Arsip:

prestasi

Mahasiswi Psikologi Raih Juara Festival Tari Bali 2018 di Institut Teknologi Bandung

Festival Tari Bali XX (FTB XX) ‘‘Bali Aga’’ merupakan sebuah kompetisi tari Bali se-Jawa dan Lampung yang diadakan setiap 2 tahun sekali di ITB (Institut Teknologi Bandung). Perlombaan ini mengusung tema ‘‘Bali Aga’’ yang secara etimologi berarti Bali asli untuk mengangkat kembali eksistensi dari tari Bali klasik dengan nilai-nilai kebudayaan asli Bali.

Tim UKM UTB (Unit Tari Bali) Universitas Gadjah Mada mengikuti ajang perlombaan yang diadakan pada tanggal 23-25 November 2018 ini dengan memberangkatkan 11 orang perwakilan yang terdiri dari 1 pelatih dan 10 penari yang berasal dari berbagai fakultas di Universitas Gadjah Mada (UGM). read more

Psikologi UGM Juara II LKTI ESTEC

Fakultas Psikologi UGM berhasil meraih Juara II pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional ESTEC (Elementary School Teacher Education Competition) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sekolah (HMPS) PGSD Universitas Jember. Acara ini berlangsung di Jember, Jawa Timur pada 17—18 November 2018 dengan tema utama “Menciptakan Generasi Royalty dan Tangguh di Era Globalisasi” dan enam sub tema yaitu pendidikan, sosial budaya, ekonomi, kesehatan, rekayasa teknologi, dan lingkungan. Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional ESTEC merupakan kompetisi yang dilaksanakan dalam bentuk tim yang beranggotakan 2—3 orang.

Mahasiswa Psikologi UGM yang menjadi delegasi dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah ini berjumlah 1 tim yang terdiri dari 2 orang mahasiswa. Dua orang tersebut adalah Alfinurin Istiqomah (2016) sebagai ketua dan Monica Mega Purnamasari (2016) sebagai anggota. Mereka berkompetisi dengan membawa sub tema kesehatan, dengan karya tulis yang berjudul “Srikandi (Sambut Rangkulan dari Hati, Kekuatan Tumbuh dalam Diri): Upaya Pencegahan Postpartum Depression pada Wanita Paska Melahirkan Demi Generasi Emas yang Lebih Sejahtera”. Pada kompetisi tersebut, Alfinurin dan Monica menghadapi 6 tim lain yang berasal dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Jember, dan Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin.

Pada perlombaan ini, Alfinurin dan Monica dibimbing oleh seorang dosen yang membidangi Psikologi Klinis, yaitu bapak Ardian Praptomojati, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Hasil dari Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional tersebut adalah Juara I yaitu dari UNY dan Juara II yang berhasil diraih oleh Alfinurin dan Monica, serta diikuti Juara III dari tim UIN Antasari. Tim Psikologi UGM dalam perlombaan ini melewati beberapa proses, yakni seleksi abstrak, kemudian dilanjutkan dengan seleksi full paper, hingga kemudian menjadi finalis dan mempresentasikan karya di Universitas Jember. Tahap presentasi merupakan tahap dimana para peserta menyajikan karyanya yang juga disaksikan oleh sesama peserta, panitia, serta dinilai oleh juri yang merupakan dosen-dosen dari Universitas Jember.

Karya tulis yang dibawakan oleh Alfinurin dan Monica mengenai upaya pencegahan depresi paska melahirkan dalam bentuk program yang bernama Srikandi, yang harapannya, dengan program tersebut dapat menekan angka postpartum depression yang cukup tinggi. Dalam karya tulisnya, Alfinurin dan Monica menjelaskan bahwa permasalahan mengenai depresi paska melahirkan belum teratasi dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat. Padahal, kesehatan fisik dan mental ibu sangatlah penting, karena pada akhirnya akan menuntun bagaimana masa depan bangsa ini akan berkembang di kemudian hari melalui generasi muda yang akan dibesarkannya.

Alfinurin dan Monica mengaku sangat bersyukur karena diberi kesempatan untuk hadir dan mempresentasikan hasil karyanya di Universitas Jember, Jawa Timur.“Kami sebagai perwakilan Fakultas Psikologi UGM sangat berterimakasih sebanyak-banyaknya pada teman-teman panitia, peserta, dan juga pihak fakultas serta universitas yang telah mendukung dan menyelenggarakan kompetisi ini. Semoga semangat ini dapat terus dilanjutkan di tahun-tahun berikutnya dan menjadi motivasi kita semua dalam pencapaian selanjutnya.” Ujar Monica. Alfinurin dan Monica selaku delegasi Psikologi UGM mengaku sangat senang dapat memberikan kontribusi berupa prestasi untuk fakultas dan universitas.

