Fakultas Psikologi UGM memulai penelitian yang menguji bagaimana nilai-nilai organisasi diterjemahkan menjadi strategi yang efektif untuk mendorong kinerja perusahaan. Studi ini berangkat dari temuan bahwa banyak organisasi gagal bukan hanya karena tekanan pasar, melainkan karena nilai bersama tidak dioperasionalkan secara konsisten dalam pengambilan keputusan. Nilai bersama” yang dimaksud adalah nilai-nilai inti yang disepakati dan dianut oleh seluruh organisasi, mulai dari pimpinan sampai karyawan, sebagai pedoman berpikir dan bertindak. Contohnya: integritas, profesionalisme, inovasi, pelayanan, atau kerja sama. Dipimpin oleh Dr. Bagus Riyono, M.A., Psikolog, tim peneliti akan mengkaji bukti empiris bahwa nilai harus hadir dalam strategi agar berdampak nyata pada kinerja.
SDGs
Tim peneliti Fakultas Psikologi UGM akan menelaah bagaimana latihan menghafal Al-Qur’an yang intensif membentuk memori verbal dan meninggalkan jejak pada struktur serta konektivitas otak. Berangkat dari praktik pendidikan pesantren yang terstruktur (menggabungkan talaqqi, muraja’ah, dan pengulangan konsisten), studi ini memposisikan hafiz sebagai model belajar yang menuntut ketekunan tinggi dan pengolahan informasi berulang. Di ranah neurosains, pengalaman belajar intensif diketahui dapat memicu neuroplastisitas, yaitu kemampuan otak beradaptasi secara fungsional dan struktural. Namun, bukti spesifik tentang bagaimana adaptasi ini tampak pada hafiz masih terbatas. Penelitian ini hadir untuk memetakan bagian-bagian otak yang terkait memori verbal, terutama hippocampus dan nucleus caudate, serta integritas jalur materi putih seperti inferior fronto-occipital fasciculus (IFOF) dan uncinate fasciculus (UF), sekaligus menguji performa memori verbal secara perilaku. Selain itu, penelitian ini merupakan riset psikologi pemetaan otak hafiz pertama di Indonesia yang menggunakan pencitraan otak struktural.
Tim peneliti Fakultas Psikologi UGM akan meneliti kondisi job flourishing, gambaran kesehatan mental positif di tempat kerja, pada dosen di Indonesia. Riset ini merespons meningkatnya perhatian global terhadap kesehatan mental pekerja. Data WHO menunjukkan tingginya beban depresi, kecemasan, dan stres harian yang berdampak pada produktivitas. Dalam konteks Indonesia, indikator gangguan mental pada populasi bekerja juga memerlukan pemetaan yang lebih presisi di level organisasi. Penelitian menitikberatkan pada bagaimana kesejahteraan emosional, psikologis, dan sosial di tempat kerja berhubungan dengan keterlibatan kerja, kinerja, burnout, kecemasan, dan depresi, sekaligus menawarkan potret berbasis bukti untuk perencanaan intervensi di lingkungan kampus.
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi DIY (BNNP DIY) menyelenggarakan Workshop Zero Ketergantungan pada Kamis (23/10) di Selasar Gedung D. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Sustainability Campus Action (SCA) UGM yang diselenggarakan oleh Fakultas Psikologi.
Fakultas Psikologi UGM dan TVRI Yogyakarta kembali menghadirkan OPSI: Obrolan Psikologi dengan episode keempat belas yang tayang pada Selasa, 21 Oktober 2025, pukul 15.00 - 16.00 WIB. Episode ini mengangkat tema “Seiring Langkah, Membangun Resiliensi di Dunia Kerja” yang membahas tentang cara untuk tetap resilien di dunia kerja yang penuh dengan tuntutan dan tekanan.
Pradytia Putri Pertiwi, S.Psi., Ph.D Dosen Fakultas Psikologi UGM, diundang oleh Global Disaster Preparedness Center (GDPC), American Red Cross untuk memaparkan hasil riset mengenai inklusivitas dan keterlaksanaan (actionability) Sistem Peringatan Dini (Early Warning System/EWS) Gunung Api bagi penyandang disabilitas di Indonesia. Riset ini telah dipublikasikan pada platform GDPC American Red Cross dengan judul “Inclusivity and actionability of volcanic hazard Early Warning System in Indonesia: Perspectives of persons with disabilities”.
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) berkomitmen kuat menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui berbagai penelitian dan pengabdian di tahun 2025. Para dosen akan meneliti isu-isu krusial yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, memastikan ilmu psikologi dapat dirasakan manfaatnya secara langsung. Tahun ini, Psikologi UGM mendukung 13 kegiatan penelitian dengan total dana sebesar Rp 466,35 juta serta 5 kegiatan pengabdian masyarakat dengan total dana Rp125 juta. Berbagai kegiatan ini dilakukan dengan tema beragam, tidak hanya penting secara akademik, tetapi juga nyata manfaatnya dalam keseharian masyarakat.
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada melalui Center for Public Mental Health (CPMH) menyelenggarakan Workshop on Cognitive Behavioral Therapy bertajuk “The Power of CBT: The Most Evidence-Based Therapy” pada 13 Oktober 2025 di Gedung A-203 Fakultas Psikologi UGM. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring dan luring ini diikuti oleh mahasiswa psikologi dan kesehatan, praktisi kesehatan mental, serta konselor.
Fakultas Psikologi UGM dan TVRI Yogyakarta kembali menghadirkan OPSI: Obrolan Psikologi dengan episode ketigabelas yang tayang pada Selasa, 07 Oktober 2025, pukul 15.00 - 16.00 WIB. Episode ini mengangkat tema “Mind-Body Healing: Sehat Soko Njero”. Episode ini membahas tentang keterkaitan antara pikiran dan tubuh dalam proses penyembuhan, serta bagaimana keseimbangan mental dapat berpengaruh langsung terhadap kesehatan fisik.
Career Center Fakultas Psikologi UGM menggelar webinar “Learning Effectively and Growing as a College Student” pada Jumat (3/10), secara bauran. Kegiatan yang diikuti mahasiswa S1 semester satu dan tiga ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, yakni Nadia Puti Dianesti, S.Psi. (Alumni dan Mahasiswa Berprestasi Fakultas Psikologi dan Universitas UGM 2024) serta Alya Nur Faiza (Mahasiswa Berprestasi Fakultas Psikologi UGM 2025).