikoterapis Psikologis berlisensi, dan berpraktik sebagai terapis rekanan di Klinik AccEPT.

CPMH UGM Hadirkan Dukungan Psikososial Komprehensif bagi Penyintas Banjir di Aceh

Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada melalui Center for Public Mental Health (CPMH) melaksanakan rangkaian program dukungan psikososial bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Aceh. Program yang didukung oleh Pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana Wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak pemulihan kesehatan mental penyintas sekaligus memperkuat sistem dukungan psikososial jangka panjang di tingkat komunitas dan pemerintah daerah.