Psikologi UGM Juara Pekan Keilmuan Psikologi Islam Nasional 2018

Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil meraih Juara 1 Lomba Essai Pekan Keilmuan Psikologi Islam Nasional (PESONA) 2018 yang berlangsung di Universitas Indonesia, Jakarta. Dalam kompetisi yang berlangsung pada 17 November 2018 di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia ini, Fakhirah Inayaturrobbani, mahasiswi Fakultas Psikologi UGM angkatan 2014 berhasil meraih juara pertama. Ia berhasil mengalahkan peserta dari seluruh Indonesia.

Dalam kompetisi ini, Fakhirah mengajukan karya ilmiah yang menekankan peran ayah dalam pengasuhan anak. Tema ini berangkat dari keprihatian Fakhirah bahwa Indonesia tercatat sebagai negara tanpa ayah (fatherless country) ketiga di dunia. Padahal, peran ayah sangat penting dalam membangun keluarga Indonesia yang sehat, tangguh dan bahagia.

Pekan Keilmuan Psikologi Islam Nasional (PESONA) 2018 yang digelar oleh Universitas Indonesia ini merupakan acara keilmuan tingkat nasional yang diadakan oleh Bidang Pengembangan Psikologi Islam FUSI 20 Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

PESONA terdiri atas dua kegiatan utama, yaitu dimulai dari babak penyisihan karya tulis ilmiah dan dilanjutkan dengan presentasi.

Kompetisi ini diperuntukkan bagi mahasiswa dari seluruh universitas di Indonesia dengan tujuan mempertandingkan keluasan dan kedalaman ilmu Psikologi yang berkaitan dengan Islam pada mahasiswa.

“Semoga wacana negara ramah anak dengan hadirnya peran ayah ini menjadi sumbangsih mempertangguh keluarga Indonesia,” Tutur Fakhirah.

#BicaraBaik: Menginspirasi dan Menggapai Prestasi lewat Berbicara

“Hai, aku Zahwa Islami! Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Aku sangat suka berbicara!”, kalimat tersebut menjadi pengantar video inspiratif bertema “Why It’s Cool Challenge”. Tantangan untuk berbagi pemahaman ilmu sekaligus menginspirasi ini diadakan oleh AjarBelajar.com. Ajar Belajar merupakan gerakan berbagi ilmu dalam bentuk catatan kuliah melalui media digital (teks dan video). Platform yang resmi diluncurkan pada tanggal 8 Juni 2018 telah diikuti oleh tutor/pengajar dari sembilan negara, 32 bidang, 20 lebih universitas dan institusi di berbagai negara, dan 30 konten yang telah terbit.

Zahwa mengangkat sebuah keterampilan berbicara atau public speaking, yang telah mengantarkannya pada banyak prestasi dan pengembangan sesama. Video yang telah ditonton oleh lebih dari 15.000 pengguna di Instagram, mendapatkan apresiasi yang luar biasa. Pencapaian tersebut akhirnya menghantarkan Zahwa untuk menjadi pemenang dalam “Why It’s Cool Challenge” Video Inspiratif AjarBelajar.com Kategori Umum Juara Kedua se-Nasional.  Video konten edukatif yang diikutkan dalam tantangan, dinilai langsung oleh Muhammad Muallimin Al Hafiz (Wakil Koordinator Kantor Komunikasi PPI Dunia 2018/2019), Rhogerry Desycka (Akademisi Muda University of California San Fransisco, USA), dan Risma Rizkia Nurdianti (Ketua Forum Mahasiswa LPDP Jerman 2018/2019). Kompetisi berbentuk tantangan tersebut dibagi menjadi dua kateogori, yaitu umum dan pendidikan. Penghargaan yang didapatkan diantaranya titel tutor di AjarBelajar.com, uang, dan buku motivasi berjudul Grit: Kekuatan, Passion, dan Kegigihan karya Angela Duckworth.

Kemampuan public speaking yang Zahwa miliki mampu memberikan semangat dan dampak tersendiri melalui gerakan #BicaraBaik. Telah banyak mahasiswa bahkan siswa SMA yang telah melakukan gerakan #BicaraBaik, untuk berbagi motivasi, ilmu, dan keberanian berbicara. Saat ini Zahwa sedang menggiatkan gerakan #BicaraBaik yang dapat diakses melalui instagram pribadi: @zahwaisl. Keinginan untuk berbagi tersebut tidak lain karena sebuah pesan seorang CMO perusahaan kosmetik besar di Indonesia, bahwa orang dapat dikatakan pintar bila ia sudah mampu berbagi dan membuat orang memahami apa yang ia pikirkan.

