Arsip:

Adjunct Profesor

Prof. Ajeng Juwita Puspitasari, PhD, LP, ABPP

Prof. Ajeng Juwita Puspitasari, PhD, LP, ABPP adalah psikolog klinis berlisensi dan tersertifikasi dewan profesi melalui American Board of Professional Psychology (ABPP) dengan spesialisasi dalam terapi perilaku dan kognitif. Saat ini ia menjabat sebagai Clinical Professor serta Director of Clinical Training di Department of Psychology, University of Wisconsin-Milwaukee. Selain itu, ia juga merupakan pendiri dan direktur Center for Evidence-Based Practice. Prof. Puspitasari memiliki keahlian dalam psikoterapi berbasis bukti (evidence-based psychotherapy), khususnya untuk depresi, gangguan kecemasan, perilaku bunuh diri dan menyakiti diri, trauma, serta gangguan suasana hati dan kecemasan perinatal. Pendekatan klinis yang ditekuni meliputi Cognitive Behavioral Therapy (CBT), Acceptance and Commitment Therapy (ACT), Behavioral Activation (BA), Exposure Therapy, dan Dialectical Behavior Therapy (DBT). Ia dikenal mengedepankan layanan yang sensitif budaya, berorientasi pemulihan, dan berbasis riset. Selain praktik klinis dan kepemimpinan akademik, beliau aktif menulis artikel ilmiah, memberikan pelatihan profesional, supervisi klinis, serta konsultasi internasional. Kontribusinya banyak berfokus pada menjembatani kesenjangan antara penelitian dan praktik layanan kesehatan mental agar intervensi efektif dapat diakses lebih luas.

Prof. Byron J. Good, Ph.D

Prof. Byron J. Good, Ph.D adalah professor Social Anthropology dari Harvard Medical School, USA. Beliau telah menjabat sebagai Ketua Departemen Kesehatan Global dan Kedokteran Sosial pada tahun 2000-2006. Professor Good telah lama tertarik pada bagaimana beragam bentuk budaya membentuk presentasi, pengalaman, dan respons terhadap penyakit mental serius dalam masyarakat di Indonesia, Iran, Turki, Amerika Serikat, dan Tiongkok. Professor Good telah melakukan penelitian selama hampir 50 tahun, dengan fokus utama pada studi tentang penyakit mental serius dan perawatan berbasis komunitas di berbagai wilayah termasuk Yogyakarta pada lingkungan pasca-konflik serta pasca-tsunami di Aceh Indonesia. Professor Good telah bekerja secara intensif di Indonesia sejak tahun 1996 dengan penelitian etnografi terhadap budaya Jawa, khususnya yang berkaitan dengan penyakit mental, serta penelitian kuantitatif dan etnografi mengenai fase awal penyakit psikotik, perjalanan psikosis cepat yang bersifat longitudinal, dan efektivitas layanan kesehatan mental.

Dr. Marijtje Jongsma, M.L.A.

Dr. Marijtje Jongsma, M.L.A., adalah seorang Profesor Madya di Behavioural Science Institute dan School of Psychology di Radboud University, Nijmegen, Belanda. Ia merupakan pakar terkemuka di bidang neuropsikologi dan neurosains kognitif, khususnya dalam penggunaan elektroensefalografi (EEG) untuk mengeksplorasi proses mental dan perilaku manusia.

Selain perannya di Radboud, Dr. Jongsma juga aktif terlibat dengan Fakultas Psikologi di Universitas Gadjah Mada (UGM) di Indonesia, dengan berkontribusi dalam kolaborasi akademik serta pengembangan riset di bidang neurosains dan psikologi. Keterlibatannya dengan UGM mencerminkan komitmennya dalam membangun kemitraan akademik internasional serta mendukung pertukaran pengetahuan ilmiah secara global.

Dalam peran gandanya sebagai dosen dan peneliti, Dr. Jongsma berkontribusi pada pengembangan studi interdisipliner yang menjembatani psikologi dan neurosains. Ia juga terlibat dalam tata kelola akademik sebagai anggota Dewan Perwakilan Fakultas Ilmu Sosial di Radboud University, yang turut berperan dalam membentuk kebijakan akademik dan mendukung perkembangan pendidikan tinggi.

Keahlian Dr. Jongsma terus mendorong kemajuan dalam bidang neurosains kognitif, sementara kolaborasi internasional yang ia jalin membantu memperkuat penelitian dan pendidikan lintas negara.

Dr. Anke Karl

Dr. Anke Karl adalah pimpinan strategis Clinical Psychology Research Group and the Mood Disorders Centre, serta menjabat sebagai Direktur Laboratorium Biobehavioral MDC. Penelitiannya mengkaji bagaimana proses biologis dan perilaku membentuk gangguan stres pascatrauma (PTSD) dan pemulihan dari trauma psikologis. Ia juga berupaya menerapkan pengetahuan biopsikologis untuk meningkatkan terapi bagi penderita PTSD dan depresi.

Anke menempuh pendidikan psikologi klinis dan neurosains perilaku di Universitas Humboldt Berlin, di mana ia menerima Penghargaan Ilmuwan Muda pada tahun 2001. Kemudian ia menyelesaikan penelitian pascadoktoral di Center for Stress and Anxiety Disorders, Universitas Albany, sebelum memegang posisi akademis di Jerman dan Inggris sebelum bergabung dengan Universitas Exeter.

Karyanya telah dipublikasikan di jurnal-jurnal terkemuka dan didukung oleh lembaga pendanaan penelitian utama. Ia juga menyelesaikan pelatihan lanjutan dalam terapi perilaku kognitif, merupakan Psikoterapis Psikologis berlisensi, dan berpraktik sebagai terapis rekanan di Klinik AccEPT.

Prof. Theo Bouman

Prof. Bouman aktif mengajar di jenjang sarjana, magister, serta program riset magister di Universitas Groningen. Ia juga menjadi koordinator modul psikologi dalam program master internasional Erasmus Mundus NOHA (Network on Humanitarian Action), termasuk kemitraan dengan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Prof. Erminia Colucci, Ph.D.

Prof. Erminia Colucci adalah Profesor Psikologi Visual dan Kesehatan Mental Global & Budaya di Departemen Psikologi, Middlesex University London, serta Profesor Afiliasi di Universitas Gadjah Mada (UGM), Indonesia. Beliau dikenal atas kontribusi dalam penelitian tentang hak asasi manusia, kesehatan mental, pencegahan bunuh diri, dan kekerasan domestik. Fokus penelitian Prof. Erminia pada pengalaman langsung orang dengan gangguan mental dan perilaku bunuh diri, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, kelompok etnis minoritas, dan pengungsi.