Jumat (14/1) Komite Etik Fakultas Psikologi UGM bekerja sama dengan Program Studi Doktor Ilmu Psikologi UGM menyelenggarakan acara seminar etika penelitian. Acara ini mengambil judul “Prosedur Pengajuan Ethical Clearance Komite Etika Psikologi UGM”. Acara ini merupakan bagian dari kursus intensif terkait dengan etika penelitian yang ditujukan utamanya untuk mahasiswa S3 Fakultas Psikologi UGM namun juga terbuka bagi seluruh civitas akademika Fakultas Psikologi UGM.
Rilis
Keluarga Alumni Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (KAPSIGAMA) bersama dengan Fakultas Psikologi UGM menggelar acara Alumni Day 2022 (15/1) yang bertujuan untuk menyambungkan kembali antara Alumni dengan Almamaternya. Dimulai pada pukul 09.00 WIB, acara ini diselenggarakan secara luring maupun daring melalui YouTube Kanal Pengetahuan Psikologi UGM dan Zoom. Selain dihadiri oleh alumni, acara juga dihadiri oleh Hubungan Almamater (HunTer), Persatuan Orang Tua Mahasiswa Psikologi (POTMAPSI), dan Ibu-Ibu Dharma Wanita Fakultas Psikologi UGM.
Kamis (13/1) Center for Life-span Development (CLSD) UGM menyelenggarakan Semiloka Etika Penelitian dengan Partisipan Anak. Acara ini membahas tentang dinamika penelitian dengan partisipan anak dalam berbagai konteks. Acara dilaksanakan secara daring dengan mendatangkan pemateri ahli yang sudah berpengalaman dalam melakukan penelitian dengan anak.
Pada Rabu (12/1), Program Doktor Ilmu Psikologi UGM mengadakan Etika Penelitian Series hari kedua dengan pembicara Dr. Diana Setiyawati, M.HSc., Psy., Psikolog dan Aliza Hun dari Australia National University. Acara diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Ketua Program Studi Doktor Ilmu Psikologi UGM, Edilburga Wulan Saptandari, S.Psi., M.Psi., Ph.D Psikolog. “Terima kasih juga kepada bapak/ibu yang sudah hadir, baik mahasiswa S3, maupun teman-teman dari berbagai tempat dan berbagai instansi. Hari ini adalah hari yang kedua dari Seri Etika Penelitian, kalau kemarin kita sudah membahas etika penelitian secara umum dan besok masih ada 1 sesi webinar lagi”, sapa Edilburga melalui sambutannya.
Program Doktor Ilmu Psikologi bersama dengan Komisi Etika Fakultas Psikologi menyelenggarakan acara Seminar Etika Penelitian pada hari Selasa (11/01). Acara seminar ini dibagi menjadi dua sesi dengan dua pembicara yang berbeda. Untuk sesi pertama, hadir Prof. Dra. RA Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D yang menyampaikan materi tentang” Integritas dan Etika Penelitian Melibatkan Manusia”. Acara seminar untuk sesi pertama dimulai pada pukul 11.00 WIB dan diselenggarakan secara daring melalui Zoom.
Komisi Etik Fakultas Psikologi bersama dengan Program Doktor Ilmu Psikologi UGM mengadakan acara Seminar Etika Penelitian pada hari Selasa (11/1). Acara seminar ini dibagi menjadi dua sesi dengan dua pembicara yang berbeda. Untuk sesi pertama. Hadir Prof. Dra. RA Yayi Suryo Prabandari, sementara pada sesi kedua sebagai pemateri hadir Dra. Sri Kusrohmaniah, M.Si., Ph.D Psikolog dengan topik “Pertimbangan Etik dalam Penelitian Psikologi”. “Pada siang hari ini, saya akan memberikan bahasan mengenai pengantar dan mengapa perlu telaah etik dalam penelitian psikologi”, jelas Kusrohmaniah di awal materi.
Senin (10/1) Fakultas psikologi UGM mengadakan acara Tasyakuran Dies Natalis ke-57 Fakultas Psikologi UGM. Acara ini merupakan puncak acara dari rangkaian acara peringatan hari ulang tahun berdirinya Fakultas Psikologi UGM yang sudah dilaksanakan sejak tanggal 12 November 2021. Acara ini dilaksanakan secara bauran; luring dan daring. Acara Tasyakuran ini juga dapat disaksikan secara live melalui Youtube Kanal Pengetahuna Psikologi UGM.
