Adelia Khrisna Putri, S.Psi., M.Sc. adalah seorang akademisi dan peneliti di bidang Psikologi Klinis dan Relasi Sosial. Beliau menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada pada tahun 2014, kemudian melanjutkan studi master di University College London, Inggris, dengan gelar M.Sc. dalam Clinical Mental Health Sciences yang diraih pada tahun 2016. Minat penelitian Adelia berfokus pada area psikologi klinis dan kesehatan mental, khususnya depresi, duka akibat bunuh diri, dan kebijakan kesehatan mental, serta psikologi sosial dengan penekanan pada psikologi indigenous dan emosi.
Psikologi Klinis
Aisha Sekar Lazuardini Rachmanie, S.Psi., M.Psi., Psikolog adalah seorang profesional di bidang Psikologi Klinis. Beliau menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, kemudian melanjutkan pendidikan magister profesi (S2) di institusi yang sama. Gelar Psikolog yang disandangnya menunjukkan bahwa Aisha telah memenuhi kualifikasi profesional untuk praktik psikologi di Indonesia.
Aliyaturrahmah Supriyadi, S.Psi., MHS., seorang profesional dalam bidang psikologi, terus berkontribusi secara aktif dalam dunia akademik dan penelitian. Aliya saat ini tercatat sebagai mahasiswa program doktoral di King’s College London, dengan fokus penelitian pada psikologi kesehatan. Sebelumnya ia lulus dari Program Sarjana Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan judul skripsi Validasi Modul Pelatihan Keterampilan Dasar Konseling untuk Meningkatkan Efikasi Diri Konselor Sebaya Remaja. Kemudian melanjutkan pendidikan S2 di Bloomberg School of Public Health, Johns Hopkins University dengan judul penelitian Association between adolescents’ perceived school support and depressive symptoms in three Indonesian cities (An analysis based on the Global Early Adolescents Survey data).
Dalam perjalanannya, Aliyaturrahmah telah mengembangkan berbagai penelitian dan proyek yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan mental di Indonesia. Komitmennya dalam bidang ini diwujudkan melalui berbagai seminar, pelatihan, serta publikasi ilmiah yang mendalam.
Ariana Marastuti, S.Psi., MSW, merupakan seorang akademisi dan profesional yang berdedikasi dalam bidang psikologi klinis dan relasi sosial. Sebagai dosen di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) sejak tahun 2010, Ariana tidak hanya mengajar, tetapi juga aktif dalam berbagai penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada kesehatan mental, mental health literacy, community health workers, gender and mental health.
Ardian Praptomojati, S.Psi., M.Psi., Psikolog, adalah seorang ahli di bidang Psikologi Klinis dan Psikologi Perkembangan Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana dan Magister Psikologi Profesi di Fakultas Psikologi, Universitas Gadjah Mada. Saat ini, Ardian tengah melanjutkan studi S3 di University of Groningen, Belanda.
Idei Khurnia Swasti, S.Psi., M.Psi., Psikolog menempuh pendidikan S1 di Fakultas Psikologi UGM dari tahun 2002 hingga 2006. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjananya, ia melanjutkan studi Magister Psikologi Profesi di bidang Psikologi Klinis di universitas yang sama, dan meraih gelar M.Psi. pada tahun 2010.
Maria Gracia Amara Pawitra, S.Psi., M.Psi., Psikolog, adalah seorang profesional di bidang psikologi klinis dan forensik dengan latar belakang pendidikan dari Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Fokus keilmuannya mencakup psikologi forensik, keadilan restoratif, pidana mati, serta reintegrasi mantan warga binaan pemasyarakatan ke dalam masyarakat.
