Arsip:

SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan

Mahasiswa dan Kesehatan Mental: Memetakan Persepsi, Mengurangi Stigma, dan Menyusun Layanan yang Lebih Ramah

Kesehatan mental mahasiswa kini menjadi perhatian serius di banyak kampus, termasuk di Universitas Gadjah Mada. Data dan pengamatan menunjukkan meningkatnya masalah kesehatan mental di kalangan mahasiswa, terlebih pascapandemi COVID-19. Di tengah beragam tanggung jawab perkuliahan, dan kegiatan lain seperti organisasi, pekerjaan sambilan, dan dinamika pertemanan, berisiko memunculkan permasalahan seperti masalah kesehatan, hingga permasalahan psikologis. Namun demikian, kesediaan mahasiswa untuk mengakses layanan kesehatan mental masih mengalami banyak hambatan.  

Pengembangan Perangkat Edukasi Orang Tua untuk Anak dengan Gejala ASD: Memperkuat Peran Keluarga melalui Parental Attunement

Fakultas Psikologi UGM melalui Center for Life-Span Development (CLSD) bersama RSUP Dr. Sardjito menginisiasi program pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada penguatan kapasitas orang tua dalam mendampingi anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD). Program ini mengembangkan perangkat edukasi “Perangkat Pendampingan Orang Tua: Mengenal Autism Spectrum Disorder (Autism) pada Anak dan Remaja” yang dirancang agar mudah diakses, aplikatif, dan berbasis bukti. Melalui pendekatan yang menekankan pada kemampuan orang tua untuk memahami dan merespons sinyal anak secara selaras, atau yang disebut dengan parental attunement, program bertujuan untuk membantu keluarga menstimulasi keterampilan sosial anak dalam konteks keseharian. 

Lentera Senja: Perangkat Pendampingan untuk Meningkatkan Pemahaman Kesejahteraan Psikologis pada Lansia

Lentera Senja atau Lansia Energik Sejahtera Sehat Sentosa Jiwa dan Raga adalah inisiatif Center for Life-Span Development (CLSD) Fakultas Psikologi UGM yang mengembangkan perangkat pendampingan bagi lansia untuk meningkatkan pemahaman mengenai kesejahteraan psikologis. Program ini lahir dari realitas demografi berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (2023) menunjukkan proporsi lansia mencapai 11,56% dan diproyeksikan meningkat hingga 20% pada 2045. Di balik naiknya angka harapan hidup, lansia menghadapi tantangan kompleks seperti penurunan fungsi fisik dan kognitif, menyempitnya relasi sosial, serta meningkatnya risiko kesepian, depresi, dan kecemasan. Selama ini, layanan yang tersedia cenderung menitikberatkan aspek fisik. Sementara dimensi psikologis, sosial, dan edukatif belum terintegrasi secara utuh. Kesenjangan tersebut mendorong tim CLSD menyusun perangkat yang terstruktur, mudah digunakan, dan berbasis bukti, agar pendamping memiliki acuan jelas untuk menguatkan pemahaman lansia tentang kesejahteraan psikologis.

Menjaga Kesehatan Mental Remaja Indonesia: Menggali Definisi, Tantangan, dan Faktor Pelindung dari Suara Remaja

Tim peneliti dari Center for Life-Span Development (CLSD) Fakultas Psikologi UGM menginisiasi sebuah studi kualitatif untuk memahami bagaimana remaja Indonesia memaknai kesehatan mental, tantangan yang mereka hadapi, serta faktor protektif dan risiko yang mempengaruhi kesejahteraan psikologis mereka. Temuan nasional menunjukkan 34,9% remaja terindikasi mengalami masalah kesehatan mental dalam 12 bulan terakhir dan hanya 2,6% yang pernah mengakses layanan. Berdasarkan data tersebut, riset ini berupaya menangkap perspektif langsung dari remaja agar intervensi yang dirancang benar-benar selaras dengan pengalaman mereka. Penelitian ini didanai oleh Hibah Penelitian Fakultas Psikologi UGM 2025.

