Kesehatan mental mahasiswa kini menjadi perhatian serius di banyak kampus, termasuk di Universitas Gadjah Mada. Data dan pengamatan menunjukkan meningkatnya masalah kesehatan mental di kalangan mahasiswa, terlebih pascapandemi COVID-19. Di tengah beragam tanggung jawab perkuliahan, dan kegiatan lain seperti organisasi, pekerjaan sambilan, dan dinamika pertemanan, berisiko memunculkan permasalahan seperti masalah kesehatan, hingga permasalahan psikologis. Namun demikian, kesediaan mahasiswa untuk mengakses layanan kesehatan mental masih mengalami banyak hambatan.
SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh
Tim peneliti dari Center for Life-Span Development (CLSD) Fakultas Psikologi UGM menginisiasi sebuah studi kualitatif untuk memahami bagaimana remaja Indonesia memaknai kesehatan mental, tantangan yang mereka hadapi, serta faktor protektif dan risiko yang mempengaruhi kesejahteraan psikologis mereka. Temuan nasional menunjukkan 34,9% remaja terindikasi mengalami masalah kesehatan mental dalam 12 bulan terakhir dan hanya 2,6% yang pernah mengakses layanan. Berdasarkan data tersebut, riset ini berupaya menangkap perspektif langsung dari remaja agar intervensi yang dirancang benar-benar selaras dengan pengalaman mereka. Penelitian ini didanai oleh Hibah Penelitian Fakultas Psikologi UGM 2025.
Lonjakan praktik judi online di Indonesia, dengan estimasi 1 persen populasi terlibat dan mayoritas berusia produktif, mendorong kebutuhan alat skrining yang akurat untuk mendeteksi gangguan judi serta dampaknya terhadap kesehatan mental, hubungan sosial, dan kinerja kerja. Menjawab kebutuhan itu, tim peneliti lintas disiplin dari Fakultas Psikologi UGM berkolaborasi dengan Karolinska Institute, Swedia, memulai adaptasi dan validasi alat ukur Gambling Disorder Identification Test (GDIT) ke dalam bahasa Indonesia. Inisiatif ini diharapkan dapat menghadirkan instrumen skrining yang sahih dan andal bagi peneliti maupun praktisi di Indonesia.
Di tengah menguatnya peran media sosial dalam isu lingkungan, riset terbaru dari Fakultas Psikologi UGM menyoroti bagaimana persepsi warganet atas perubahan lingkungan di ruang digital. Berangkat dari dinamika wacana kerusakan lingkungan di platform seperti TikTok—mulai dari dukungan simpatik hingga komentar bernada agresif—penelitian ini berusaha memahami pola-pola interaksi warganet terkait isu lingkungan. Riset ini didanai oleh Hibah Penelitian Fakultas Psikologi UGM 2025 dan berada dalam payung tema Cyberpsychology di Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP).
Pradytia Putri Pertiwi, S.Psi., Ph.D Dosen Fakultas Psikologi UGM, diundang oleh Global Disaster Preparedness Center (GDPC), American Red Cross untuk memaparkan hasil riset mengenai inklusivitas dan keterlaksanaan (actionability) Sistem Peringatan Dini (Early Warning System/EWS) Gunung Api bagi penyandang disabilitas di Indonesia. Riset ini telah dipublikasikan pada platform GDPC American Red Cross dengan judul “Inclusivity and actionability of volcanic hazard Early Warning System in Indonesia: Perspectives of persons with disabilities”.
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada melalui Center for Public Mental Health (CPMH) menyelenggarakan Workshop on Cognitive Behavioral Therapy bertajuk “The Power of CBT: The Most Evidence-Based Therapy” pada 13 Oktober 2025 di Gedung A-203 Fakultas Psikologi UGM. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring dan luring ini diikuti oleh mahasiswa psikologi dan kesehatan, praktisi kesehatan mental, serta konselor.
Jumat (26/09) lalu Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) UGM menyelenggarakan “Angkringan” ke-26 bertajuk “Narasi Anti-Komunis dalam Media Sosial X”. Angkringan ini menghadirkan narasumber yang merupakan dosen dan peneliti Fakultas Psikologi UGM, Haidar Buldan Thontowi, Ph.D., dan dimoderatori oleh Asisten CICP Ahmad Yusrifan Amrullah.
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menjalin kerja sama dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Balikpapan. Penandatanganan perjanjian kerja sama dilaksanakan di Fakultas Psikologi UGM, Rabu (24/9).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BKPSDM Kota Balikpapan, Purnomo M., S.Sos., MM., Dekan Fakultas Psikologi UGM, Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, Pradytia Putri Pertiwi, S.Psi., Ph.D., serta Ketua Program Studi Magister Psikologi, Dr. Arum Febriani, S.Psi., M.A.
Yogyakarta, 12 September 2025 – Angkringan #25 yang diadakan oleh CICP kali ini mengangkat topik “Social and Clinical Discourse in Social Media: Komunitas Virtual dalam Memaknai NSSI di TikTok.” Diskusi kali ini menghadirkan Dea Siti Hafsha sebagai Tamu Super, dengan Azza Fahira Soebroto sebagai Among Tamu yang memandu jalannya acara.
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada melalui Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) menyelenggarakan Internal Workshop: Youth Studies, Livelihood, Relational Wellbeing, and Scoping Review pada 10–12 September 2025 di ARTOTEL Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program U’Good Grant: Vulnerable Youth – Navigating Meaningful Livelihood in Indonesia, sebuah inisiatif riset internasional yang bertujuan menggali relasi sosial, dukungan komunitas, dan peran institusi dalam mendukung pemuda rentan mencapai penghidupan yang bermakna. Program UGood Grant didukung oleh National Research Foundation (Afrika Selatan), Fondation Botnar (Swiss), dan Human Sciences Research Council (Afrika Selatan).