Arsip:

Dosen

Prof. Dr. Tina Afiatin, M.Si., Psikolog

Prof. Dr. Tina Afiatin, M.Si., seorang ahli Psikologi ternama yang telah mengabdikan dirinya dalam bidang pendidikan dan riset Psikologi. Prof. Tina menempuh pendidikan tinggi di Universitas Gadjah Mada (UGM), gelar sarjana pada tahun 1988 setelah meneliti Sikap kreatif remaja ditinjau dari sikap orangtuanya. Kemudian gelar M.Si pada tahun 1996 setelah meneliti Peningkatan kepercayaan diri remaja melalui konseling kelompok. Pada tahun 2003, ia berhasil mempertahankan disertasi berjudul Pengaruh program kelompok “AJI” dalam peningkatan harga diri, asertivitas, dan pengetahuan napza untuk prevensi penyalahgunaan napza pada remaja. Selanjutnya gelar Profesor pada tahun 2013 dengan judul pidato Fungsi mixed methods dalam penelitian psikologi keluarga.

Dr. Arum Febriani, S.Psi., M.A.

Dr. Arum Febriani, M.A. adalah seorang akademisi yang berkarya di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM). Dengan latar belakang pendidikan yang mencakup gelar Magister (M.A.) dan Doktor (Ph.D.), Dr. Arum memiliki keahlian dalam bidang Psikologi dan Ilmu Kognitif, dengan fokus utama pada Psikologi Pendidikan serta Psikologi Perkembangan dan Penuaan. Minat penelitian utamanya adalah perkembangan remaja, menunjukkan dedikasinya dalam memahami dan mendukung fase kritis pertumbuhan manusia ini. Sebagai akademisi yang berkomitmen pada pengembangan profesional berkelanjutan, Dr. Arum telah berpartisipasi dalam berbagai pelatihan dan webinar. Ini termasuk Diklat Prajabatan, Pelatihan Pengelolaan Riset, dan Sekolah Program Studi Program Pascasarjana yang fokus pada kepemimpinan keilmuan dan kontribusi terhadap Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi.

Pradytia Putri Pertiwi, S.Psi., Ph.D

Pradytia Putri Pertiwi, S.Psi., Ph.D., seorang akademisi dan peneliti terkemuka, terus mengukir prestasi gemilang di bidang Psikologi Perkembangan Sepanjang Rentang Hidup dan Relasi Sosial. Dytia, sapaan akrabnya aktif dalam berbagai penelitian yang berfokus pada disabilitas, inklusi, serta manajemen bencana.

Sutarimah Ampuni, S.Psi., M.Si., M.Psych., Ph.D., Psikolog

Sutarimah Ampuni, S.Psi., M.Si., M.Psych., Psikolog adalah seorang akademisi dan psikolog yang saat ini berkarya di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM). Perjalanan akademis Ampuni dimulai dengan meraih gelar Sarjana Psikologi (S.Psi) dari UGM dengan skripsi berjudul "Pengaruh Ilustrasi Gambar Terhadap Pemahaman Prosa Berbahasa Inggris". Beliau kemudian melanjutkan pendidikan profesi psikolog di institusi yang sama, menyelesaikan tesisnya yang berjudul "Hubungan Antara Ekspresi Afek Ibu dengan Kompetensi Sosial Anak". Ampuni melanjutkan studinya dengan meraih gelar Master of Science (M.Si) dalam bidang Psikologi dari UGM. Kemudian, beliau memperluas wawasan internasionalnya dengan menempuh Master of Psychology dalam bidang Counseling Psychology di Swinburne University of Technology, Australia. Puncak pendidikannya tercapai dengan gelar Doctor of Philosophy (Ph.D) dalam bidang Psikologi dari La Trobe University, Australia.

Theresia Novi Poespita Candra, S.Psi., M.Si., Ph.D., Psikolog

Theresia Novi Poespita Candra, S.Psi., M.Si., Ph.D., Psikolog, merupakan seorang profesional dalam bidang psikologi dengan latar belakang pendidikan yang kuat dan beragam. Ia meraih gelar Ph.D. dari The University of Melbourne, Australia, yang menjadi puncak dari perjalanan akademiknya di bidang psikologi. Sebelumnya, Novi menyelesaikan studi magister psikologi di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Indonesia, yang juga merupakan tempat ia meraih gelar sarjana. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjananya, ia melanjutkan dengan mengikuti Program Profesi Psikolog di UGM untuk mendapatkan lisensi sebagai psikolog profesional.

Muhammad Nabhan Husein, S.Psi., M.Psi., Psikolog

Muhammad Nabhan Husein, S.Psi., M.Psi., Psikolog, merupakan seorang psikolog klinis lulusan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, tempat ia menempuh pendidikan Sarjana Psikologi hingga Magister Psikologi Profesi. Latar belakang akademiknya membekali dirinya dengan pemahaman komprehensif mengenai asesmen, diagnosis, dan intervensi psikologis berbasis keilmuan. Ia memiliki ketertarikan kuat pada pengembangan layanan kesehatan mental yang berlandaskan bukti ilmiah dan relevan dengan konteks masyarakat Indonesia.

