Arsip:

SDG 5: Kesetaraan Gender

Pelatihan Sosioemosional CLSD UGM - Gunungkidul

CLSD UGM Gelar Pelatihan Stimulasi Sosioemosional Kader Bina Keluarga Balita di Gunungkidul

Center for Life-Span Development (CLSD) Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Perwakilan BKKBN DIY menggelar Pelatihan Stimulasi Sosioemosional untuk Kader Bina Keluarga Balita, Selasa (23/7). Pelatihan yang ketiga kalinya ini dilaksanakan di Padukuhan Jambu, Giricahyo, Purwosari, Gunungkidul. Kegiatan pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pemahaman, dan keterampilan kader BKB Holistik Integratif (BKB HI) dalam menstimulasi perkembangan sosioemosional anak. read more

Pelatihan Sosioemosional CLSD UGM - Sleman

CLSD UGM Tingkatkan Keterampilan Kader BKB Sleman melalui Pelatihan Stimulasi Sosioemosional Anak Usia Dini

Center for Life-Span Development (CLSD) Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Perwakilan BKKBN DIY kembali mengadakan Pelatihan Stimulasi Sosioemosional pada Anak Usia Dini untuk Kader Bina Keluarga Balita (BKB), pada Senin (22/7). Kali ini pelatihan dilangsungkan di Balai Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman yang berlangsung pukul 8.30 hingga 13.00 WIB. read more

Simbah Bercerita, Memperkuat Ikatan Lintas Generasi dan Mendukung SDGs

Program Duta Lansia Istimewa (DLI) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Center for Life-Span Development (CLSD) telah meluncurkan berbagai inisiatif yang mendukung pemberdayaan lansia di Yogyakarta. Salah satu inisiatif unggulan pada Juli 2024 adalah Simbah Bercerita, suatu kegiatan yang menghubungkan lansia dengan generasi muda melalui kisah dan pengalaman hidup. Program tersebut tidak hanya memfasilitasi pertukaran pengetahuan lintas generasi, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yang berfokus pada pendidikan berkualitas (SDG 4), kesetaraan gender (SDG 5), dan pengurangan ketimpangan (SDG 10). read more

Pembinaan Duta Lansia Istimewa Melalui Kegiatan Obat Jawara Untuk Membangun Kesehatan Lansia

Pada bulan Juli 2024, program Duta Lansia Istimewa (DLI) kembali menjalankan salah satu inisiatif unggulannya, yaitu Obah Tresna Jiwa lan Raga (Obat Jawara). Program tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembinaan DLI yang diinisiasi oleh Center for Life-Span Development (CLSD) Fakultas Psikologi UGM. Kegiatan Obat Jawara bertujuan untuk memberikan perhatian khusus pada kesejahteraan lansia, khususnya dalam menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial mereka. Selain itu, program tersebut juga secara langsung mendukung berbagai poin dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya yang berhubungan dengan kesehatan dan kesejahteraan (SDG 3), kesetaraan gender (SDG 5), serta pengurangan ketimpangan (SDG 10). read more

Disiplin dan Kerja Keras dalam Bekerja sebagai Wujud Pengamalan Nilai-nilai Kepramukaan

Yogyakarta, 14 Agustus 2024 – Salam Pramuka! Pada hari ini, sebuah acara penting berlangsung di Taman Sisi Selatan Fakultas Psikologi, Sussanti, salah satu tendik Fakultas Psikologi berbagi cerita berharga tentang nilai-nilai  kepramukaan. Acara ini bertujuan untuk menekankan pentingnya disiplin dan kerja keras dalam bekerja sebagai komponen penting dalam pengembangan karakter. read more

Mbak Wida Berbagi Cerita: “Tips Mendampingi Suami Studi di AS”

Dalam sebuah pertemuan Zoom baru-baru ini, Wida Septia Putri, salah satu tenaga kependidikan Fakultas Psikologi yang saat ini sedang cuti di luar tanggungan UGM, berbagi cerita saat mendampingi suaminya yang sedang melanjutkan studi S3 di Southern Illinios University. Bersama dengan kedua putranya, Wida saat ini tinggal di sebuah apartemen di kota kecil di Illinois bagian selatan namanya Carbondale. read more

Kejar Publikasi Internasional Unit Publikasi Selenggarakan “Faculty Writers’ Retreats”

Di era di mana penyebaran pengetahuan sangat penting, makna menulis tidak bisa diremehkan. Pertanyaan ini mungkin muncul di benak mereka yang ragu untuk berpartisipasi dalam seminar mendatang atau belum memiliki kesempatan untuk mengikuti acara semacam itu. Menulis, sekilas, mungkin tampak seperti tugas biasa, sering kali dianggap hanya untuk mereka yang dianggap berbakat atau terdidik. Namun, Unit Publikasi Fakultas Psikologi akan menantang pandangan ini dengan mengadakan “Faculty Writers’ Retreats” di Wisma Bulaksumur C-21 pada 1-2 Agustus 2024. read more

Industri Garmen: Kontribusi Besar dengan Tantangan Kesejahteraan Pekerja

Industri garmen berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu kontributor utama dalam Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tahun 2022. Data dari Survei Tahunan Perusahaan Industri Manufaktur (STPIM) 2020 yang dilakukan oleh Direktorat Statistik Industri menunjukkan bahwa sektor ini menyumbang 7,31 persen dari total industri manufaktur, berada di bawah industri makanan. Di sektor ketenagakerjaan, industri tekstil menyerap 12,65 persen tenaga kerja manufaktur, menjadikannya salah satu penggerak utama perekonomian Indonesia. read more

Job Flourishing dalam Upaya Meningkatkan Produktivitas Kerja Karyawan

Unit Pengembangan Kualitas Manusia (UPKM) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar talkshow bertajuk “Promoting Employee Flourishing in the Workplace: Strategies for Organizational Well-being” dalam rangkaian acara Temu Mitra 2024, Rabu (7/02). Dosen Fakultas Psikologi UGM, Dr. Rizqi Nur’aini A’yuninnisa, S.Psi., M.Sc., menjadi pembicara pertama yang membahas pentingnya job flourishing untuk mengoptimalkan kinerja karyawan. 

Flourishing sering dikaitkan sebagai kesejahteraan yang sempurna, meliputi aspek psikologis, emosi, dan sosial. Rizqi menjelaskan, “Seseorang dapat dikatakan flourish jika secara emosi merasa senang dan dalam peran yang dijalankan dapat berfungsi secara optimal. Contoh keberfungsian yang baik adalah memiliki gairah yang besar untuk senantiasa belajar, bekerja, dan berkembang”.  

“Jadi, jika ada individu yang merasa senang namun tidak produktif atau sebaliknya produktif tetapi tidak merasakan kebahagiaan. Maka individu ini belum dikatakan sebagai individu yang flourish”, lanjut Rizqi. 

Rizqi memaparkan dua alasan utama mengapa flourishing sangat dibutuhkan dalam dunia kerja, “Flourishing dapat menjadi faktor protektif seseorang terhadap berbagai macam persoalan psikologis. Selain itu, flourishing juga bisa meningkatkan produktivitas. Berbagai faktor eksternal yang tidak menguntungkan seperti salah satu contohnya stres kerja tidak akan terlalu memberikan efek negatif bagi seseorang yang memiliki tingkat flourishing tinggi”. 

Job flourishing read more