Arsip:

Publikasi Ilmiah

Peneliti Fakultas Psikologi UGM Teliti Dinamika Kesadaran Publik terhadap Bencana di Era Digital

Yogyakarta, 10 Februari 2026 – Bagaimana ingatan dan perhatian publik terhadap bencana berubah seiring waktu? Pertanyaan ini menjadi fokus kajian terbaru yang melibatkan peneliti Fakultas PsikologiUniversitas Gadjah Mada (UGM) dalam sebuah studi internasional tentang dinamika kognisi kolektif bencana di era digital.

Penelitian tersebut dipublikasikan dalam Journal of Disaster Research melalui artikel berjudul “Spatio-Temporal Dynamics of Collective Disaster Event Cognition in the Digital Sphere: A Long-Term Case Study of the Great East Japan Earthquake (2011–2025).” Studi ini merupakan kolaborasi peneliti dari Jepang dan Indonesia, dengan keterlibatan akademisi Fakultas PsikologiUGM dalam tim penulis.

Skala PREPARED: Mengukur Kesiapsiagaan Psikologis Masyarakat Indonesia terhadap Bencana

Yogyakarta, 3 Februari 2026 - Sebuah penelitian berjudul “The psychological preparedness of at-risk Indonesian communities to disaster (PREPARED) scale: Validation and norm development” ditulis oleh Pradytia Putri Pertiwi dkk. yang terbit di jurnal Acta Psychologica (262),  menghadirkan kontribusi penting dalam pengukuran kesiapsiagaan psikologis masyarakat Indonesia terhadap bencana. Selama ini, inisiatif kesiapsiagaan bencana di Indonesia lebih menekankan aspek fisik dan material, sementara dimensi psikologis relatif kurang mendapat perhatian, padahal kesiapsiagaan psikologis terbukti berkaitan dengan kemampuan manajemen stres dan penurunan risiko gangguan mental pascabencana.

Peneliti Fakultas Psikologi UGM Kembangkan EduDiaCare, Modul Edukasi Diabetes Tipe 2 yang Adaptif terhadap Budaya Indonesia

Yogyakarta, 3 Februari 2026 – Diabetes melitus tipe 2 masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Selain pengobatan medis, keberhasilan pengelolaan diabetes sangat ditentukan oleh kemampuan pasien dalam merawat diri sehari-hari. Menjawab kebutuhan tersebut, tim peneliti Fakultas PsikologiUniversitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan EduDiaCare, sebuah modul edukasi diabetes yang dirancang khusus agar sesuai dengan konteks budaya dan kondisi pasien di Indonesia.

Peneliti Fakultas Psikologi UGM Petakan Konsep Kesejahteraan Digital di Era Teknologi

Yogyakarta, 3 Februari 2026 – Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara manusia bekerja, berinteraksi, dan menjalani kehidupan sehari-hari. Di balik berbagai kemudahan tersebut, muncul pertanyaan penting: bagaimana menjaga kesejahteraan di tengah dunia yang semakin digital? Pertanyaan inilah yang dikaji oleh peneliti Fakultas PsikologiUniversitas Gadjah Mada (UGM) melalui studi komprehensif tentang digital well-being. Hasil kajian tersebut dipublikasikan dalam jurnal internasional Wellbeing, Space and Society (Elsevier) melalui artikel berjudul “Navigating Well-being in the Digital Era: A Scoping Review of Digital Well-being.” Studi ini ditulis oleh Sovi Septania, Avin Fadilla Helmi, dan Haidar Buldan Thontowi.

Rendahnya Self-Compassion sebagai Ciri Khas Complex PTSD Lintas Budaya

Yogyakarta, 30 Januari 2026. Penelitian terbaru berjudul “Is low self-compassion characteristic of ICD-11 complex PTSD? Further investigation using cross-cultural samples” ditulis oleh Hong Wang Fung, .., Riangga Novrianto dkk. yang terbit di Journal of Psychiatric Research (193),  mengkaji Keterkaitan antara self-compassion dengan gejala complex posttraumatic stress disorder (complex PTSD) sebagaimana diklasifikasikan dalam ICD-11. Complex PTSD merupakan gangguan trauma yang relatif baru diakui oleh ICD-11 dan prevalensinya lebih tinggi daripada PTSD biasa.

Tim Peniliti UGM Kembangkan Teknologi AI untuk Membaca Beban Kognitif Konsumen Saat Belanja Online

Yogyakarta, 26 Januari 2026 – Aktivitas belanja daring tidak hanya melibatkan keputusan ekonomi, tetapi juga proses kognitif yang kompleks. Namun identifikasi beban kognitif selama aktivitas belanja daring seringkali tidak konsisten. Maka dari itu, tim peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mengklasifikasikan tingkat beban kognitif pengguna selama berbelanja online.

Mengungkap Pola Gejala Depresi pada Populasi Indonesia Berbasis IFLS-5

Yogyakarta, 12 Januari 2026. Sebuah studi terbaru berjudul “Unveiling the characteristics of depression symptoms in Indonesia population: Lessons learned from the 5th wave of the Indonesian Family Life Survey (IFLS-5)” ditulis oleh Ramadhan D. Marvianto dkk.  terbit di jurnal Acta Psychologica (262) memberikan gambaran komprehensif mengenai keragaman gejala depresi pada populasi Indonesia. Penelitian ini merespons tingginya beban depresi di Indonesia yang selama ini belum diimbangi oleh bukti empiris tingkat populasi terkait heterogenitas gejala.

Dari Medali Emas PIMNAS hingga Publikasi Internasional: Inovasi PsyBot Karya UGM

Yogyakarta, 2 Oktober 2025 – Inovasi mahasiswa Fakultas Psikologi UGM yang semula tampil di ajang PIMNAS 36 dan meraih medali emas, kini menorehkan capaian baru dengan terbit di jurnal internasional bereputasi tinggi. Artikel berjudul “PsyBot: A Randomized Controlled Trial of WhatsApp-Based Psychological First Aid to Reduce Loneliness Among 18–22-Year-Old Students in Yogyakarta, Indonesia” dipublikasikan pada 31 Juli 2025 di SSM – Mental Health (Elsevier), sebuah jurnal internasional yang terindeks Scopus Q1 dengan CiteScore 4,2 (2024) dan Impact Factor 2,6.

Peneliti Fakultas Psikologi UGM Teliti Validitas Alat Skrining Depresi Lintas Budaya

Yogyakarta, 15 September 2025 – Studi berjudul "An Analysis of Measurement Invariance of the Patient Health Questionnaire-9 Between Indonesia, Germany, and the USA" yang ditulis oleh tim penulis yang terdiri dari: Eric Sucitra, Riangga Novrianto, Yolanda T. Pasaribu, Tania M. Lincoln, dan Edo S. Jaya, diterbitkan di jurnal Assesment.Jurnal ini terindeks  Scopus (Q1) dan WoS (SSCI), dengan Impact Factor sebesar (3,4).

Riset Fakultas Psikologi UGM: Responden Pemberi “Respons Asal-Asalan” Ternyata Konsisten di 2 Alat Ukur Berbeda

Yogyakarta, 25 Agustus 2025 – Tidak semua responden mengisi kuesioner dengan serius sesuai harapan peneliti. Ada responden yang jawabannya tampak acak (random) atau asal-asalan dalam mengisi kuesioner. Berbagai statistik telah tersedia untuk mendeteksi pola respon semacam ini. Responden yang terdeteksi merespon asal-asalan melalui statistik tersebut dinamakan misfit persons atau aberrant individuals’. Lantas, dari perspektif psikometrika, apa yang harus dilakukan terhadap data responden seperti ini?