Tato, tindik, hingga operasi plastik merupakan beberapa bentuk modifikasi tubuh yang dilakukan untuk mengubah penampilan. Meski berkaitan dengan pilihan pribadi, tindakan tersebut tidak selalu diterima oleh masyarakat. Penolakan terhadap modifikasi tubuh juga ditemukan pada kelompok masyarakat dengan latar belakang budaya dan kepercayaan yang berbeda. Fenomena ini mendorong tim peneliti Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mengkaji bagaimana individu membentuk penilaian moral terhadap modifikasi tubuh.
Arsip: