Arsip:

Liputan/Berita

Dina Raih Juara dalam Tiga Kejuaraan MTQ

Salah satu Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), mengikuti tiga kejuaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dari bulan Oktober hingga Desember 2018. 

Pada tanggal 4 sampai 13 Oktober 2018, Kementerian Agama Republik Indonesia mengadakan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXVII di Medan, Sumatera Utara.

Acara ini merupakan acara yang rutin diadakan oleh Kementerian Agama setiap 2 tahun sekali. Peserta yang mengikuti MTQ Nasional XXVII datang dari 34 provinsi di Indonesia. read more

Mahasiswa Australia Pelajari Advokasi Kesehatan Mental bersama CPMH

Kamis, 6 Desember 2018, Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) mendapatkan kunjungan dari mahasiswa dan dosen The University of Sydney. Kunjungan ini merupakan agenda filed trip rangkaian acara summer course yang mereka ikuti.

Sebanyak 16 mahasiswa dan 2 dosen dari The University of Sydney yang hadir disambut oleh pihak dekanat Fakultas Psikologi UGM beserta jajarannya dan tim dari Center for Public Mental Health (CPMH). Acara berlangsung lancar dari pukul 09.00 hingga 12.00 di Gedung A ruang 203.

Acara kunjungan di buka dengan sambutan dan penjelasan singkat mengenai Fakultas Psikologi UGM oleh Dekan Fakultas Psikologi UGM, Prof. Faturcohman, M.A. Kemudian acara dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai fenomena dan penanggulangan gangguan kesehatan mental di Indonesia, khususnya fenomena pasung oleh kepala CPMH, Diana Setiyawati, M.HSc.Psy., Ph.D.

Diana menjelaskan lebih spesifik mengenai advokasi yang dilakukan CPMH terhadap Gerakan Bebas Pasung dengan mengambil contoh kasus Mbah Marsiyo yang terjadi di Kebumen. Diana mengungkapkan bahwa CPMH ikut berperan aktif dalam membantu ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) yang tinggal di tempat rehabilitasi milik Mbah Marsiyo, yang diberi nama DARASO, untuk mendapatkan fasilitas yang lebih layak.

Selain itu CPMH juga turut membantu membebaskan ODGJ yang dipasung sehingga mereka dapat beraktivitas dengan bebas. Hal lain yang secara kontinu dilakukan CPMH untuk mendukung Gerakan Bebas Pasung di Indonesia adalah dengan memberi edukasi dan pelatihan kepada pekerja sosial dan relawan kesehatan mental, membangun sistem kesehatan mental yang komprehensif, dan melakukan penelitian untuk menganalisis metode advokasi yang telah dilkasanakan sehingga dapat diimplementasikan di wilayah lain di Indonesia.

Di akhir sesi, Diana mengajak mahasiswa dan dosen dari negeri kangguru ini untuk mengikuti agenda The 3rd International Summer Course on Advocacy Skills in Mental Health System Development: from research to policy. Acara summer course tersebut akan diselenggarakan oleh CPMH pada bulan Juli tahun mendatang. Tema yang diangkat pada summer course tersebut adalah Family and Mental Health Promotion. (Humas Psikologi UGM/Jehna)

Mahasiswa Psikologi Juara Lomba Debat Nasional PGSD FIP UPI 2018

Tim debat Fakultas Psikologi mengikuti lomba debat nasional PGSD FIP UPI 2018 yang diselenggarakan di Bandung pada tanggal 29 November – 2 Desember 2018.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan mengembangkan dan menumbuhkan sikap kreatif, sportif dan sebagai sarana aktualisasi potensi mahasiswa. Lomba debat ini mengusung tema “Revitalisasi Pendidikan Dasar dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045”.

Tim UGM yang beranggotakan Haris Hendrik, mahasiswa Fakultas Kehutanan, Rahmayanti dan Nurul Hidayah yang merupakan mahasiswi dari Fakultas Psikologi berhasil menjadi runner-up dalam lomba ini.

