Acintya Ratna Priwati merupakan peneliti dan akademisi di bidang psikologi sosial dengan fokus kajian pada identitas sosial dalam perspektif lintas budaya. Acintya menyelesaikan studi doktoral (S3) di Laboratoire de Psychologie Sociale, Université Paris Cité, Prancis. Penelitian doktoralnya menelaah bagaimana individu memaknai identitas nasional melalui ingatan kolektif tentang masa lalu serta proyeksi terhadap masa depan, dengan pendekatan psikologi sosial. Studinya membandingkan konteks Indonesia dan Prancis dengan mengintegrasikan kerangka Teori Identitas Sosial dan perspektif psikologi lintas budaya. Sebelumnya, Acintya menempuh pendidikan magister (S2) di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan memperoleh gelar Master of Arts (M.A.) dalam Psikologi Sosial. Pada jenjang ini, ia memperdalam kajian mengenai perilaku individu di konteks digital sekaligus mengembangkan kompetensi dalam metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif. Pendidikan sarjana (S1) juga diselesaikan di Fakultas Psikologi UGM, yang menjadi awal ketertarikannya pada isu-isu psikologi sosial serta relasi antara individu, kelompok, dan konteks budaya. Selain fokus utama pada identitas nasional dan memori kolektif, Acintya memiliki minat riset pada identitas sosial, self dan relasi interpersonal, psikologi antarbudaya, serta psikologi siber, khususnya dalam kaitannya dengan dinamika sosial dan perkembangan teknologi. Sebagai tenaga pengajar, Acintya pernah mengampu mata kuliah Psikologi Sosial, Psikologi Komunikasi, Rentang Perkembangan Manusia, Asesmen Dasar serta Psikologi dan Budaya.
2024
Fakhirah Inayaturrobbani S.Psi, M.A menyelesaikan pendidikan sarjana dan masternya (Master of Arts) di Bidang Psikologi Sosial di Fakultas Psikologi UGM dengan fokus riset psikologi identitas sosial di media sosial. Ia sempat berkarir sebagai analis teknologi dengan peran sebagai User Experience Researcher di bawah Dinas Komunikasi dan Informatika, Pemerintahan Provinsi Jawa Barat, beberapa tahun sebelum kembali mengabdi di Fakultas Psikologi UGM. Selain itu, ia banyak melakukan edukasi di media sosial pribadinya sebagai upaya melakukan kanalisasi dari pemahaman teori-teori psikologi sosial dan budaya, psikologi media, informasi dan teknologi serta intervensi sosial berbasis teknologi. Fakhirah sendiri banyak meneliti fenomena yang terjadi di media sosial dengan menggunakan berbagai pendekatan, baik kualitatif maupun kuantitatif eksperimental. Tujuan jangka panjang Fakhirah adalah membangun pondasi teoritis dan menguji titik ideal intervensi sosial dalam mengubah persepsi masyarakat berbasis media dan teknologi dalam keanekaragaman budaya Indonesia.
Lu’luatul Chizanah, S.Psi., M.A. lulus dari Universitas Gadjah Mada dengan gelar Sarjana Psikologi (S.Psi) dan Master of Arts (M.A.). Lu’luatul menekuni bidang keilmuan relasi sosial dan akif meneliti budaya, spiritual, dan neuropsikologi.
Zafira Rahmania Nur Shabrina, S.Psi., M.Sc saat ini sebagai kandidat Ph.D., (Social, Economic, and Organizational Psychology) di Universiteit Leiden. Sebelumnya ia menyelesaikan studi master dalam bidang psikologi ekonomi dan konsumen di Universiteit Leiden juga pada tahun 2017. Gelar sarjananya dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 2010. Zafira banyak meneliti bidang poverty and psychology, social relations, economic psychology.
Universitas Sydney bekerja sama dengan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan program field school singkat selama 1.5 jam dengan tema Kesehatan Mental di Indonesia dan Akses Layanan Kesehatan Mental, Rabu (19/6). Kegiatan yang dilakukan di ruang A-203 Fakultas Psikologi UGM ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang isu kesehatan mental di Indonesia.
Sebanyak 33 mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) telah meraih prestasi sebagai penerima beasiswa Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) 2024. IISMA merupakan salah satu inisiatif Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk meningkatkan mobilitas mahasiswa Indonesia ke berbagai universitas bergengsi di dunia.
(CLSD) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan riset inovatif bekerja sama dengan Gabrielle Irene, S.Psi, seorang alumnus S1 Psikologi UGM yang kini menempuh program Master Behavioural Science di Radboud University, Belanda, di bawah supervisi Dr. Barbara Muller. Riset ini berangkat dari keprihatinan peningkatan kadar karbon dioksida di atmosfer yang telah melampaui batas normal.
Apa itu APC atau Article Processing Charge?
Article Processing Charge (APC) atau disebut juga biaya proses publikasi adalah satuan biaya yang harus dibayarkan oleh seorang penulis ke penerbit/jurnal yang disasar untuk proses penerbitan suatu artikel. Pada umumnya, APC ini dibayarkan ketika artikel yang di-submit telah dinyatakan diterima (accepted).
Lembaga Mahasiswa (LM) Psikologi UGM kembali menggelar “Ngariung”, diskusi tentang fenomena sosial di masyarakat, pada Sabtu (25/5). Ngariung 2024 kali ini mengangkat tema “Diskursus Ableisme: Adakah Inklusivitas untuk Hiburan Berkualitas?”.