Acara berlangsung pada Pukul 08.30 WIB hingga pukul 10.00 WIB. Acara dihadiri oleh Anggota Senat Fakultas, beberapa dosen dan guru besar fakultas, tenaga kependidikan, beberapa perwakilan mahasiswa UGM dan tamu undangan.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Gadjah Mada. Setelah membuka acara, Ketua Senat Fakultas Psikologi UGM, Prof. Drs. Subandi, M.A., Ph.D., menyampaikan laporan tahunan Senat Fakultas Psikologi UGM periode 2021. Subandi memaparkan 16 rapat dan keputusan yang telah dilaksanakan Dewan Senat mulai 8 Januari hingga 23 Desember 2021 secara kronologis. Rincian adalah 6 kali rapat pleno, 8 kali rapat khusus, dan 2 kali rapat terbuka.
Pada sesi berikutnya dilanjutkan dengan pidato laporan tahunan Dekan yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Psikologi UGM, Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D. Pada pidatonya Rahmat menjelaskan mulai visi Fakultas Psikologi UGM hingga pencapaian akademik dan non akademik Fakultas Psikologi UGM selama satu tahun.
“Visi Fakultas Psikologi tahun 2017 sampai 2022 adalah menjadi lembaga pendidikan yang mengembangkan psikologi sebagai hub science yang memimpin kemajuan ilmu keperilakuan dengan fokus kesiapan mental dan harmoni masyarakat untuk keunggulan bangsa berdasarkan nilai-nilai budaya dan Pancasila. Visi ini sangat relevan dengan situasi kehidupan masyarakat termasuk di dalamnya kehidupan di keluarga besar Fakultas Psikologi UGM,” ucap Rahmat membuka pidatonya.
Setelah itu pidato dilanjutkan membahas tentang aktivitas akademik dalam penyesuainnya menghadapi pandemi COVID-19. Selain itu Rahmat juga menjelaskan tentang peran aktif Fakultas Psikologi untuk masyarakat pada saat pandemi COVID-19 dan juga pergantian kepengurusan Fakultas Psikologi UGM di penghujung tahun 2021 yang berlangsung lancar dan harmonis.
“Dekanat periode baru mendapatkan dukungan penuh dari tim dekanat periode 2016-2021. Dekanat periode 2021 sampai 2026 mewarisi bekal yang sangat baik untuk meneruskan upaya mewujudkan visi Fakultas Psiukologi UGM,” terang Rahmat.
Rahmat melanjutkan dengan pemaparan profil akademik dan kemahasiswaan. Pada paparannya Rahmat juga menjelaskan tentang penelitian dan publikasi, pengabdian kepada masyarakat dan kerjasama, sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana yang berhasil dibangun di Fakultas Psikologi UGM selama satu tahun terakhir.
Rapat senat Fakultas Psikologi UGM yang dilaksanakan di awal tahun 2022 ini juga dihadiri oleh Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., IPU., ASEAN Eng. Dalam kesempatan ini Panut turut memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Fakultas Psikologi UGM.
“Pada kesempatan yang berbahagia ini saya atas nama UGM dan juga atas nama saya pribadi mengucapkan selamat Dies Natalis ke-57 Fakultas Psikologi yang tahun ini mengambil tema Reconnecting and Co-creating. Semoga di usianya yang ke-57 ini Fakultas Psikologi semakin maju dan makin jaya serta lebih berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ucapnya sembari berterima kasih kepada semua civitas akademika dan pendiri Fakultas Psikologi UGM atas dedikasinya memajukan Fakultas Psikologi UGM mulai awal berdiri hingga saat ini.
Kenormalan baru membawa angin segar dalam meredakan arus kasus Covid-19 di masyarakat. Melalui kebijakan protokol kesehatan yang ketat, pembatasan sosial dan wilayah, serta keberadaan satgas covid terbukti efektif mengatasi dampak dari penyebaran Covid-19. Namun, di sisi lain muncul sejumlah dampak negatif dari kenormalan baru. Beberapa studi menunjukkan dampak negatif ini melahirkan perilaku individu yang tidak sehat, seperti kecemasan, kemarahan, kesedihan, efikasi diri lemah, mudah tersulut emosi, kecanduan gadget semakin marak, dan lain-lain.
