Yogyakarta, 3 Februari 2026 - Sebuah penelitian berjudul “The psychological preparedness of at-risk Indonesian communities to disaster (PREPARED) scale: Validation and norm development” ditulis oleh Pradytia Putri Pertiwi dkk. yang terbit di jurnal Acta Psychologica (262), menghadirkan kontribusi penting dalam pengukuran kesiapsiagaan psikologis masyarakat Indonesia terhadap bencana. Selama ini, inisiatif kesiapsiagaan bencana di Indonesia lebih menekankan aspek fisik dan material, sementara dimensi psikologis relatif kurang mendapat perhatian, padahal kesiapsiagaan psikologis terbukti berkaitan dengan kemampuan manajemen stres dan penurunan risiko gangguan mental pascabencana.
SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan
Nevi Kurnia Arianti, S.Psi., M.Si., resmi meraih gelar Doktor dari Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada setelah berhasil melaksanakan Ujian Terbuka Program Doktor Ilmu Psikologi pada Selasa (13/1), bertempat di Ruang A203 Fakultas Psikologi UGM. Dalam ujian tersebut, ia berhasil lulus sebagai doktor ke-7092 UGM setelah mempertahankan disertasi berjudul mempertahankan disertasi berjudul “Profil dan Strategi Dukungan Psikososial Berbasis Komunitas pada Relawan Daerah Rawan Bermacam Tipe Bencana di Yogyakarta.”
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada melalui Center for Public Mental Health (CPMH) melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Aceh. Setelah melalui proses pengiriman dan koordinasi dengan mitra lokal, bantuan berupa dignity kits dan kebutuhan pendukung lainnya telah diterima dan disalurkan langsung kepada warga di sejumlah lokasi terdampak di Aceh Utara.
Memperingati Dies Natalis ke-61 pada 8 Januari 2026, Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada mengusung tema “Psikologi Bersinergi Menuju Bangsa yang Tangguh dan Sejahtera”. Semangat ini bukan sekadar semboyan, melainkan refleksi nyata dalam rangkaian publikasi ilmiah internasional bereputasi yang dihasilkan oleh sivitas akademika Fakultas Psikologi UGM sepanjang satu tahun terakhir. Kami merangkum publikasi-publikasi yang menjadi "kado istimewa" memotret kontribusi Fakultas Psikologi UGM dalam tiga pilar utama: kesehatan mental global, kearifan lokal Indonesia, dan ketangguhan bencana.
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada melalui Center for Public Mental Health (CPMH) melaksanakan rangkaian program dukungan psikososial bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Aceh. Program yang didukung oleh Pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana Wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak pemulihan kesehatan mental penyintas sekaligus memperkuat sistem dukungan psikososial jangka panjang di tingkat komunitas dan pemerintah daerah.
Dosen Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, Diana Setiyawati, S.Psi., MHSc., Ph.D., Psikolog, menjadi salah satu Penerima Pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana Wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Diana mendapatkan pendanaan untuk program berjudul “Program Pemulihan Psikososial Terintegrasi pada Komunitas Terdampak Banjir di Sumatera”.
Fakultas Psikologi UGM menggelar Pelatihan Pengelolaan Sampah pada Jumat (31/10) di Selasar Gedung D sebagai bagian dari program Sustainability Campus Action (SCA). Kegiatan ini menggandeng Dr. Dwi Umi Siswanti, S.Si., M.Sc., dan tim dari Fakultas Biologi UGM sebagai narasumber.
Pradytia Putri Pertiwi, S.Psi., Ph.D Dosen Fakultas Psikologi UGM, diundang oleh Global Disaster Preparedness Center (GDPC), American Red Cross untuk memaparkan hasil riset mengenai inklusivitas dan keterlaksanaan (actionability) Sistem Peringatan Dini (Early Warning System/EWS) Gunung Api bagi penyandang disabilitas di Indonesia. Riset ini telah dipublikasikan pada platform GDPC American Red Cross dengan judul “Inclusivity and actionability of volcanic hazard Early Warning System in Indonesia: Perspectives of persons with disabilities”.
Sheilla Varadhila Peristianto, M.Psi., Psikolog., sukses gelar doktor pada ujian terbuka Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Universitas Gadjah Mada, Selasa (19/08). Penelitian yang berjudul “Konsep Rasa Rumangsa dan Kaitannya dengan Beban Subjektif Keluarga yang Merawat Individu dengan Skizofrenia” mengantarkan Sheila menjadi doktor ke-6672 yang lulus dari UGM.
Fakultas Psikologi UGM bekerja sama dengan TVRI Yogyakarta kembali menghadirkan program OPSI: Obrolan Psikologi episode keenam yang tayang pada Selasa, 1 Juli 2025, pukul 15.00–16.00 WIB. Episode kali ini mengusung tema “Beyond Nature, Beyond Network: Membangun Mental yang Tangguh” yang mengangkat keterkaitan antara kegiatan alam dan ketahanan psikologis.
Tema ini dipilih sebagai respons terhadap meningkatnya tekanan hidup masyarakat modern yang serba cepat, kompetitif, dan padat tuntutan. Di tengah dinamika digital yang tidak pernah berhenti, kembali ke alam menjadi salah satu cara untuk menenangkan pikiran dan memulihkan kekuatan batin. Aktivitas di alam terbuka bukan hanya menawarkan ketenangan, tetapi juga mengasah kemampuan menghadapi tantangan dengan sabar, tenang, dan penuh kesadaran.