Berikan Motivasi Seputar Dunia Perkuliahan dan Meraih Mimpi, LM Psikologi UGM Hadirkan School Goes to Psychology

School Goes to Psychology atau disingkat SGPC merupakan acara tahunan yang dilaksanakan oleh Departemen Humas Lembaga Mahasiswa Psikologi UGM yang bertujuan untuk memberikan gambaran seputar kehidupan perkuliahan kepada anak-anak SMA. Shafana Giffari Arisna, selaku Ketua Pelaksana yang akrab disapa Nafa, menjelaskan bahwa selain hal tersebut, tujuan dari SGPC juga memberikan motivasi kepada anak-anak SMA untuk menghadapi ujian, membantu mengurangi kecemasan menjelang ujian, dan persiapan memasuki dunia perkuliahan. SGPC tahun ini dilaksanakan pada hari Minggu, 11 November 2018 di Auditorium G-100 Fakultas Psikologi UGM dan dimulai dari pukul 08.00-12.00 WIB. Peserta yang terdaftar mengikuti acara sejumlah 120 yang didominasi siswa kelas 12 dan berasal dari berbagai sekolah yang berada di sekitar Yogyakarta.

“Peserta antusias sekali, dari jam setengah delapan pagi sudah pada berdatangan sehingga acara bisa berjalan tepat waktu dan ada juga peserta yang datang jauh-jauh seperti Magelang, Imogiri, dan Kudus. Pas ditanya, kebanyakan dari mereka memiliki motivasi untuk berkuliah di UGM, khususnya Fakultas Psikologi,” ujar Nafa.

Acara dibuka oleh Ardian Praptomojati, S.Psi., M.Psi., Psikolog kemudian dilanjut dengan sesi seminar yang diisi oleh Rizqi Ayunisa. Pada sesi ini, pembicara memberikan materi berupa motivasi mengenai kehidupan sekolah, persiapan menjelang memasuki dunia perkuliahan, dan berbagi pengalaman saat menjadi mahasiswa serta prestasi apa saja yang diraih selama kuliah. Selain itu, Rizqi Nur’aini A’yuninnisa, S.Psi., M.Sc juga menekankan kepada peserta untuk berani bermimpi dan bermimpi besar pada saat mengisi sesi seminar. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi talkshow yang diisi oleh dua Role Model mahasiswa dari Fakultas Psikologi dan non-Fakultas Psikologi. Role Model tersebut adalah Agnes Fatma Laylicha yang kini merupakan alumni Fakultas Psikologi dan Young Leaders for Indonesia National Awardee Program serta Fardhan Amarullah dari Faklultas Teknik, penerima beasiswa XL Future Leaders. Role Model mengisi sesi dengan bercerita mengenai perjuangan masuk UGM, apa saja yang dilakukan untuk mencapai hal tersebut, dan berbagi pengalaman tentang kehidupan sebagai mahasiswa yang berprestasi.

Nafa mengaku bahwa pemilihan pengisi acara berdasarkan prestasi dan rekam jejak baiknya selama menjadi mahasiswa seperti penerima beasiswa dan penghargaan termasuk moderator acara yaitu Zahwa Islami yang merupakan Mahasiswa Berprestasi Fakultas Psikologi UGM. “Namanya role model, harapannya dapat menjadi contoh kepada para peserta untuk bisa berkuliah, berprestasi, dan aktif di kampus maupun kegiatan lain,” ujar Nafa menjelaskan mengenai Role Model.

Acara yang bertemakan ‘Brace Yourself, Explore Your Dream, Sail Away The World’ dimeriahkan dengan penampilan dari Schizofriends dan dekorasi ruangan berupa stand-stand yang diisi dengan perahu kertas di salah satu sisi panggung. Dekorasi ini sengaja dibuat untuk mengajak para peserta menuliskan harapannya di perahu kertas yang tersedia. Tidak hanya itu, panitia juga kompak memakai baju bernuansa biru sehingga mendukung kemeriahan acara. Tema, dekorasi, dan unsur pendukung acara memiliki pesan tersendiri yang ingin disampaikan SGPC kepada para peserta untuk selalu bersemangat dalam meraih mimpi layaknya sebuah kapal yang terus kuat mengarungi lautan hingga mencapai tujuan walaupun ada rintangan dan badai yang menghadang.