Unit Pengembangan Alat Psikodiagnostika (UPAP) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada melaksanakan uji coba perdana pengembangan Tes Agilitas di SMA Negeri 1 Kalasan pada Kamis, 26 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemetaan potensi akademik siswa yang diselenggarakan melalui kerja sama antara sekolah dan Fakultas Psikologi UGM. Uji coba ini menjadi langkah awal dalam proses pengembangan instrumen asesmen yang lebih komprehensif dan adaptif terhadap kebutuhan peserta didik tingkat menengah.
UPAP
GMST atau Gadjah Mada Scholastic Test merupakan tes yang digunakan untuk seleksi masuk pada International Undergraduate Program (IUP) di seluruh Fakultas Universitas Gadjah Mada. GMST merupakan tes berbasis paper and pencil, dimana pada penyelenggaraan biasanya dilaksanakan langsung dengan bertatap muka. Namun, pada periode kali ini, dilakukan penyesuaian dari GMST berbasis paper and pencil menjadi berbasis daring atau dalam jaringan.
Terdapat tiga narasumber dalam sesi ini, yakni Ariana Marastuti, M.S.W. selaku Kepala Bidang Tes Potensi Akademik UPAP, Wahyu Jati Anggoro, S.Psi., M.A. Kepala Bidang Pengembangan Alat UPAP dan Andreas Tri Setiawan selaku penanggung jawab bagian perangkat dan prosedur instalasi program.
Acara terdiri dari empat sesi, yakni tiga sesi materi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
Ariana Marastuti, M.S.W. menyampaikan materi terkait peraturan peserta tes, persiapan bagi peserta serta materi dan waktu pengerjaan tes. Menurut beliau, penting bagi peserta untuk membaca prosedur dan peraturan tes, supaya tes dapat berlangsung dengan lancar. Adapun instruksi pengerjaan tes akan disampaikan menggunakan Bahasa Inggris, mengingat seleksi ditujukan untuk program IUP. Disamping itu, selama tes peserta akan diminta terhubung dengan panitia melalui software Zoom Meeting yang telah dipasang di perangkat masing-masing, serta mengaktifkan media komunikasi WhatsApp Messenger. Panitia juga akan menerapkan aturan dengan tegas dan tidak menoleransi segala bentuk kecurangan.
Selanjutnya, materi terkait prosedur dan pelaksaan tes disampaikan oleh Wahyu Jati Anggoro, S.Psi., M.A., sedangkan materi mengenai perangkat dan prosedur instalasi tes disampaikan oleh Andreas Tri Setiawan.
Pada sesi materi perangkat dan prosedur instalasi tes, dijelaksan bahwa persyaratan perangkat yang ditetapkan oleh panitia adalah bersifat mutlak karena sudah dirancang dan disesuaikan untuk pelaksanaan tes. Misalnya, untuk persyaratan ukuran layar laptop atau PC, minimal 12 inci. Jika perangkat yang digunakan tidak sesuai, maka soal ujian yang di layar tidak akan nampak dengan baik.
Peserta akan diberikan panduan instalasi secara secara mandiri oleh panitia, lengkap dengan link instalasi program yang diperlukan untuk tes. Andreas menyampaikan bahwa, satu hari sebelum pelaksanaan tes, peserta harus memastikan bahwa perangkat sudah siap.
Acara diadakan pada Kamis, 28 Mei 2020 pukul 10.30 WIB. Sesi online ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait kebutuhan tes PAPs berbasis daring ditengah pandemi COVID-19 saat ini, dimana Tes PAPs dapat dilakukan secara online atau dengan metode Computer Based Test (CBT).
Adapun acara dibagi menjadi empat sesi, dimana pada sesi pertama dibahas mengenai informasi umum mengenai tes PAPS yang disampaikan Wahyu Widhiarso, S.Psi., M.A. selaku Kepala UPAP. Dilanjutkan dengan sesi terkait alur pendaftaran, sesi informasi terkait instalasi perangkat dan sesi pelaksanaan tes oleh Wahyu Jati Anggoro, S.Psi., M.A. selaku Kepala Bidang Pengembangan Alat UPAP.
Selaku penyelenggara tes, UPAP akan melaksanakan dan mengawasi jalannya tes PAPs secara online, dengan bantuan SEB dan Zoom yang dapat diakses melalui PC/Laptop dengan sistem operasi Windows dengan requirement tertentu.
Informasi lebih lengkap mengenai Tes PAPs Berbasis Daring dapat diakses melalui laman web UPAP.