Tahap awal penentuan tim yang masuk menjadi finalis adalah dengan seleksi esai. Tim UGM mengirimkan esai dengan judul “Pendidikan Inklusif “Beasiswa 10.000”. Implementasi “Goodness Integrated Collaboration” sebagai Manajemen Strategis “5M Movement” dalam Upaya Mewujudkan Generasi Berkarakter “Memayu Hayuning Bawana” untuk Indonesia Emas 2045. Esai tersebut berhasil mengantarkan tim ke babak selanjutnya.

Dengan lolosnya essai tersebut, tim selanjutnya mengikuti pertandingan pertama memperebutkan victory point agar dapat lolos ke babak semifinal. Permasalahan yang didebatkan pada pertandingan pertama adalah mengenai penerapan pendidikan wajib wirausaha utuk pendidikan atas dan pendidikan menengah guna mencetak pengusaha muda.

Tim berhasil memenangkan pertandingan atas STPN Medan dan lanjut pada babak kedua dengan mosi kebebasan berekspresi di sosial media meningkatkan jiwa kreativitas peserta didik. Tim kembali berhasil memenangkan perdebatan atas UPI dan lanjut pada babak final. Pada babak final, tim bertemu dengan tim Universitas Negeri Jakarta dengan mosi penerapan permenristekdikti No. 55 tahun 2018 tentang pembinaan Pancasila oleh organisai ekstra.

Dalam babak final, tim UGM harus menerima posisi sebagai runner-up dengan skor tipis 19,58 banding 19,05. Selain posisi runner-up, Haris sebagai ketua tim berhasil mendapatkan penghargaan sebagai best speaker dari semua pembicara dalam debat. “Ajang debat mahasiswa seperti ini sangat positif dalam membantu mahasiswa untuk berfikir kritis dan peka terhadap permasalahan sekitar dan juga sebagai sarana menyampaikan pendapat atas analisis permasalahan yang ada”, ungkap Nurul.

Fakultas Psikologi Raih Juara Harapan II dalam Festival Batik Dies Natalis UGM Ke-69

Dalam rangka Dies Natalis Universitas Gadjah Mada ke-69, Dharma Wanita Persatuan UGM (DWP UGM), yang diketuai oleh Ir. Nur Indrianti Panut Mulyono, M.T., D.Eng., bekerja sama dengan Griya Batik Lestari menyelenggarakan Festival Batik.

Salah satu rangkaian kegiatan festival ini ialah “Lomba Keluwesan Peragaan Kain Batik” yang dilaksanakan pada tanggal 1 Desember 2018. Kegiatan ini bertujuan untuk memamerkan batik-batik khas Yogyakarta dan juga sebagai bentuk penghargaan Universitas Gadjah Mada terhadap pengrajin batik di Yogyakarta. Kegiatan Lomba Keluwesan Peragaan Kain Batik diikuti oleh 19 orang peserta yang merupakan perwakilan dari masing-masing fakultas di Universitas Gadjah Mada. Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Grha Sabha Pramana lantai 1 ini juga mengundang 19 wirausaha Batik yang ada di Yogyakarta untuk memamerkan dan menjual batik hasil kreasi mereka.

Dalam perlombaan ini akan dipilih 6 juara yakni Juara I, II, III dan Juara Harapan I, II, III. Salah satu penghargaan pada ajang ini berhasil diraih oleh mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada bernama Ni Putu Melinda Prabamitha Sari yang akrab dipanggil Melinda dengan mendapatkan Juara Harapan II.