Fakultas Psikologi UGM Kembangkan Modul EduDiaCare untuk Bantu Pasien Diabetes Atur Diri Sendiri dengan Lebih Optimal

Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) tengah mengembangkan modul edukasi untuk membantu penyandang diabetes tipe 2 mengelola kesehatannya secara mandiri, bernama EduDiaCare. Penelitian ini diketuai oleh Dr. Nida Ul Hasanat, M.Si., Psikolog, bersama tim ahli dari berbagai bidang. Tujuannya adalah menyusun panduan praktis berbasis penelitian ilmiah yang dapat membantu pasien lebih paham dan mampu merawat diri dalam kehidupan sehari-hari.

Bagaimana Percakapan Daring Mempengaruhi Sikap Politik Gen Z?

Di tengah menguatnya peran media sosial dalam isu lingkungan, riset terbaru dari Fakultas Psikologi UGM menyoroti bagaimana persepsi warganet atas perubahan lingkungan di ruang digital. Berangkat dari dinamika wacana kerusakan lingkungan di platform seperti TikTok—mulai dari dukungan simpatik hingga komentar bernada agresif—penelitian ini berusaha memahami pola-pola interaksi warganet terkait isu lingkungan. Riset ini didanai oleh Hibah Penelitian Fakultas Psikologi UGM 2025 dan berada dalam payung tema Cyberpsychology di Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP).

Fakultas Psikologi UGM Terima Kunjungan 145 Siswa dari SMA Islam Al Falah Jambi dan SMAS Islam Athirah Makassar

Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan dari dua sekolah menengah atas pada Senin (27/10). Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00-12.00 WIB ini diikuti oleh total 145 siswa, terdiri atas 92 peserta dari SMA Islam Al Falah Jambi dan 53 peserta dari SMAS Islam Athirah Makassar. Kunjungan ini bertujuan memperluas wawasan para siswa terkait jalur masuk perguruan tinggi, khususnya di Universitas Gadjah Mada, serta memperkenalkan berbagai program pembelajaran yang ditawarkan di Fakultas Psikologi. read more

Tim Psikologi UGM Raih Juara 3 di Psychology Summit UI 2025 Lewat Aplikasi TERATAI

Tim Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada yang terdiri dari Ulul Ilmi, Khoirunnisa Yasmin Willemina, dan Regia Zahra Humaira (Sarjana Psikologi angkatan 2023) berhasil meraih Juara 3 dalam Lomba Desain Intervensi Sosial Psychology Summit 2025 yang diselenggarakan oleh Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Kompetisi ini berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 1 Agustus hingga 22 September 2025, dan mempertemukan mahasiswa psikologi dari berbagai universitas di Indonesia. read more

Dosen Fakultas Psikologi UGM Paparkan Riset Inklusivitas Sistem Peringatan Dini dan Dukungan Psikososial Disabilitas di IHSA 2025

Pradytia Putri Pertiwi, S.Psi., Ph.D Dosen Fakultas Psikologi UGM, diundang oleh Global Disaster Preparedness Center (GDPC), American Red Cross untuk memaparkan hasil riset mengenai inklusivitas dan keterlaksanaan (actionability) Sistem Peringatan Dini (Early Warning System/EWS) Gunung Api bagi penyandang disabilitas di Indonesia. Riset ini telah dipublikasikan pada platform GDPC American Red Cross dengan judul “Inclusivity and actionability of volcanic hazard Early Warning System in Indonesia: Perspectives of persons with disabilities”. 

Psikologi UGM Hadirkan Inovasi Penelitian dan Pengabdian untuk Kesejahteraan Masyarakat 2025

Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) berkomitmen kuat menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui berbagai penelitian dan pengabdian di tahun 2025. Para dosen akan meneliti isu-isu krusial yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, memastikan ilmu psikologi dapat dirasakan manfaatnya secara langsung. Tahun ini, Psikologi UGM mendukung 13 kegiatan penelitian dengan total dana sebesar Rp 466,35 juta serta 5 kegiatan pengabdian masyarakat dengan total dana Rp125 juta. Berbagai kegiatan ini dilakukan dengan tema beragam, tidak hanya penting secara akademik, tetapi juga nyata manfaatnya dalam keseharian masyarakat.