Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan pelatihan Microsoft Teams dan Google Meet bagi tenaga kependidikan pada Kamis, 21 Mei 2026, serta Senin dan Selasa, 25–26 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kelas Komputer A-307 ini diikuti oleh seluruh tenaga kependidikan fakultas yang dibagi ke dalam tiga batch. Pelatihan ini merupakan bagian dari program pengembangan diri yang difasilitasi oleh Bidang Sumber Daya Manusia.
pelatihan
Dalam rangka meningkatkan efisiensi administrasi bagi tenaga kependidikan, Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan “Pelatihan Penggunaan Aplikasi Presensi GPS dan Aplikasi Pengajuan
Tes Kognitif AJT merupakan tes kecerdasan anak yang mengukur melalui 8 aspek yaitu penalaran cair, memori kerja jangka pendek, efisiensi belajar, pemrosesan visual-spatial, pemrosesan auditori, pemahaman – pengetahuan, kefasihan penerimaan, dan kecepatan pemrosesan. Dalam pembuatannya tes ini mengacu pada teori kecerdasan yang dikembangkan oleh psikolog Raymond Cattell, John Horn dan John Caroll yang disebut Catell-Horn-Caroll (CHC). Hasil dari tes kognitif AJT ini mampu menunjukkan bidang-bidang kognitif yang akan menjadi kekuatan atau kelemahan seorang individu sehingga dapat mengioptimalkan prestasi.
Pelatihan tes Kognitif AJT ini diawali dengan ice breaking untuk menghangatkan suasana dilanjutkan dengan pemberian pengarahan mengenai kontrak belajar selama pelatihan berlangsung. Supra Wimbarti, M.Sc., PhD, dosen Fakultas Psikologi UGM memberikan penjelasan mengenai sejarah tes kecerdasan dunia dan Indonesia. Materi tersebut menjadi jembatan untuk materi selanjutnya yang berfokus kepada teori kecerdasan yang menjadi pondasi teori dari penyusunan AJT yaitu teori CHC. Beberapa pakar juga turut serta menyampaikan materi dalam pelatihan ini terkait proses praktis penyusunan alat tes AJT yaitu Retno Suhapti, S.U., M.A dan Wahyu Widhiarso, S.Psi.,M.A.
Materi terkait administrasi tes kognitif AJT yang menghimpun perihal kriteria tester, interpreter, standar dan etika, sistem skoring, sampai dengan pencatatan hasil observasi menjadi bahan diskusi pada hari kedua. Ammik Kisriyani, S.Psi., M.A., Edilburga Wulan Saptandari, S. Psi., M.Psi, dan Dra. retno suhapti, S.U., M.A menjadi pembicara pada sesi ini.
Materi administrasi tes kognitif AJT juga berlanjut di hari ketiga, dimana pemateri menjelaskan berbagai tes dalam AJT. Adapun sesi terakhir di hari ketiga, peserta diberikan penjelasan mengenai sistem skoring termasuk cara pengisian skor dan membaca hasil skoring oleh Ajeng S. Syarasyalma, S.Kom dan Wahyu Widhiarso, S.Psi.,M.A.
Hari terakhir pelatihan ditutup dengan penyusunan laporan hasil tes kognitif AJT. Pada hari terakhir ini, Dr.M.G.Adiyanti,M.S. dan R.Urip Purwono,M.Sc.,PhD. mempresentasikan dasar-dasar interpretasi tes AJT serta penjelasan cara membaca profil hasil tes, dilanjutkan dengan perihal penyusunan laporan hasil tes kognitif AJT, dan presentasi penyusunan laporan.
Kamis (21/3), Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Pelatihan Teknologi Informasi dan Lomba Pembuatan Poster bagi Tenaga Kependidikan (Tendik) Fakultas Psikologi UGM. Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 hari dalam 3 sesi, yaitu dari tanggal 21 Maret sampai dengan 22 Maret 2019.
Dalam rangka mewujudkan visi dan misi Fakultas Psikologi di bidang pengembangan teknologi dalam belajar, UPTB (Unit Pengembangan Teknologi Belajar) melangsungkan pelatihan dengan topik techno-training. Pelatihan ini berfokus pada pembuatan poster. Hal ini berangkat dari kesadaran bahwa pada dasarnya saat ini belajar merupakan aktivitas yang tidak luput dari peran media serta teknologi.
Setelah sukses mengadakan pelatihan SPSS 2 Periode I dengan agenda Statistik Deskriptif, Uji Reliabiltas dan Uji Korelasi pada bulan September lalu, Unit Pengembangan Teknologi Belajar, Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mengadakan pelatihan SPSS 2 Periode II.