“Perilaku ini terjadi tidak hanya terjadi di lingkungan kecil keluarga dan interaksi personal, namun juga mencakup komunitas yang lebih besar seperti tempat kerja, sekolah, dan masyarakat umum,” ungkap Dosen Fakultas Psikologi UGM, Diana Setiyawati, Ph.D., Psikolog, dalam rilis yang diterima Senin (10/1).
Diana mengatakan belajar dari pandemi Flu Spanyol bayi-bayi yang dikandung dan dilahirkan pada masa pandemi ditemukan mengalami risiko kesehatan dan disabilitas yang lebih tinggi. Sebab, bayi-bayi tersebut melalui tahap perkembangan krusialnya ketika sistem kesehatan sedang difokuskan pada penanggulangan pandemi. Kondisi tersebut berimbas pada kurangnya perhatian terhadap aspek kesehatan dan sektor kehidupan lainnya.
Oleh karenanya, dalam situasi ini kajian psikologi menjadi penting untuk dilakukan secara mendalam dan cermat untuk memberikan masukan analisis situasi dan mitigasi dampak jangka menengah dan jangka panjang pandemi Covid-19. Sebagai langkah antisipasi, Diana dan tim dari Fakultas Psikologi UGM yaitu Indrayanti, Ph.D., Psikolog, Elga Andriana, M.Ed., Ph.D.,Hanifah Nurul Fatimah, M.Sc., Haiyun Nisa, M.Psi., Psikolog, Harlina Nurtjahyanti, M.Psi., Psikolog, dan Annisa Reginasari, M.A., merumuskan rekomendasi kebijakan dalam sebuah policy brief.
Diana menyampaikan policy brief tersebut disusun dalam rangka peringatan ulang tahun ke-57 Fakultas Psikologi UGM untuk mendukung upaya mitigasi dampak menengah dan panjang dari pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Rekomendasi disusun menggunakan pendekatan rentang perkembangan manusia yang berinteraksi dengan tiga sektor penting dalam sistem sosial yaitu keluarga, sekolah, dan tempat kerja.
Rekomendasi kebijakan jangka menengah disusun untuk keluarga, pendidikan, tempat kerja dan masyarakat. Untuk keluarga, orang tua diharapkan memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pengasuhan lima tahun pertama maksimal bagi anak yang lahir di masa pandemi. Selain itu, juga memiliki keterampilan mendampingi anak dalam mengakses konten digital sehingga proses penggunaannya menjadi tepat sasaran.
Lalu, dalam sistem pendidikan perlu dilakukan penyusunan ragam kurikulum yang sesuai untuk metode pembelajaran jarak jauh, tatap muka maupun bauran antara keduanya. Hal ini tentunya perlu diimbangi dengan peningkatan kapasitas guru sehingga mampu merancang pembelajaran dengan tepat.
Berikutnya di tempat kerja penting untuk menyusun rancangan pedoman bekerja di era kenormalan baru. Salah satunya yang memuat peningkatan kapasitas kesiapan psikologis para pekerja dan implementasi kebijakan ramah keluarga. Hal tersebut perlu dilakukan untuk mewujudkan lingkungan kerja yang sehat dan tercapainya kesejahteraan psikologis para pekerja.
Selanjutnya pada tataran masyarakat umum. Perlu dilakukan identifikasi potensi antar generasi yang dapat meningkatkan kesehatan fisik dan jiwa seluruh komponen yang terlibat, baik anak, remaja, dewasa atau lansia agar menjadi lebih berdaya dalam menghadapi pandemi.
Sementara itu rekomendasi jangka panjang yang ditawarkan adalah melakukan penguatan sistem pelayanan kesehatan jiwa di layanan primer yaitu puskesmas. Disamping itu, juga penguatan sistem kesehatan jiwa berbasis sekolah. Tak kalah penting penguatan keluarga agar memiliki skill dan resiliensi dalam menghadapi berbagai tekanan dari pandemi Covid-19.
“Penyusunan program kebijakan dan strategi yang mendukung kebutuhan yang berbeda dari para pekerja dan adanya program mentoring psikologis sebagai upaya family learning bagi orang tua yang bekerja sehingga dapat berperan dengan maksimal,” tambahnya.