Di ranah profesional, Gracia terlibat aktif sebagai psikolog klinis-forensik di sejumlah lembaga, seperti Asosiasi Psikologi Forensik, Polda Metro Jaya, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, dan Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan Denpasar. Ia juga mengabdikan diri di bidang pendidikan sebagai dosen tidak tetap dan dosen tamu, serta menggagas Forensic Psychology Educational Platform Indonesia (@forenpsy.id) sebagai media edukasi psikologi forensik untuk publik. Perpaduan antara praktik klinis, kegiatan akademik, dan peran sebagai komunikator sains membentuk komitmennya untuk mengembangkan psikologi forensik yang berlandaskan riset, menjunjung etika profesi, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Metta Rahmadiana, S.Psi., M.Psi., Psikolog adalah seorang pendidik dan psikolog klinis berbahasa Inggris dengan pengalaman lebih dari 24 tahun bekerja di Indonesia maupun di luar negeri. Berbekal fondasi yang kuat dalam psikologi dan praktik klinis, ia mengembangkan pendekatan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan multikultural serta berpegang pada standar etika profesional yang tinggi.
Ia memiliki keahlian luas dalam promosi kesehatan mental, menangani gangguan mental umum pada remaja dan dewasa, serta mendampingi individu dalam pengembangan diri, regulasi emosi, dan hubungan interpersonal. Fokus profesionalnya juga mencakup pengasuhan, dinamika keluarga, dan relasi pernikahan, menjadikannya sosok tepercaya dalam layanan kesehatan mental individual maupun komunitas.
Metta meraih Gelar Sarjana Psikologi dari Universitas Gadjah Mada (1995–1999), kemudian menyelesaikan Program Profesi Psikolog di universitas yang sama (2000–2001). Ia melanjutkan dengan menyelesaikan Magister Psikologi di Universitas Gadjah Mada (2001–2004). Saat ini, Metta tengah menempuh studi lanjutan di Department of Clinical Psychology, Faculty of Behavioral and Movement Sciences, Vrije Universiteit di Amsterdam, Belanda.
Muhammad Nabhan Husein, S.Psi., M.Psi., Psikolog, merupakan seorang psikolog klinis lulusan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, tempat ia menempuh pendidikan Sarjana Psikologi hingga Magister Psikologi Profesi. Latar belakang akademiknya membekali dirinya dengan pemahaman komprehensif mengenai asesmen, diagnosis, dan intervensi psikologis berbasis keilmuan. Ia memiliki ketertarikan kuat pada pengembangan layanan kesehatan mental yang berlandaskan bukti ilmiah dan relevan dengan konteks masyarakat Indonesia.
Dalam kiprah profesional, ia aktif menjalankan praktik sebagai Psikolog Klinis di RS Akademik UGM. Pengalamannya juga tidak terbatas pada bidang klinis, namun juga mencakup peran dalam bidang pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia. Di bidang penelitian, ia terlibat dalam berbagai studi terkait depresi, biofeedback pada anak dan remaja dengan Autism Spectrum Disorder, serta pengembangan instrumen kesehatan mental. Integrasi antara praktik klinis, riset, dan pengalaman institusional membentuk dirinya sebagai profesional yang berkomitmen pada peningkatan kualitas layanan psikologi secara berkelanjutan.
Riangga Novrianto, S.Psi., M.Psi., Psikolog menyelesaikan pendidikan Sarjana Psikologi di Fakultas Psikologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Riau) pada tahun 2018. Selanjutnya, ia melanjutkan studi Magister Profesi Psikologi dengan peminatan Psikologi Klinis Dewasa di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) yang diselesaikan pada tahun 2022. Setelah lulus, Riangga aktif bekerja sebagai Psikolog Klinis sekaligus peneliti di Indonesian Psychological Healthcare Center (IndoPsyCare). Pada tahun 2024, Riangga bergabung sebagai staf akademik di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM). Saat ini, ia sedang menempuh studi doktoral di Department of Psychiatry and Psychotherapy, Universitätsklinikum Hamburg-Eppendorf, Jerman.
Selain menjalankan praktik profesional sebagai psikolog, Riangga juga aktif melakukan penelitian sebagai bagian dari komitmennya terhadap pendekatan clinician-scientist. Ia memandang bahwa psikolog klinis perlu terlibat secara aktif dalam penelitian agar praktik psikologis tetap berlandaskan bukti ilmiah serta terus meningkatkan kualitas intervensi bagi klien, sekaligus berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan melalui publikasi ilmiah. Minat penelitiannya berfokus pada bidang psikopatologi, khususnya gangguan obsesif-kompulsif dan gangguan terkait (obsessive-compulsive and related disorders), gangguan kecemasan, dan psikosis.