Terdapat beberapa kriteria penilaian dari Lomba Keluwesan Peragaan Kain Batik yakni keindahan riasan wajah dan rambut, keserasian kostum, serta keluwesan peserta dalam memperagakan kain batik. Peserta diberikan kebebasan dalam mengkreasikan pakaian yang digunakan selama berwarna hitam dan sopan. Peserta diberikan selembar kain batik berukuran 2,5 meter dan diminta untuk membawakan kain tersebut dengan kreativitasnya masing-masing. Batik-batik yang dibawakan merupakan batik tulis dengan pewarna alami yang bekerjasama dengan Griya Batik Lestari. read more

Gathering Atlet PORSENIGAMA: Bangkitkan Semangat dan Prestasi Atlet Psikologi

Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) mengadakan acara Gathering Atlet Pekan Olahraga dan Seni Universitas Gadjah Mada (PORSENIGAMA) dengan mengundang seluruh atlet dan supporter yang mengikuti kegaiatan PROSENIGAMA 2018.

Acara yang dilaksanakan pada hari Rabu, 28 November 2018 di ruang G-100 ini berlangsung meriah dengan dihadiri kurang lebih 100 atlet dan suporter yang mendukung acara PORSENIGAMA 2018. Acara dimulai pukul 16.00 dan berakhir pukul 19.00. Acara gathering ini menjadi ajang ramah tamah antara dekanat dengan para atlet PORSENIGAMA sekaligus memberikan apresiasi kepada para atlet yang mengharumkan nama fakultas.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Departemen Minat dan Bakat Lembaga Mahasiswa Psikologi, M. Farie Ath Thaariq, dan Dekan Fakultas Psikologi UGM, Prof. Dr. Faturochman, M.A. Dilanjutkan dengan pemberian penghargaan secara simbolis dengan mengalungkan medali kepada atlet yang menjuarai PORSENIGAMA 2018 dan atlet PBUP dan PBS. Setelah itu  jajaran dekanat beserta para atlet melakukan santap malam bersama dan ramah-tamah.

Pada PORSENIGAMA 2018 ini, Fakultas Psikologi mengirimkan sejumlah atlet yang tampil di berbagai cabang olahraga seperti badminton, futsal, basket, judo, karate, renang, atletik, bridge dan dayung. Namun untuk beberapa cabang kesenian dan olahraga seperti band, tari tradisional dan hoki, Fakultas Psikologi tidak mengirimkan wakil, “kami sudah mencoba mencari tetapi tidak ada mahasiswa yang bisa mewakili” ucap Farie.

Acara makin meriah ketika Trisula Purba, kelompok supporter dari Fakultas Psikologi menyanyikan yel-yel dan jargon yang biasa mereka lantunkan untuk mendukung para atlet yang sedang bertanding.

Pada kegiatan PORSENIIGAMA 2018 ini, Fakultas Psikologi UGM berhasil meraih 6 emas yang berasal dari cabang karate, judo, basket, taekwondo, dan renang, 7 perak dari cabang judo, renang, dayung, berkuda, dan tenis lapangan, dan 2 perunggu dari cabang bridge dan fotografi.

Farie, yang juga menjadi atlet futsal PORSENIGAMA 2018 mengatakan “saya pribadi merasa senang sekali karena baru tahun ini fakultas memberikan apresiasi kepada atlet-atlet PORSENIGAM karena selama ini biasanya teman-teman atlet hanya ikut saja dan belum ada apresiasi seperti ini. Walaupun pada awalnya canggung, namun Pak Dekan dapat memberikan feedback yang baik dan ini bisa menjadi awal supaya bisa lebih baik lagi”.

Departemen Minat dan Bakat Lembaga Mahasiswa Psikologi, merupakan departemen yang mengurus para atlet yang mengikuti PORSENIGAMA 2018 dari mulai pendaftaran hingga pencarian atlet. Sebagai Ketua Departemen Minat dan Bakat Farie berharap teman-teman yang ingin ikut perlombaan non-akademis bisa lebih semangat dan ikut banyak kegiatan perlombaan supaya dapat memenangkan banyak kejuaraan dan tahun depan PROSENIGAMA prestasinya menjadi lebih baik. (Humas Psikologi UGM/Jehna)