Erasmus Mundus
Magister Psikologi
Magister Profesi Psikologi
Doktor Psikologi
Tracer Study
UKP UGM
CICP
cpmh
Riset Psikologi Klinis

Pengalaman Subjektif Keluarga yang Hidup Bersama Penyandang Psikotik: Studi Keberadaan Family Support Group dan Dinamika Kesejahteraan Psikologis Keluarga
Peneliti : Tri Hayuning Tyas, S.Psi., M.A

Abstrak

Persoalan kesehatan mental yang muncul sebagai akibat ekses konflik dan ketidaktersediaan layanan kesehatan mental yang terjangkau dan memadai, menuntut masyarakat Aceh untuk mampu menemukan cara yang efektif dalam menghadapi dan menangani persoalan kesehatan mental masyarakat. Pengembangan program kelompok dukungan bagi keluarga yang memiliki anggota dengan gangguan jiwa psikotik merupakan salah satu cara yang tengah berkembang di beberapa wilayah di propinsi Aceh. Penelitian kualitatifdengan pendekatan fenomenologis ini bertujuan untuk memperoleh penjelasan empiris tentang pengalaman keterlibatan dalam kelompok dukungan dan bagaimana anggota memaknai keterlibatan mereka dalam kelompok tersebut. Persepsianggota keluarga yang hidup bersama penyandang psikotik dan terlibat dalam kelompok dukungan keluarga/masyarakat atas kesembuhan mendapat perhatian tersendiri. Penelitian ini juga mengungkap dinamika interaksi antara anggota kelompok dukungan yang memiliki anggota keuarga psikotik dan yang tidak memiliki anggota keluarga psikotik. Wawancara mendalam telah dilakukan kepada sepuluh orang anggota kelompok dukungan termasuk keluarga yang memiliki anggota keluarga psikotik. Pengamatan langsung atas kegiatan rutin anggota kelompok dukungan dilakukan sepanjang masa pengumpulan data dan hasil pengamatan dicatat tertulis. Analisis data yang terhimpun dengan memilah pernyataan signifikan dan menemukan tema-tema makna dari setiap pernyataan tersebut. Berbagai tema makna tersebut dianalisis kembali untuk menemukan keterhubungannya sehingga diperoleh esensi dari pengalaman subjek penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok dukungan yang beranggotakan keluarga yang hidup dengan gangguan jiwa dan tokoh masyarakat memiliki dinamika interaksi anggota kelompok yang positif dan saling menguatkan. Interaksi yang positif ini berkontribusi terhadap pengurangan stigma serta meningkatkan pemahaman (empati) dan solidaritas masyarakat terhadap mereka yang mengalami gangguan jiwa. Selain itu, keterlibatan dalam kelompok dukungan sangat mewarnai persepsi keluarga atas kesembuhan. Keberadaan kelompok dukungan ini memberi ruang bagi keluarga dan tokoh masyarakat untuk berkumpul dan berbagi perspektif mengenai bagaiamana gangguan jiwa berkembang terkait dengan situasi sosial politik dan ekonomi di tempat mereka tinggal.

Keywords: kesehatan mental masyarakat, kelompokdukungan, persepsikesembuhan, stigma


Daftar Riset Lengkap :
23-12-2011 11:05:58
23-12-2011 11:03:20
23-12-2011 11:00:26
23-12-2011 10:55:57
23-12-2011 10:51:35
23-12-2011 10:36:40
23-12-2011 10:24:17
23-05-2011 15:47:32
19-05-2011 18:28:10
13-04-2011 14:05:03

1 2 3 ...
1 - 10 [24]
© 2006 Psychology GMU Jogjakarta. Best viewed at 800x600 resolution with Mozilla Firefox.