Dalam kiprah profesional, ia aktif menjalankan praktik sebagai Psikolog Klinis di RS Akademik UGM. Pengalamannya juga tidak terbatas pada bidang klinis, namun juga mencakup peran dalam bidang pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia. Di bidang penelitian, ia terlibat dalam berbagai studi terkait depresi, biofeedback pada anak dan remaja dengan Autism Spectrum Disorder, serta pengembangan instrumen kesehatan mental. Integrasi antara praktik klinis, riset, dan pengalaman institusional membentuk dirinya sebagai profesional yang berkomitmen pada peningkatan kualitas layanan psikologi secara berkelanjutan.

Smita Dinakaramani, S.Psi., M.Psi., Psikolog

Smita Dinakaramani adalah seorang psikolog klinis dan akademisi muda di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM). Beliau menyelesaikan pendidikan sarjana psikologi di UGM pada tahun 2017, kemudian melanjutkan studi Magister Psikologi Profesi di institusi yang sama, yang diselesaikan pada tahun 2020. Smita telah memperoleh Surat Izin Praktik Psikolog pada akhir tahun 2020, yang mengukuhkan statusnya sebagai psikolog profesional.

Zahra Frida Intani, S.Psi., M.Psi., Psikolog

Zahra Frida Intani, S.Psi., M.Psi., Psikolog, adalah seorang psikolog yang saat ini aktif dalam bidang pendidikan dan penelitian di Universitas Gadjah Mada (UGM). Dengan latar belakang pendidikan yang kuat di bidang psikologi, Zahra menamatkan pendidikan sarjananya di Fakultas Psikologi, UGM pada tahun 2017, dan melanjutkan studi magister dalam bidang Psikologi Profesi di universitas yang sama pada tahun 2020.

Prof. Ajeng Juwita Puspitasari, PhD, LP, ABPP

Prof. Ajeng Juwita Puspitasari, PhD, LP, ABPP adalah psikolog klinis berlisensi dan tersertifikasi dewan profesi melalui American Board of Professional Psychology (ABPP) dengan spesialisasi dalam terapi perilaku dan kognitif. Saat ini ia menjabat sebagai Clinical Professor serta Director of Clinical Training di Department of Psychology, University of Wisconsin-Milwaukee. Selain itu, ia juga merupakan pendiri dan direktur Center for Evidence-Based Practice. Prof. Puspitasari memiliki keahlian dalam psikoterapi berbasis bukti (evidence-based psychotherapy), khususnya untuk depresi, gangguan kecemasan, perilaku bunuh diri dan menyakiti diri, trauma, serta gangguan suasana hati dan kecemasan perinatal. Pendekatan klinis yang ditekuni meliputi Cognitive Behavioral Therapy (CBT), Acceptance and Commitment Therapy (ACT), Behavioral Activation (BA), Exposure Therapy, dan Dialectical Behavior Therapy (DBT). Ia dikenal mengedepankan layanan yang sensitif budaya, berorientasi pemulihan, dan berbasis riset. Selain praktik klinis dan kepemimpinan akademik, beliau aktif menulis artikel ilmiah, memberikan pelatihan profesional, supervisi klinis, serta konsultasi internasional. Kontribusinya banyak berfokus pada menjembatani kesenjangan antara penelitian dan praktik layanan kesehatan mental agar intervensi efektif dapat diakses lebih luas.

Prof. Byron J. Good, Ph.D

Prof. Byron J. Good, Ph.D adalah professor Social Anthropology dari Harvard Medical School, USA. Beliau telah menjabat sebagai Ketua Departemen Kesehatan Global dan Kedokteran Sosial pada tahun 2000-2006. Professor Good telah lama tertarik pada bagaimana beragam bentuk budaya membentuk presentasi, pengalaman, dan respons terhadap penyakit mental serius dalam masyarakat di Indonesia, Iran, Turki, Amerika Serikat, dan Tiongkok. Professor Good telah melakukan penelitian selama hampir 50 tahun, dengan fokus utama pada studi tentang penyakit mental serius dan perawatan berbasis komunitas di berbagai wilayah termasuk Yogyakarta pada lingkungan pasca-konflik serta pasca-tsunami di Aceh Indonesia. Professor Good telah bekerja secara intensif di Indonesia sejak tahun 1996 dengan penelitian etnografi terhadap budaya Jawa, khususnya yang berkaitan dengan penyakit mental, serta penelitian kuantitatif dan etnografi mengenai fase awal penyakit psikotik, perjalanan psikosis cepat yang bersifat longitudinal, dan efektivitas layanan kesehatan mental.