Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul memperkuat kolaborasi layanan psikologi melalui kegiatan pembekalan supervisor Layanan Psikologi Profesi Psikolog Umum (LPPPU), Rabu (19/8). Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari pelepasan dan penerimaan mahasiswa Program Pendidikan Profesi Psikologi UGM yang akan menjalani praktik di Kabupaten Gunungkidul.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Dhaksinarga, Kantor Sekretariat Daerah dan Badan Kepegawaian Kabupaten Gunungkidul, tersebut dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, kepala dan tenaga kesehatan dari sejumlah puskesmas, psikiater dan psikolog RSUD Wonosari, serta tim Program Pendidikan Profesi Psikologi UGM.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Ismono, S.Si.T., M.Kes., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UGM yang melibatkan Gunungkidul sebagai lokasi praktik mahasiswa profesi psikologi. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dapat mendukung penguatan layanan kesehatan jiwa sekaligus membuka ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan fasilitas pelayanan kesehatan.
Ismono juga menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam memenuhi kebutuhan layanan kesehatan jiwa di daerah. Ia menyampaikan kesiapan jajaran Dinas Kesehatan dan puskesmas untuk mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan praktik.

Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi UGM, Sutarimah Ampuni, S.Psi., M.Si., M.Psych., Ph.D., Psikolog, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten dan Dinas Kesehatan Gunungkidul dalam menerima mahasiswa. Ia menjelaskan bahwa praktik di Gunungkidul memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman menangani kasus, memahami sistem layanan, serta membangun jejaring kolaborasi di lapangan.
Praktik mahasiswa mencakup latar kesehatan dan komunitas. Oleh karena itu, dukungan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan supervisor diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran mahasiswa sekaligus mengupayakan manfaat bagi masyarakat.
Dalam sesi pembekalan, peserta mendapatkan materi mengenai standar praktik LPPPU, meliputi ragam kasus, penilaian, supervisi, dan penyusunan laporan pada latar kesehatan maupun komunitas. Materi disampaikan oleh tim Program Pendidikan Profesi Psikologi UGM bersama supervisor internal yang akan mendampingi mahasiswa selama praktik.

Selain pembekalan teknis, kegiatan ini menjadi ruang bagi tenaga kesehatan setempat untuk memperkenalkan karakteristik layanan kesehatan jiwa dan konteks sosial masyarakat Gunungkidul. Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa (Psikiater) RSUD Wonosari, dr. Ida Rochmawati, M.Sc., Sp.KJ(K) menekankan pentingnya pemahaman terhadap karakteristik masyarakat, termasuk kuatnya nilai komunal, dinamika perubahan sosial, dan masih adanya stigma terhadap masalah kesehatan mental.
Pemahaman terhadap konteks tersebut diperlukan agar mahasiswa dapat menyesuaikan pendekatan pelayanan psikologis dengan karakteristik masyarakat. Ida juga menyampaikan kesiapan untuk berbagi pengalaman klinis dan mendukung proses pembelajaran mahasiswa selama menjalani praktik di Gunungkidul.
Kegiatan dilanjutkan dengan seremoni pelepasan dan penerimaan mahasiswa praktik sebagai penanda dimulainya pelaksanaan praktik mahasiswa Program Pendidikan Profesi Psikologi UGM di Kabupaten Gunungkidul.

Melalui praktik LPPPU, kolaborasi antara Fakultas Psikologi UGM, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, dan fasilitas pelayanan kesehatan diharapkan dapat mendukung pembelajaran profesional mahasiswa serta penguatan layanan psikologi dan kesehatan jiwa di tingkat daerah.
Penulis: Leonardus Edwin G.W.
Editor: Erna Tri Nofiyana