Yogyakarta, 22 Juni 2026 – Aplikasi rumah pintar (smart home) seperti Amazon Alexa, Google Home, dan Samsung SmartThings semakin terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari untuk menawarkan otomatisasi dan kemudahan. Namun, di balik kenyamanan tersebut, muncul pertanyaan penting: apakah teknologi ini berpotensi melanggar nilai-nilai dasar penggunanya? Pertanyaan tersebut menjadi fokus penelitian terbaru yang melibatkan peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama peneliti dari Deakin University (Australia), Universiti Teknologi Malaysia, dan Universiti Malaya. Hasil penelitian tersebut dipublikasikan pada jurnal internasional Internet of Things Vol. 38, melalui artikel berjudul “A Human-LLM Study of Value Concerns in Smart Home App Reviews”.
Arsip: