Arsip:

SDGs

Temu Mitra Kerja Sama 2026, Fakultas Psikologi UGM Susun Arah Pengembangan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar Temu Mitra Kerja Sama 2026 pada Jumat (10/7) di Ruang A-203 Fakultas Psikologi UGM. Forum yang dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) ini dihadiri 35 perwakilan mitra, terdiri atas 18 peserta luring dan 17 peserta daring, dari kementerian dan lembaga pemerintah, TNI, Polri, BUMN, dunia industri, media, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, hingga alumni.

Humas UGM Dorong Pemberitaan Institusi Berbasis Kepakaran dan Isu Publik

Institusi pendidikan perlu mengubah pola pemberitaannya dari sekadar melaporkan pelaksanaan kegiatan menjadi pemberitaan yang mengangkat kepakaran, gagasan baru, dan persoalan yang relevan bagi masyarakat. Pendekatan tersebut dinilai dapat membuat berita institusi lebih menarik sekaligus berpeluang menjadi rujukan media arus utama.

Fakultas Psikologi UGM Bekali Mahasiswa Memahami Esensi Ujian Kompetensi Psikolog

Menjelang Ujian Kompetensi Profesi Psikolog Umum (UKPPU), mahasiswa Program Profesi Psikologi perlu memahami bahwa keberhasilan ujian tidak hanya ditentukan oleh penguasaan teori, tetapi juga kemampuan menunjukkan kompetensi melalui laporan kasus yang utuh serta kepatuhan terhadap kode etik profesi. Pemahaman tersebut menjadi fokus dalam kegiatan Pemantapan Kompetensi Psikolog dan Esensi Ujian Kompetensi yang diselenggarakan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Rabu (8/7), di Ruang D-304 Fakultas Psikologi UGM.

OPSI UGM Bahas Sinergi Kearifan Lokal dan Teknologi dalam Mitigasi Bencana

Gempa bumi, tanah longsor, banjir, hingga erupsi gunung api adalah kenyataan yang harus dihadapi masyarakat di berbagai daerah Indonesia, termasuk Yogyakarta.

Topik ini diangkat dalam episode terbaru Obrolan Psikologi (OPSI), program talkshow psikologi hasil kerja sama Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama TVRI Yogyakarta, pada Selasa (7/7). Dipandu oleh Hendry Saputra, episode kesembilan ini menghadirkan seorang alumnus Program Doktor Psikologi UGM, Dr. Nevi Kurnia Arianti, S.Psi., M.Si., yang membahas pentingnya menggabungkan kearifan lokal dengan teknologi modern dalam mitigasi bencana.

Tidak Hanya Emosi, Karakteristik Visual Gambar Juga Menentukan Apa yang Kita Ingat

Yogyakarta, 7 Juli 2026 – Tim peneliti Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mengembangkan dan memvalidasi sebuah paradigma baru untuk mengukur working memory control atau kontrol memori kerja. Temuan tersebut dipublikasikan dalam jurnal internasional Cognitive Processing, yang memberikan pendekatan yang lebih komprehensif dalam memahami kemampuan kognitif manusia yang berperan penting dalam proses belajar, pengambilan keputusan, dan penyelesaian masalah.

Fakultas Psikologi UGM Bekali Mahasiswa Baru Profesi Bangun Identitas Profesional Sejak Awal Studi

Membangun kompetensi psikolog tidak dimulai saat mahasiswa menjalani praktik profesional, melainkan sejak hari pertama memasuki pendidikan profesi. Atas dasar itu, Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Orientasi Akademik Mahasiswa Baru (OAMABA) Angkatan V sebagai pembekalan awal bagi 40 mahasiswa baru Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 sebelum memulai pendidikan profesi.

Konsisten Hadirkan Layanan Inklusif, UPAP Fakultas Psikologi UGM Dampingi Peserta Tuli dalam Tes PAPS

Unit Pengembangan Alat Psikodiagnostika (UPAP) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menghadirkan layanan Tes Potensi Akademik Pascasarjana (PAPS) yang dapat diakses oleh berbagai kalangan. Pada pelaksanaan tes Kamis (25/6) di Ruang A-101, dua peserta tuli mengikuti rangkaian PAPS dengan pendampingan dari Unit Layanan Disabilitas (ULD) UGM serta penyesuaian layanan yang disiapkan tim UPAP.

Resiliensi Relawan Bencana Pesisir Dibentuk oleh Dukungan Sosial, Nilai Budaya, dan Spiritualitas, Temuan Peneliti UGM

Yogyakarta, 30 Juni 2026 – Resiliensi relawan kebencanaan tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga dipengaruhi oleh dukungan sosial, nilai budaya, dan spiritualitas yang berkembang di lingkungan relawan. Temuan tersebut disampaikan oleh tim peneliti Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui studi yang dipublikasikan dalam Jàmbá: Journal of Disaster Risk Studies.