Acara berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB. Acara ini dilaksanakan secara luring dan daring yang dapat diikuti melalui Youtube Kanal Pengetahuan Fakultas Psikologi UGM.
Pada acara hari ketiga ini dilaksanakan lima sesi kegiatan. Tiga diantaranya adalah launching buku. Sedangkan dua lainnya adalah presentasi penelitian big data dan ditutup oleh webinar Keluarga Alumni Psikologi Gadjah Mada (Kapsigama).
Pada sesi pertama yang yang dimulai pukul 08.00 WIB diadakan launching buku yang berjudul Metode Pengasuhan Anak karya Dr. Mohammad Mahpur, M.Si. Buku ini merupakan hasil studi Disertasi Mahpur pada saat menjalani studi doktoral pada Program Studi Doktor Ilmu Psikologi UGM di bawah bimbingan promotor Prof. Drs. Koentjoro, MBSc., Ph.D. Psikolog.
Pada acara bedah buku yang dimoderatori oleh Lu’luatul Chizanah, S.Psi., M.A. ini Mahpur menjelaskan proses penelitian doktoralnya yang dilakukan di sebuah tempat yang dijuluki “Desa Idiot”. Dengan pendekatan indigenous psychology, Mahpur mampu mengidentifikasi permasalahan yang terjadi hingga memberikan solusi-solusi yang berakar pada kearifan lokal setempat.
Pada sesi kedua yang dimulai pukul 10.00 WIB kembali diadakan launching buku yang berjudul Psikosis Awal (Deteksi dan Intervensi Dini) karya Prof. Drs. Subandi M.A., Ph.D & Citra Ayi Safitri M.Psi., Psikolog. Acara ini dipandu oleh pembawa acara Dr. Phil. Edo Sebastian Jaya, M.Psi.
Buku Psikosis Awal ini sangat penting bagi perkembangan keilmuan tentang studi pada psikosis di usia muda. Karena dirancang multiperspektif keilmuan yaitu psikiatri dan psikologi, maka launching buku ini juga mendatangkan beberapa pengulas antara lain Prof. Byron J. Good, Ph.D, Dr. dr. Rusdi Maslim, SpKJ., M.Kes., Dr. dr. Irmansyah, SpKJ(K), Psychiatrist, dr. Natalingrum Sukmarini, SpKJ(K), M.Kes., Psychiatrist, dan Herlini Utari., M.Psi., Psikolog.
Pada sesi ketiga yang dimulai pukul 13.00 WIB acara ini diisi dengan presentasi penelitian Big Data yang sedang dilaksanakan oleh Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP). Penelitian yang pertama adalah “Changing Risk Perception in the COVID-19 Pandemic: A Sentiment Analysis of Two Lockdown” yang disampaikan oleh Nuel Bagus Cahyanto. Sedangkan penelitian yang kedua adalah Koping selama Pandemi: Analisis Twitter mengenai Respon Psikososial terhadap Dampak COVID-19 di Indonesia yang disampaikan oleh Yasmin Nur Afifah.
Selanjutnya pada sesi keempat diisi oleh acara webinar dengan tema “Psikologi Agama dan Spiritualitas dalam Konteks Masyarakat Indonesia. Dipandu oleh moderator Lu’luatul Chizanah, S.Psi., M.A., pemateri pada sesi ini Prof. Drs. Subandi M.A., Ph.D. menjelaskan tentang perkembangan penelitian teoretis dan empiris tentang agama dan spiritualitas dalam konteks keilmuan psikologi. Selain itu Subandi juga membahas 4 judul buku bertemakan psikologi agama yaitu Psikologi Dzikir: Studi Fenomenologi Pengalaman Transformasi Religius (2009), Psikologi Agama dan Kesehatan Mental (2012), Terapi Ruqyah dan Kesadaran yang Berubah (altered States of Consciousness)(2020), dan yang terbaru yaitu Menuju Indonesia Maju 2045.
Acara Psychology Week pada hari ke-3 ini ditutup dengan sesi ke-5 yaitu acara dari Keluarga Alumni Psikologi Gadjah Mada (KAPSIGAMA) yaitu webinar dengan tajuk “KAPSIGAMA Update”. Webinar ini membahas tentang kegiatan Kapsigama hingga tahun 2022 ini.