Sehubungan dengan peningkatan pemahaman mengenai inovasi pengembangan alat ukur psikologis, dari studi kualitatif menuju pengembangan skala, Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Webinar Series dengan tema “Inovasi Alat Ukur Psikologis: Dari Studi Kualitatif Menuju Pengembangan Skala”. Kegiatan ini akan menghadirkan narasumber sebagai berikut:
Event

Anak yang menangis, marah, tantrum, atau tiba-tiba diam sering kali dianggap “berperilaku sulit”. Padahal, di balik setiap perilaku tersebut ada emosi dan kebutuhan yang sedang berusaha disampaikan. Tidak heran jika orang tua terkadang bingung menentukan respons yang tepat, sehingga tanpa disadari lebih berfokus pada menghentikan perilaku daripada memahami apa yang sebenarnya sedang dirasakan anak.
Unit Konsultasi Psikologi (UKP) Fakultas Psikologi UGM kembali menyelenggarakan UKP Talks #7 dalam format workshop bertajuk “Building Core Dialectical Behavior Therapy (DBT) Competencies for Mental Health Practitioners”. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi dasar praktisi kesehatan mental dalam menerapkan pendekatan Dialectical Behavior Therapy (DBT) yang berbasis bukti.

Unit Konsultasi Psikologi (UKP) Fakultas Psikologi UGM kembali menghadirkan UKP Talks #6 dengan tema “Behavioral Activation for Depression and Anxiety”. Seminar ini akan membahas pendekatan Behavioral Activation sebagai salah satu intervensi berbasis bukti untuk membantu individu mengatasi depresi dan kecemasan melalui keterlibatan dalam aktivitas yang bermakna dan mendukung kesejahteraan psikologis.
Keluarga merupakan ruang pertama tempat kita belajar tentang kelekatan, dukungan, dan ketahanan menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Dalam proses tersebut, kehadiran ayah memiliki peran penting, tidak hanya secara fisik, tetapi juga melalui keterlibatan yang membangun rasa aman, relasi yang sehat, dan tumbuh kembang keluarga.
Belajar berpikir layaknya psikolog profesional melalui kasus-kasus nyata dari berbagai konteks: pendidikan, organisasi, komunitas, dan kesehatan.
Dalam 4 topik pembelajaran, kamu akan berlatih:
🔍 Mengidentifikasi masalah psikologis
📋 Memilih dan merancang asesmen
🧩 Mengintegrasikan & menginterpretasikan data
💡 Menyusun rekomendasi dan intervensi
Seiring bertambahnya usia, lansia menghadapi berbagai perubahan dan kehilangan yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis mereka. Sebagian lansia dapat merasa hampa, kehilangan makna, atau keterhubungan dengan lingkungan di sekitarnya. Lansia mungkin tetap menjalani aktivitas sehari-hari, tetapi di dalam dirinya muncul perasaan tidak lagi dibutuhkan, kurang bersemangat, atau kehilangan arah dan tujuan hidup. Apabila tidak dipahami dengan baik, perasaan hampa dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis lansia, mengurangi kualitas hidup, dan membuat lansia semakin menarik diri dari lingkungan sosial.







